Tampilkan postingan dengan label Grebeg Maulud. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Grebeg Maulud. Tampilkan semua postingan

Minggu, 18 Juli 2021

Parade budaya Nusantara oleh para mahasiswa Delft, 5 Mei 1857 (3)

(klik untuk memperbesar | © AVS)
(klik untuk memperbesar | © AVS)
(klik untuk memperbesar | © AVS)

Waktu: 5 Mei 1857
Tempat: Delft
Tokoh:
Peristiwa: Pada tanggal 5 Mei 1857 para mahasiswa Delft, Belanda, berpawai dalam pakaian tradisional Nusantara. Bagian utama dari arak-arakan ini adalah penampilan acara Grebeg Maulud khas Yogyakarta; namun, seperti terlihat di rangkaian gambar ini, bagian lain dari wilayah Nusantara serta berbagai etnik terwakili.
Juru foto/gambar: J.H. Hofmeister
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan:

Jumat, 16 Juli 2021

Parade budaya Nusantara oleh para mahasiswa Delft, 5 Mei 1857 (2)

(klik untuk memperbesar | © AVS)
(klik untuk memperbesar | © AVS)
(klik untuk memperbesar | © AVS)

Waktu: 5 Mei 1857
Tempat: Delft
Tokoh:
Peristiwa: Pada tanggal 5 Mei 1857 para mahasiswa Delft, Belanda, berpawai dalam pakaian tradisional Nusantara. Bagian utama dari arak-arakan ini adalah penampilan acara Grebeg Maulud khas Yogyakarta; namun, seperti terlihat di rangkaian gambar ini, bagian lain dari wilayah Nusantara serta berbagai etnik terwakili.
Juru foto/gambar: J.H. Hofmeister
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan:

Rabu, 14 Juli 2021

Parade budaya Nusantara oleh para mahasiswa Delft, 5 Mei 1857 (1)

(klik untuk memperbesar | © AVS)
(klik untuk memperbesar | © AVS)
(klik untuk memperbesar | © AVS)

Waktu: 5 Mei 1857
Tempat: Delft
Tokoh:
Peristiwa: Pada tanggal 5 Mei 1857 para mahasiswa Delft, Belanda, berpawai dalam pakaian tradisional Nusantara. Bagian utama dari arak-arakan ini adalah penampilan acara Grebeg Maulud khas Yogyakarta; namun, seperti terlihat di rangkaian gambar ini, bagian lain dari wilayah Nusantara serta berbagai etnik terwakili.
Juru foto/gambar: J.H. Hofmeister
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan:


UPDATE 28 November 2021: Sampul buku yang memaparkan para mahasiswa Delft berpawai dalam pakaian tradisional Nusantara.

(klik untuk memperbesar | © AVS)

Jumat, 16 Oktober 2020

Grebeg Maulud di tahun Jawa 1814 (1884 M) dalam jepretan Kassian Cephas (4)

Prajurit Langenastra
(klik untuk memperbesar)

Gunungan jaler (pria)
(klik untuk memperbesar)

Gunungan estri (wanita)
(klik untuk memperbesar)

Pralata
(klik untuk memperbesar)

Gamelan Monggang
(klik untuk memperbesar)

Gunungan kutug
(klik untuk memperbesar)

Bonus: Sampul buku
(klik untuk memperbesar)

Waktu: Mulud 1814 (Desember 1884 M)
Tempat: Yogyakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Kassian Cephas
Sumber / Hak cipta: Isaac Groeneman / Martinus Nijhoff
Catatan: Dari buku De Garĕbĕg's the Ngajogyåkartå karya Isaac Groeneman yang terbit tahun 1895

Rabu, 14 Oktober 2020

Grebeg Maulud di tahun Jawa 1814 (1884 M) dalam jepretan Kassian Cephas (3)

Prajurit Nyutra
(klik untuk memperbesar)

Prajurit Kawandasa
(klik untuk memperbesar)

Prajurit Jagakarya
(klik untuk memperbesar)

Prajurit Prawira Tama
(klik untuk memperbesar)

Prajurit Ketanggung
(klik untuk memperbesar)

Prajurit Mantri Jero
(klik untuk memperbesar)

Bonus: Denah Keraton Yogyakarta
(klik untuk memperbesar)

Waktu: Mulud 1814 (Desember 1884 M)
Tempat: Yogyakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Kassian Cephas
Sumber / Hak cipta: Isaac Groeneman / Martinus Nijhoff
Catatan: Dari buku De Garĕbĕg's the Ngajogyåkartå karya Isaac Groeneman yang terbit tahun 1895

Senin, 12 Oktober 2020

Grebeg Maulud di tahun Jawa 1814 (1884 M) dalam jepretan Kassian Cephas (2)

Perhiasan kencana
(klik untuk memperbesar)

Ampilan keraton
(klik untuk memperbesar)

Beragam ujung tombak
(klik untuk memperbesar)

Prajurit Miji Sama Atmaja
(klik untuk memperbesar)

Rombongan Sultan denga didahului abdi dalem dan ponggawa
(klik untuk memperbesar)

Rombongan Sultan Hamnegkubuwono VII dan kerabat keraton beserta pembesar Belanda
(klik untuk memperbesar)

Bonus: Berbagai lambang dan jenis ujung tombak dari kesatuan prajurit keraton
(klik untuk memperbesar)

Waktu: Mulud 1814 (Desember 1884 M)
Tempat: Yogyakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Kassian Cephas
Sumber / Hak cipta: Isaac Groeneman / Martinus Nijhoff
Catatan: Dari buku De Garĕbĕg's the Ngajogyåkartå karya Isaac Groeneman yang terbit tahun 1895

Sabtu, 10 Oktober 2020

Grebeg Maulud di tahun Jawa 1814 (1884 M) dalam jepretan Kassian Cephas (1)

Gamelan sekati
(klik untuk memperbesar)

Mesjid Agung
(klik untuk memperbesar)

Alun-alun Lor
(klik untuk memperbesar)

Prajurit Wirabraja
(klik untuk memperbesar)

Prajurit Bugis
(klik untuk memperbesar)

Parade kuda
(klik untuk memperbesar)

Waktu: Mulud 1814 (Desember 1884 M)
Tempat: Yogyakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Kassian Cephas
Sumber / Hak cipta: Isaac Groeneman / Martinus Nijhoff
Catatan: Dari buku De Garĕbĕg's the Ngajogyåkartå karya Isaac Groeneman yang terbit tahun 1895

Sabtu, 16 Agustus 2014

Pakubuwono X dalam beberapa foto (2)

Pakubuwono X turun dari kapal Belanda "Coen" bersama salah satu puteranya, KPGH Kusumayuda, 1923
(klik untuk memperbesar (c) gahetna)
Pakubuwono X bersantai dikelilingi beberapa monyet, 1924
(klik untuk memperbesar (c) gahetna)
Pakubuwono X dan sebagian keluarga menaiki kapal uap Belanda "Prins der Nederlanden", 1925
(klik untuk memperbesar (c) gahetna)
Pakubuwono X dalam acara Grebeg Maulud, 1926
(klik untuk memperbesar (c) gahetna)
Waktu: 1923-1926
Tempat: Solo, Jawa Tengah
Tokoh: Pakubuwono X (Raja Kasunanan Surakarta)
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief