Tampilkan postingan dengan label Jembatan Berak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jembatan Berak. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Juli 2021

Tempat-tempat bersejarah di Jakarta menjelang akhir 1940-an (2)

Gerbang Amsterdam
(klik untuk memperbesar | © AVS)
Jembatan Kota Intan
(klik untuk memperbesar | © AVS)
Kawasan Pasar Ikan (kanan) dengan benteng kuno Cuylenburch dan Zeeburch di sebalah kanan
(klik untuk memperbesar | © AVS)
Jembatan angkat yang memiliki banyak nama: Jembatan Rusman, Jembatan Berak, Scheidbrug (Jembatan Perpisahan) yang tampaknya diplesetkan menjadi Schijtsburg (yang memang berarti Jembatan Berak)
(klik untuk memperbesar | © AVS)
Waktu: antara 1946-1949
Tempat: Jakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Juru gambar/foto:
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan:

Jumat, 30 Oktober 2020

Jakarta tempo doeloe: Jembatan angkat selain Kota Intan

Jembatan Kota Intan telah menjadi salah satu ikon peninggalan bersejarah di Jakarta. Sejatinya, Jakarta pernah memiliki jembatan angkat lain, seperti di kawasan Pasar Ikan, dan salah satu lainnya yang belum teridentifikasi di bawah ini. Dari semua itu, yang tersisa tampaknya hanya jembatan Kota Intan.

Antara 1857 dan 1908: Jembatan angkat di Pasar Ikan, dalam posisi diturunkan
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Sekitar tahun 1865: Jembatan angkat di Pasar Ikan, dalam posisi diangkat
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Kawasan Pasar Ikan di sekitar tahun 1870
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)

Jembatan angkat yang memiliki banyak nama: Jembatan Rusman, Jembatan Berak, Scheidbrug (Jembatan Perpisahan) yang tampaknya diplesetkan menjadi Schijtsburg (yang memang berarti Jembatan Berak)
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1865, 1870, 1908
Tempat: Jakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia / Universiteit Leiden
Catatan: