Tampilkan postingan dengan label Asahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Asahan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 09 Desember 2020

Koleksi foto dari masa kejayaan tembakau di utara Sumatera — Album I: Istana Deli dan potret lima sultan

PENGANTAR

Seperti sudah disinggung sebelum ini, dan juga di posting tanggal 1 Desember 2020, sejarah mewariskan banyak album foto tentang wilayah utara Sumatera dari masa kejayaan perkebunan tembakau. Isinya tentunya foto-foto yang terkait dengan perkebunan tembakau, serta manusia dan tempat atau tempat di sekitarnya. Foto-foto ini umumnya jepretan C.J. Kleingrothe atau keluaran dari studio foto miliknya. Kleingrothe adalah seorang Jerman yang menetap di Medan dari penghujung abad ke-19 hingga awal abad ke-20.

Beberapa foto tampaknya sangat populer, sehingga ia muncul di lebih dari satu album; blog ini akan menampilkan pengulangan foto seperti ini. Blog ini juga akan menampilkan hampir semua foto dua kali: sekali dalam tampilan halaman album penuh, dan yang kedua dipotong dengan fokus ke isi foto. Hal ini terpaksa dilakukan karena Blogger membatasi ukuran lebar/panjang foto ke maksimum 1600 pixel, sementara pengecilan ukuran akan mengurangi mutu informasi yang termuat di foto.


Versi fokus

Potret para sultan dari Deli, Serdang, Siak, Asahan, dan Langkat
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Istana Sultan Deli
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Versi halaman penuh

Potret para sultan dari Deli, Serdang, Siak, Asahan, dan Langkat
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Istana Sultan Deli
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1898
Tempat: Sumatera Utara
Tokoh:
  • Ma'mun al-Rasyid Perkasa Alamsyah (Sultan Deli)
  • Sulaiman Syariful Alam Syah (Sultan Serdang)
  • Syarif Kasim Abdul Jalil Saifuddin (Sultan Siak)
  • Muhammad Husain Rahmad Syah (Sultan Asahan)
  • Abdul Aziz Abdul Jalil Rakhmat Syah (Sultan Langkat)
Peristiwa:
Fotografer: Carl Josef Kleingrothe
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Senin, 19 Juni 2017

Perbatasan Republik Indonesia dan wilayah Belanda: Mengungsi melintas sungai, 1947 (1)

Sebuah jembatan di wilayah Asahan yang menjadi batas wilayah yang dikuasai TNI (di latar belakang, dengan beberapa barikade dan pos penjagaan) dan wilayah Belanda (di latar depan)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Salatiga, 2 Desember 1947: Mengungsikan rakyat dari wilayah kekuasan Belanda ke wilayah Republik dengan melewati sungai yang menjadi garis demarkasi antara area TNI dan daerah Belanda
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)

Waktu: 2 Desember 1947 (kecuali foto atas)
Tempat: Salatiga (kecuali foto atas)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: H. Steggerda
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan: