Tampilkan postingan dengan label Dieng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dieng. Tampilkan semua postingan

Selasa, 07 Oktober 2025

Tayang ulang lukisan-lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara (15)

Blog ini pernah menampilkan rangkaian lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara mulai dari posting tanggal 21 Desember 2021 hingga ke posting tanggal 28 Januari 2022  dengan total 65 lukisan. Seri kali ini merupakan tayang ulang (reload) dengan total lukisan menjadi 107; karena ada tambahan 42. Ukuran lukisan di rangkaian kali ini lebih rendah, dari lebar 2048 pixel ke sekitar 2000 pixel, tetapi kualitas hasil pindainya seharusnya lebih bagus.


Kompleks Candi Arjuna di kawasan dataran tinggi Dieng dengan latar belakang pemukiman di perbukitan
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)
Pemukiman warga Sembungan di tepi Danau Cebong, Dieng. Posisi gambar sangat mirip dengan yang ada di foto di posting ini.
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)
Sebuah perjalanan malam di bawah bulan purnama di sebuah tempat di Jawa Tengah. Yang berdiri di belakang adalah penjaga atau pengawal, sementara yang duduk di kanan adalah sang kusir. Yang duduk di kiri depan kemungkinan penumpang berkebangsaan Belanda.
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)
Kediaman Residen Yogyakarta, yang kelak menjadi Gedung Agung
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)
Sebuah rumah di Jawa tempat para pecandu menikmati ganja yang saat itu belum dilarang oleh pemerintah Hindia-Belanda
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)

Tahun terbit: 1883
Tempat terbit: Leiden
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar: Josias Cornelis Rappard (seorang kolonel KNIL dan pelukis)
Sumber / Hak cipta: Indies Gallery
Catatan:

Kamis, 27 Juli 2023

Aneka foto dari zaman Belanda karya para juru foto yang belum teridentifikasi (23)

Seorang pedagang keliling berdiri di dekat lampu jalan disaksikan anak-anak kampung
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Tempat istirahat kuda di pinggir jembatan dengan tumpukan padi yang baru dipanen
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Kemungkinan para penangkap ikan di Situ Bagendit, Garut
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Perbukitan di kawasan Tengger
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pemukiman warga Sembungan di tepi Danau Cebong, Dieng
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: ?
Tempat: a.l. Garut, Wonosobo
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: Bandingkan foto nomor 4 dengan posting ini.

Jumat, 08 Juli 2022

Dari sebuah album tentang kawasan Dieng dan beberapa tempat lain (4)

Pesanggrahan, penginapan yang disediakan pemerintah Hindia-Belanda, dengan patung-patung yang ditemukan di kawasan Dieng
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Kompleks Candi Arjuna
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Halaman yang berisi 2 foto sebelumnya
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Induk anjing menyusui tiga anak harimau di Pangkalanbrandan (Langkat)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sepasang harimau di kerangkeng, kemungkinan juga di Pangkalanbrandan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Halaman yang berisi 2 foto sebelumnya
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Waktu: ?
Tempat: kawasan Dieng, Pangkalanbrandan (Langkat)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Rabu, 06 Juli 2022

Dari sebuah album tentang kawasan Dieng dan beberapa tempat lain (3)

Desa Sembungan dengan latar belakang Danau Cebong
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Danau Cebong
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Halaman yang berisi 2 foto sebelumnya
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Kompleks Candi Arjuna
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Telaga Warna dan Telaga Pengilon (?)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Halaman yang berisi 2 foto sebelumnya
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: ?
Tempat: kawasan Dieng
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Senin, 04 Juli 2022

Dari sebuah album tentang kawasan Dieng dan beberapa tempat lain (2)

Desa Sembungan, desa tertinggi di Pulau Jawa
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Telaga Merdada (?)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Halaman yang berisi 2 foto sebelumnya
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Kawasan perbukitan di Dieng
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pemilik album foto dengan pemandu lokal
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Halaman yang berisi 2 foto sebelumnya
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Waktu: ?
Tempat: kawasan Dieng
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Sabtu, 02 Juli 2022

Dari sebuah album tentang kawasan Dieng dan beberapa tempat lain (1)

Gunung Sundoro dan Gunung Sumbing dilihat dari kawasan Dieng
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Jembatan yang menghubungkan kawasan Magelang dan Wonosobo
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Halaman yang berisi 2 foto sebelumnya
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Kawah Sikidang (?)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Kawah Sikidang (?)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Halaman yang berisi 2 foto sebelumnya
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: ?
Tempat: kawasan Dieng
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Rabu, 23 Februari 2022

Sebelas lukisan geologi tentang Jawa karya Franz Wilhelm Junghuhn (5)

PENGANTAR

Friedrich Franz Wilhelm Junghuhn adalah seorang Belanda-Jerman yang masyhur sebagai pakar botani dan geologi yang mewariskan beberapa tulisan dan catatan ilmiah tentang Jawa dan Sumatera. Di tahun 1850 terbit salah satu bukunya dalam bahasa Belanda dengan judul Java, deszelfs gedaante, bekleeding en inwendige struktuur yang berisi 11 gambar berwarna tentang beberapa tempat di Jawa. Edisi bahasa Jermannya terbit dengan judul Java, seine Gestalt, Pflanzendecke, und sein innerer Bau mulai tahun 1953. Terdapat beberapa variasi kecil di gambar edisi Belanda dan Jerman, yang tampaknya menunjukkan bahwa sketsa atau gambar awal berasal dari Junghuhn sendiri, yang kemudian diedit sebelum dicetak.

