Tampilkan postingan dengan label Cot Mancang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cot Mancang. Tampilkan semua postingan

Rabu, 16 Oktober 2019

Dari album foto Mayor H.A.L. Wichers: Wajah warga Cot Mancang, Aceh, 1898

PENGANTAR

H.A.L. Wichers adalah seorang perwira KNIL di penghujung abad ke-19 yang sempat terlibat Perang Aceh dengan pangkat mayor. Dia meninggalkan album foto yang menampilkan tempat, manusia, dan suasana di beberapa tempat di tanah air saat itu. Berikut beberapa foto di antaranya.

Teuku Abas, pemuka warga Aceh di Cot Mancang bersama warganya
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Seorang warga Cot Mancang bernama Bintang yang bekerja untuk pasukan Belanda; di sebelahnya kemungkinan istrinya.
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Perempuan dan anak-anak Cot Mancang
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Warga pria Cot Mancang
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)

Waktu: antara 1896-1898
Tempat: Cot Mancang (Kuto Baro, Aceh Besar)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Universiteit Leiden
Catatan:

Senin, 14 Oktober 2019

Dari album foto Mayor H.A.L. Wichers: Salah satu ekspedisi pasukan Belanda selama Perang Aceh

PENGANTAR

H.A.L. Wichers adalah seorang perwira KNIL di penghujung abad ke-19 yang sempat terlibat Perang Aceh dengan pangkat mayor. Dia meninggalkan album foto yang menampilkan tempat, manusia, dan suasana di beberapa tempat di tanah air saat itu. Berikut beberapa foto di antaranya.

Pasukan kavaleri Belanda di Cot Mancang.
Perwira yang mengangkat telunjuk di samping kuda adalah Mayor Wichers.
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
1896/1898: Barisan pasukan Belanda dari bivak Cot Mancang.
Perwira di barisa depan menuntun anjing kemungkinan adalah Mayor Wichers.
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Rombongan warga lokal pembawa perbekalan
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Pasukan di jembatan rusak
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Pasukan Belanda dari Cot Mancang di pinggiran hutan
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Pasukan Belanda dari Cot Mancang menduduki sebuah surau
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)

Waktu: antara 1896-1898
Tempat: sekitar Cot Mancang (Kuto Baro, Aceh Besar)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Universiteit Leiden
Catatan:

Sabtu, 12 Oktober 2019

Dari album foto Mayor H.A.L. Wichers: Pastor H.C. Verbraak, rohaniawan untuk militer Belanda di saat Perang Aceh, 1898

PENGANTAR

H.A.L. Wichers adalah seorang perwira KNIL di penghujung abad ke-19 yang sempat terlibat Perang Aceh dengan pangkat mayor. Dia meninggalkan album foto yang menampilkan tempat, manusia, dan suasana di beberapa tempat di tanah air saat itu. Berikut beberapa foto di antaranya.

Pastor H.C. Verbraak (naik kuda membuka topi) di antara perwira dan tentara Belanda di Cot Mancang
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Pastor H.C. Verbraak (naik kuda membuka topi) di antara para perwira Belanda di Cot Mancang
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)

Waktu: antara 1896-1898
Tempat: Cot Mancang (Kuto Baro, Aceh Besar)
Tokoh: Henricus Christiaan Verbraak (rohaniawan Yesuit yang mendampingi prajurit Belanda semasa Perang Aceh dari tahun 1874 hingga 1899; patung untuk mengenang H.C. Verbraak masih ada di Taman Maluku di Bandung)
Peristiwa: 
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Universiteit Leiden
Catatan: Adanya rohaniawan untuk kalangan militer, baik yang permanen maupun yang melakukan kunjungan keliling, adalah tradisi lama di bangsa Barat. Perang Dunia I di Eropa (1914-1918) menunjukkan canggungnya fungsi klerik seperti ini, karena para pihak yang berseteru memiliki rohaniawan masing-masing, yang secara denominasi bisa satu aliran atau sangat berdekatan, tetapi secara konflik berada di pihak yang berseteru.

Kamis, 10 Oktober 2019

Dari album foto Mayor H.A.L. Wichers: Foto-foto perwira Belanda selama Perang Aceh, akhir 1890-an (2)

PENGANTAR

H.A.L. Wichers adalah seorang perwira KNIL di penghujung abad ke-19 yang sempat terlibat Perang Aceh dengan pangkat mayor. Dia meninggalkan album foto yang menampilkan tempat, manusia, dan suasana di beberapa tempat di tanah air saat itu. Berikut beberapa foto di antaranya.

Sekitar 1880: Para perwira Belanda di Seulimeum.
Ada dua wargalokal yang menyempil ikut berfoto di jajaran.
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
1895: Seorang kapten bersama istri, dan kemungkinan pembantunya, di perumahan perwira di Kutaraja.
Menarik untuk dicatat bahwa sang istri mengenakan kebaya.
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
1896/1898: Para perwira Belanda dalam patroli di sekitar Cot Mancang
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
1896/1898: Kantin khusus perwira di bivak Cot Mancang
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)

Waktu: 1880, akhir 1890-an
Tempat: Aceh
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Universiteit Leiden
Catatan:

Selasa, 08 Oktober 2019

Dari album foto Mayor H.A.L. Wichers: Foto-foto perwira Belanda selama Perang Aceh, akhir 1890-an (1)

PENGANTAR

H.A.L. Wichers adalah seorang perwira KNIL di penghujung abad ke-19 yang sempat terlibat Perang Aceh dengan pangkat mayor. Dia meninggalkan album foto yang menampilkan tempat, manusia, dan suasana di beberapa tempat di tanah air saat itu. Berikut beberapa foto di antaranya.

1898, Cot Mancang: Letnan R. Heytman di tengah-tengah para tentara yang bermain sandiwara yang tergabung dalam militaire toneelvereniging TONEGIDO. Adanya perkumpulan sandiwara seperti ini selama Perang Aceh mengindikasikan bahwa pihak Belanda memang mengantisipasi perang dalam jangka waktu lama.
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
1877: Para perwira Batalyon Infantri V di kamp Gedayung (?)
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
1896/1898: Perwira dan tentara Belanda di bivak Cot Mancang bersama pemandu lokal
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
1896/1898: Bivak Cot Mancang mendapat kunjungan dari beberapa perwira berkuda. Perwira yang berdiri di sebelah kiri kemungkinan adalah Mayor Wichers.
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)

Waktu: akhir 1890-an
Tempat: Aceh
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Universiteit Leiden
Catatan:

Minggu, 06 Oktober 2019

Dari album foto Mayor H.A.L. Wichers: Bivak dan kamp pasukan Belanda selama Perang Aceh, 1890-an

PENGANTAR

H.A.L. Wichers adalah seorang perwira KNIL di penghujung abad ke-19 yang sempat terlibat Perang Aceh dengan pangkat mayor. Dia meninggalkan album foto yang menampilkan tempat, manusia, dan suasana di beberapa tempat di tanah air saat itu. Berikut beberapa foto di antaranya.

1895: Bivak Belanda di Cot Goe
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
1895: Kamp pasukan Belanda di Sigli
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
1890-an: Perwira Belanda dan pemandu lokal di bivak Gedayung (?)
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
1895: Kamp Belanda di Neusu, Kutaraja
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Akhir 1890-an: Bivak Belanda di Cot Macang dengan lapisan pertahanan jaringan pagar berduri dan pagar kayu di sekitar dua meriam
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Akhir 1890-an: Bagian dalam bivak Cot Macang
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Akhir 1890-an: Dapur bivak Cot Mancang
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)

Waktu: 1890-an
Tempat: Aceh
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Universiteit Leiden
Catatan:

Jumat, 04 Oktober 2019

Dari album foto Mayor H.A.L. Wichers: Sang Mayor di Aceh, akhir 1890-an

PENGANTAR

H.A.L. Wichers adalah seorang perwira KNIL di penghujung abad ke-19 yang sempat terlibat Perang Aceh dengan pangkat mayor. Dia meninggalkan album foto yang menampilkan tempat, manusia, dan suasana di beberapa tempat di tanah air saat itu. Berikut beberapa foto di antaranya.

Mayor Wichers (duduk di kursi nomer 3 dari kanan) bersama jajaran stafnya di Cot Mancang
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Mayor Wichers di "rumah perwira" di bivak Cot Mancang. Meskipun komplek bivak ini cenderung semi-permanen, Belanda tampaknya berencana untuk menempati relatif lama; ini terlihat dari penanaman bunga dan pemasangan pagar-pagarnya.
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Mayor Wichers duduk di pagar pertahanan bivak Cot Mancang; di belakang dia tampak dua meriam.
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Mayor Wichers melambaikan tangan di belakang pagar pertahanan bivak; di latar depan tampak jaringan pagar kawat untuk mempersulit penyusup masuk ke kawasan bivak.
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Mayor Wichers dan beberapa tentaranya di antara warga Aceh di pasar Cot Mancang
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Mayor Wichers (paling kiri) bersama para marsose, kemungkinan dalam ekspedisi dari Cot Mancang ke Cot Iri
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)

Waktu: antara 1896-1898
Tempat: Cot Mancang (Kuto Baro, Aceh Besar)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Universiteit Leiden
Catatan: