Tampilkan postingan dengan label biara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label biara. Tampilkan semua postingan

Kamis, 11 Juli 2019

Biara Ordo Fransiskan di Cicurug, Sukabumi yang terlantarkan di masa perang kemerdekaan, 1947 (2)

Altar yang menunjukkan usaha perusakan dan pembakaran
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Dinding gereja dengan sisa-sisa perusakan
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Barang-barange gereja yang dirusak
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Waktu: 30 Juli 1947
Tempat: Cicurug (Sukabumi)
Tokoh:
Peristiwa: Ketika Belanda mulai melancarkan Aksi Polisionil 1 di bulan Juli 1947 dan merebut wilayah-wilayah Republika Indonesia, TNI melancarkan aksi bumi hangus ke objek-objek vital dan juga ke bangunan yang dianggap sebagai simbol Belanda, a.l. biara Ordo Fransiskan ini.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan: Lihat juga posting sebelum ini.

Jumat, 04 Agustus 2017

Tindakan bumi hangus pejuang kemerdekaan (22): Pekalongan

Sebuah gereja Protestan
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Volkscredietbank
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Biara Ordo Santa Ursula
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Biara Ordo Santa Ursula
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Pantai Pekalongan
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Waktu: Agustus 1947
Tempat: Pekalongan
Tokoh:
Peristiwa: Reruntuhan dan puing-puing hasil aksi bumi hangus yang dilakukan pejuang kemerdekaan ketika Belanda menjalankan Aksi Polisionil 1 agar aset yang dianggap penting tidak jatuh ke tangan Belanda.
Fotografer: Bosman
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan:
Biara Ordo Santa Ursula sebelum pecah perang
(klik untuk memperbesar | © gahetna)

Senin, 27 Juli 2015

Biara Ordo Fransiskan di Cicurug, Sukabumi yang terlantarkan di masa perang kemerdekaan, 1947 (1)

(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)

Waktu: 1947
Tempat: Cicurug (Sukabumi)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan: Lihat juga posting tanggal 11 Juli 2019.


UPDATE 3 Januari 2020
Patung Yesus yang rusak ini kemungkinan berasal dari tempat dan saat yang sama:

(klik untuk memperbesar | © Hugo Wilmar / Het Geheugen / Spaanerstad)