Blog ini akan menampilkan kesebelas lukisan ini. Masing-masing gambar akan diawali dengan edisi Belanda tahun 1850, kemudian terbitan Jerman tahun 1853, dan ditutup dengan cetakan Jerman 1857.


Dataran Tinggi Dieng, Jawa Tengah

(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)

Gunung Gede, Jawa Barat

(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)

Waktu: gambar dibuat sekitar 1830-an, dan diterbitkan di tahun 1850-an
Tempat: Jawa Tengah, Jawa Barat
Tokoh:
Peristiwa:
Juru gambar: Franz Junghuhn
Sumber: Internet Archive
Catatan:

Senin, 31 Mei 2021

Aneka wajah Nusantara dari album foto keluaran Toeristenbond voor Nederland terbitan 1911: 49-54

PENGANTAR

Di rangkaian posting sebelumnya blog ini menampilkan foto-foto dari album keluaran penerbit Kleynenberg & Co. dari tahun 1912-1914. Album yang berisi 150 foto ini menyajikan wajah-wajah Nusantara dari berbagai pelosok. Sebelumnya, di tahun 1911, Toeristenbond voor Nederland juga mengeluarkan album yang mirip. Album keluaran jawatan pariwisata Belanda ini berisi 100 foto yang juga menampilkan berbagai wajah Nusantara.

Isi album ini didominasi oleh foto karya Jean Demmeni, seorang fotografer campuran Perancis-Madura yang lahir di Padang Panjang dan banyak aktif di wilayah Minangkabau. Tidak mengherankan apabila hampir setengah dari album ini berisi foto dari wilayah Sumatera Barat.

Berbeda dengan album foto Kleynenberg yang mencakup banyak wilayah, album Toeristenbond ini masih membatasi tambahan liputan ke Jawa dan sedikit Sumatera Utara, di samping Sumatera Barat. Meski demikian, album ini tetap menarik karena mengindikasikan aspek warga Nusantara yang, paling tidak menurut khalayak Belanda saat itu, menarik untuk dicermati dari sudut pandang pariwisata.

Blog ini akan menampilkan ke-100 foto ini berurut sesuai nomornya. Foto-foto yang pernah dimuat sebelumnya, dalam konteks lain, akan diberi catatan.


49. Candi Arjuna di dataran tinggi Dieng, Wonosobo
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
50. Hulu Kali Progo di sisi Magelang
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
51. Sungai Padang, Sumatera Utara
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
52. Terowongan kereta api di Lembah Anai
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
53. Air terjun Lembah Anai
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
54. Jembatan kereta api Lembah Anai
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)

Waktu: album foto terbit tahun 1911, foto-fotonya tentunya dibuat sebelum itu
Tempat (d.a.k.b.): Wonosobo, Magelang, Tebingtinggi (?), Lembah Anai (3x)
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto/gambar: Jean Demmeni
Sumber / Hak cipta: Universiteit Leiden
Catatan: Edisi lain dari fto no. 52 & 54 pernah dimuat sebelumnya di posting ini.

Sabtu, 29 Mei 2021

Aneka wajah Nusantara dari album foto keluaran Toeristenbond voor Nederland terbitan 1911: 43-48

PENGANTAR

Di rangkaian posting sebelumnya blog ini menampilkan foto-foto dari album keluaran penerbit Kleynenberg & Co. dari tahun 1912-1914. Album yang berisi 150 foto ini menyajikan wajah-wajah Nusantara dari berbagai pelosok. Sebelumnya, di tahun 1911, Toeristenbond voor Nederland juga mengeluarkan album yang mirip. Album keluaran jawatan pariwisata Belanda ini berisi 100 foto yang juga menampilkan berbagai wajah Nusantara.

Isi album ini didominasi oleh foto karya Jean Demmeni, seorang fotografer campuran Perancis-Madura yang lahir di Padang Panjang dan banyak aktif di wilayah Minangkabau. Tidak mengherankan apabila hampir setengah dari album ini berisi foto dari wilayah Sumatera Barat.

Berbeda dengan album foto Kleynenberg yang mencakup banyak wilayah, album Toeristenbond ini masih membatasi tambahan liputan ke Jawa dan sedikit Sumatera Utara, di samping Sumatera Barat. Meski demikian, album ini tetap menarik karena mengindikasikan aspek warga Nusantara yang, paling tidak menurut khalayak Belanda saat itu, menarik untuk dicermati dari sudut pandang pariwisata.

Blog ini akan menampilkan ke-100 foto ini berurut sesuai nomornya. Foto-foto yang pernah dimuat sebelumnya, dalam konteks lain, akan diberi catatan.


43. Pedesaan di Dieng, Wonosobo
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
44. Area kawah Dieng
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
45. Sebuah kawah di Dieng
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
46. Tampak dekat sebuah danau kawah di Dieng
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
47. Kawasan kawah di selatan Dieng dengan latar belakang Gunung Sindoro
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
48. Tangga menuju kawasan tinggi di Dieng
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)

Waktu: album foto terbit tahun 1911, foto-fotonya tentunya dibuat sebelum itu
Tempat (d.a.k.b.): Dieng (6x)
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto/gambar: Jean Demmeni
Sumber / Hak cipta: Universiteit Leiden
Catatan: