Tampilkan postingan dengan label Batak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Batak. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 Desember 2025

Dari kumpulan dokumen lama di Wellcome Collection: Lukisan kuno tentang rumah tradisional di Tapanuli

(klik untuk memperbesar | @ Wellcome Collection)

Tahun terbit: ?
Tempat terbit: Perancis (?)
Tokoh:
Deskripsi: Gambar ini berasal dari buku harian yang ditulis tangan dalam bahasa Perancis, dengan keterangan "maison des inhabitants de [?], pres de Tapanouli" (rumah penduduk ? dekat Tapanuli)
Juru foto/gambar:
Sumber / Hak cipta: Wellcome Collection
Catatan:

Rabu, 25 Desember 2024

Kompilasi berwarna dari berbagai gambar dan foto yang digabungkan (3)

Di penghujung abad ke-19 ada usaha dari pihak-pihak Belanda dan pihak lain untuk memperkenalkan wajah Hindia-Belanda dengan cara yang diharapkan menarik minat banyak khalayak: Dari sekian banyak foto hitam putih, yang sebagiannya sudah pernah dimunculkan di blog ini, pihak-pihak ini mengumpulkannya, menggambar ulang dengan tangan, mewarnainya, dan menggabungkannya dengan bahan dari foto lain. Hasilnya adalah semacam kompilasi yang akan dimunculkan di seri ini.
Pengadilan desa di Jawa, pewarnaan dari foto yang pernah dimuat di posting ini
(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)
Wajah-wajah kaum pria di Nusantara: 1. pemuka warga Sumatera bagian utara, 2. pria Aceh, 3. warga Padang, 4. warga Minangkabau, 5. tetua warga Pasemah, 6. pria Nias dalam pakaian perang, 7. kuli angkut di kalangan warga Dayak, 8. pemuka warga Timor, 9. pria Arafura dalam pakaian perang, 10. lelaki Bali, 11. pria Papua
(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)
Wajah-wajah kaum wanita di Nusantara: 1. pengantin Jawa, 2. perempuan Jawa, 3. wanita Pasundan, 4. perempuan Madura, 5. warga Payakumbuh, 6. warga Minangkabau dari kawasan Gunung Merapi, 7. perempuan Payakumbuh, 8. wanita Singgalang, 9. pemuka warga Nias, 10. budak dari Batak, 11. anak perempuan dari seorang raja Batak, 12. wanita Bali, 13. perempuan Dayak
(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)

Tahun terbit: akhir abad ke-19
Tempat terbit: Belanda
Tokoh:
Deskripsi:
Juru gambar:
Sumber / Hak cipta: Indies Gallery
Catatan:

Senin, 15 April 2024

Masyarakat Batak dalam jepretan K. Feilberg di sekitar tahun 1867

Tiga lelaki Batak dengan senjata tajam
(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)
Warga Batak di sebuah desa yang disebut "Bahru Jahai" (?)
(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)
Sebuah desa Batak di Bukum (Sibolangit, Deli Serdang)
(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)

Waktu: antara 1867 dan 1870
Tempat: Sumatera Utara
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto: K. Feilberg
Sumber / Hak cipta: Indies Gallery
Catatan:

Kamis, 17 Juni 2021

Koleksi foto dari masa kejayaan tembakau di utara Sumatera — Pecahan album (2)

PENGANTAR

Seperti sudah disinggung di posting sebelum ini, dan juga sebelumnya lagi, sejarah mewariskan banyak album foto tentang wilayah utara Sumatera dari masa kejayaan perkebunan tembakau. Isinya tentunya foto-foto yang terkait dengan perkebunan tembakau, serta manusia dan tempat atau tempat di sekitarnya. Foto-foto ini umumnya jepretan C.J. Kleingrothe atau keluaran dari studio foto miliknya. Kleingrothe adalah seorang Jerman yang menetap di Medan dari penghujung abad ke-19 hingga awal abad ke-20.

Lembaran-lembaran berikut tampaknya awalnya berasal dari sebuah album yang kemungkinan berisi lebih banyak lagi foto. Sayangnya, waktu merengut beberapa foto ini sehingga hanya ini yang tersisa.


Kapal dan dermaga yang rusak di pelabuhan Belawan, tidak jelas apakah karena kapal menabrak, atau angin/gelombang menghempaskan kapal ke dermaga
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Kapal bernama Sumatra berlabuh, kemungkinan di pelabuhan Belawan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Harimau terkena perangkap
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Seorang pemuka Batak bergelar penghulu
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Wanita pekerja asal Jawa sedang memanen kopi
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Seorang wanita Karo bersama dua anak kecil
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Foto di atas dalam versi lain
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)

Waktu: akhir abd ke-19/awal abad ke-20
Tempat: Sumatera Utara
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: C. Nieuwenhuis (foto pertama) | Carl Josef Kleingrothe (foto lainnya)
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia | Universiteit Leiden
Catatan:

Senin, 14 Juni 2021

Aneka wajah Nusantara dari album foto keluaran Toeristenbond voor Nederland terbitan 1911: 94-100

PENGANTAR

Di rangkaian posting sebelumnya blog ini menampilkan foto-foto dari album keluaran penerbit Kleynenberg & Co. dari tahun 1912-1914. Album yang berisi 150 foto ini menyajikan wajah-wajah Nusantara dari berbagai pelosok. Sebelumnya, di tahun 1911, Toeristenbond voor Nederland juga mengeluarkan album yang mirip. Album keluaran jawatan pariwisata Belanda ini berisi 100 foto yang juga menampilkan berbagai wajah Nusantara.

Isi album ini didominasi oleh foto karya Jean Demmeni, seorang fotografer campuran Perancis-Madura yang lahir di Padang Panjang dan banyak aktif di wilayah Minangkabau. Tidak mengherankan apabila hampir setengah dari album ini berisi foto dari wilayah Sumatera Barat.

Berbeda dengan album foto Kleynenberg yang mencakup banyak wilayah, album Toeristenbond ini masih membatasi tambahan liputan ke Jawa dan sedikit Sumatera Utara, di samping Sumatera Barat. Meski demikian, album ini tetap menarik karena mengindikasikan aspek warga Nusantara yang, paling tidak menurut khalayak Belanda saat itu, menarik untuk dicermati dari sudut pandang pariwisata.

Blog ini akan menampilkan ke-100 foto ini berurut sesuai nomornya. Foto-foto yang pernah dimuat sebelumnya, dalam konteks lain, akan diberi catatan.


94. Suasana di tambang batubara Sawahlunto
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
95. Tempat minum kuda di pertambangan batu bara Ombilin, Sawahlunto
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
96. Monumen Batipuh di Guguk Malintang (Tanah Datar) yang didirikan Belanda untuk mengenang tewasnya 3 serdadu KNIL dalam konflik bersenjata melawan rakyat Minangkabau
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
97. Pohon tembakau muda di sebuah perkebunan di Deli Serdang
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
98. Sungai dan jembatan di Deli Serdang
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
99. Sekelompok pekerja perkebunan di Deli Serdang, kemungkinan campuran antara Tionghoa, Jawa, dan Keling
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
100. Sebuah kampung Batak
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)

Waktu: album foto terbit tahun 1911, foto-fotonya tentunya dibuat sebelum itu
Tempat (d.a.k.b.): Sawahlunto (2x), Tanah Datar, Deli Serdang (3x), Sumatera Utara
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto/gambar: Jean Demmeni
Sumber / Hak cipta: Universiteit Leiden
Catatan: Edisi lain dari foto no. 95 pernah dimuat sebelumnya di posting ini; dan no. 96 di posting ini.

Selasa, 18 Mei 2021

Koleksi foto dari masa kejayaan tembakau di utara Sumatera — Album XI: Warga Batak dan Karo

PENGANTAR

Seperti sudah disinggung di posting sebelum ini, dan juga sebelumnya lagi, sejarah mewariskan banyak album foto tentang wilayah utara Sumatera dari masa kejayaan perkebunan tembakau. Isinya tentunya foto-foto yang terkait dengan perkebunan tembakau, serta manusia dan tempat atau tempat di sekitarnya. Foto-foto ini umumnya jepretan C.J. Kleingrothe atau keluaran dari studio foto miliknya. Kleingrothe adalah seorang Jerman yang menetap di Medan dari penghujung abad ke-19 hingga awal abad ke-20.

Album XI ini berisi foto-foto yang umumnya sudah muncul di album lain. Tidak ada catatan atau keterangan di album ini, sehingga kita harus mengacu ke informasi dari album lain.


Sebuah perkampungan warga Batak
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Warga Rumah Kinangkung di sungai berbatu
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Salah seorang pemuka warga Batak yang bergelar penghulu
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Tiga wanita Karo
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sekelompok warga Karo di tempat penumbukan padi
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sebuah pemukiman warga Batak
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Tahun terbit album: awal abad ke-20 (isi fotonya bisa jadi lebih tua lagi)
Tempat: Sumatera Utara
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Carl Josef Kleingrothe / Herman Stafhell
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Minggu, 16 Mei 2021

Koleksi foto dari masa kejayaan tembakau di utara Sumatera — Album X: Foto 46-50

PENGANTAR

Seperti sudah disinggung di posting sebelum ini, dan juga sebelumnya lagi, sejarah mewariskan banyak album foto tentang wilayah utara Sumatera dari masa kejayaan perkebunan tembakau. Isinya tentunya foto-foto yang terkait dengan perkebunan tembakau, serta manusia dan tempat atau tempat di sekitarnya. Foto-foto ini umumnya jepretan C.J. Kleingrothe atau keluaran dari studio foto miliknya. Kleingrothe adalah seorang Jerman yang menetap di Medan dari penghujung abad ke-19 hingga awal abad ke-20.

Album X ini berjudul Sumatra dan dikeluarkan atas nama Kleingrothe dan (Herman) Stafhell. Album ini berisi 50 foto di atas kertas berwarna hijau. Tidak ada deskripsi atas isinya, tetapi di tiap halaman ada penomeran dengan pensil dari 1 hingga 50, disertai dengan catatan di pojok kanan bawah. Sayang catatan ini tidak selalu mudah dibaca, padahal isinya merupakan semacam judul untuk tiap foto.

Jilid album Sumatra
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Beberapa foto di album ini termasuk yang populer, dan ada di album lain serta pernah dimuat di blog ini sebelumnya. Blog ini akan menampilkan foto-foto ini sesuai urutan nomornya; serta dalam versi halaman penuh, serta versi potongan yang fokus ke isi fotonya. Seperti disinggung sebelum ini, penampilan dua versi ini terpaksa dilakukan karena blogger membatasi ukuran lebar/panjang foto ke maksimum 1600 pixel.


Versi halaman penuh
46. Warga sebuah kampung Batak
(klik untuk memperbesar | © NGA)
47. Warga Karo menumbuk padi
(klik untuk memperbesar | © NGA)
48. Seorang pemuka warga Karo dengan gelar "penghulu"
(klik untuk memperbesar | © NGA)
49. Tiga perempuan Karo
(klik untuk memperbesar | © NGA)
50. Berburu gajah di Serdang
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Versi fokus ke foto
46. Warga sebuah kampung Batak
(klik untuk memperbesar | © NGA)
47. Warga Karo menumbuk padi
(klik untuk memperbesar | © NGA)
48. Seorang pemuka warga Karo dengan gelar "penghulu"
(klik untuk memperbesar | © NGA)
49. Tiga perempuan Karo
(klik untuk memperbesar | © NGA)
50. Berburu gajah di Serdang
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: di sekitar akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20
Tempat: Sumatera Utara
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: C.J. Kleingrothe / Herman Stafhell
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Jumat, 14 Mei 2021

Koleksi foto dari masa kejayaan tembakau di utara Sumatera — Album X: Foto 41-45

PENGANTAR

Seperti sudah disinggung di posting sebelum ini, dan juga sebelumnya lagi, sejarah mewariskan banyak album foto tentang wilayah utara Sumatera dari masa kejayaan perkebunan tembakau. Isinya tentunya foto-foto yang terkait dengan perkebunan tembakau, serta manusia dan tempat atau tempat di sekitarnya. Foto-foto ini umumnya jepretan C.J. Kleingrothe atau keluaran dari studio foto miliknya. Kleingrothe adalah seorang Jerman yang menetap di Medan dari penghujung abad ke-19 hingga awal abad ke-20.

Album X ini berjudul Sumatra dan dikeluarkan atas nama Kleingrothe dan (Herman) Stafhell. Album ini berisi 50 foto di atas kertas berwarna hijau. Tidak ada deskripsi atas isinya, tetapi di tiap halaman ada penomeran dengan pensil dari 1 hingga 50, disertai dengan catatan di pojok kanan bawah. Sayang catatan ini tidak selalu mudah dibaca, padahal isinya merupakan semacam judul untuk tiap foto.

Jilid album Sumatra
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Beberapa foto di album ini termasuk yang populer, dan ada di album lain serta pernah dimuat di blog ini sebelumnya. Blog ini akan menampilkan foto-foto ini sesuai urutan nomornya; serta dalam versi halaman penuh, serta versi potongan yang fokus ke isi fotonya. Seperti disinggung sebelum ini, penampilan dua versi ini terpaksa dilakukan karena blogger membatasi ukuran lebar/panjang foto ke maksimum 1600 pixel.


Versi halaman penuh
41. Sungai Belawan di wilayah hulu
(klik untuk memperbesar | © NGA)
42. Kawasan perkebunan dengan nama "Batu [tidak terbaca jelas]"
(klik untuk memperbesar | © NGA)
43. Kampung Batak dengan nama dengan nama "Pulau [tidak terbaca jelas]"
(klik untuk memperbesar | © NGA)
44. Kerbau mandi di sungai berbatu
(klik untuk memperbesar | © NGA)
45. Warga kampung Rumah Kinangkung
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Versi fokus ke foto
41. Sungai Belawan di wilayah hulu
(klik untuk memperbesar | © NGA)
42. Kawasan perkebunan dengan nama "Batu [tidak terbaca jelas]"
(klik untuk memperbesar | © NGA)
43. Kampung Batak dengan nama dengan nama "Pulau [tidak terbaca jelas]"
(klik untuk memperbesar | © NGA)
44. Kerbau mandi di sungai berbatu
(klik untuk memperbesar | © NGA)
45. Warga kampung Rumah Kinangkung
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: di sekitar akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20
Tempat: Sumatera Utara
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: C.J. Kleingrothe / Herman Stafhell
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Senin, 26 April 2021

Koleksi foto dari masa kejayaan tembakau di utara Sumatera — Album IX

PENGANTAR

Seperti sudah disinggung di posting sebelum ini, dan juga sebelumnya lagi, sejarah mewariskan banyak album foto tentang wilayah utara Sumatera dari masa kejayaan perkebunan tembakau. Isinya tentunya foto-foto yang terkait dengan perkebunan tembakau, serta manusia dan tempat atau tempat di sekitarnya. Foto-foto ini umumnya jepretan C.J. Kleingrothe atau keluaran dari studio foto miliknya. Kleingrothe adalah seorang Jerman yang menetap di Medan dari penghujung abad ke-19 hingga awal abad ke-20.

Album IX ini berasal dari tahun 1881/1886, jadi termasuk album yang tertua. Tidak mengherankan apabila jumlah, ukuran, kualitas, serta motif foto dari album keluaran studio G.R. Lambert & Co. ini belum semeriah album-album berikutnya. Dari sudut pandang sejarah tentu album ini menarik karena menampilkan fase awal pengembangan bisnis perkebunan tembakau di Sumatera Utara.


1881: Kampung Besar, sekarang sebuah kelurahan di Medan Labuhan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1881: Warga Deli di sebuah sungai (buang hajat beramai-ramai?)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1881: Tiga lelaki di sebuah perkampungan warga Batak
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1881: Gudang pengeringan daun tembakau
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1886: Area proyek pembangunan stasiun kereta Deli
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1886: Gedung stasiun kereta Deli, belum rampung
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1886: Empat pria Belanda di area proyek pembangunan stasiun kereta Deli
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1886: Tampak muka gedung stasiun kereta Deli, belum rampung
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Tahun: 1881 & 1886
Tempat: Deli
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: G.R. Lambert & Co.
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: