Tampilkan postingan dengan label 1930. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 1930. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 Januari 2024

Sultan Syarif Muhammad Alkadrie (?) bersama para pembesar Belanda

Syarif Muhammad Alkadrie (berdiri di depan dengan pedang di pinggang) bersama kerabat Keraton Kadariah dan para pembesar Belanda
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: sekitar 1930
Tempat: kemungkinan besar Pontianak
Tokoh: Syarif Muhammad Alkadrie (? Sultan Pontianak, ayah dari Sultan Hamid II)
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Sabtu, 20 Januari 2024

Wajah penghuni Hindia-Belanda: Perubahan busana pria perlente dari 1910-an ke 1930-an

1914: Sekelompok pria dengan busana dari era indutrialisasi dengan atasan gelap, bawahan cenderung putih, nasi pita, topi, dan masih ada yang membawa tongkat
(klik untuk memperbesar | © NGA)
~1930: Busana pria bergeser ke jas dan celana terang, dasi panjang, sementara topi dan tongkat sudah hilang sama sekali
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1914, 1930
Tempat: kemungkinan Jawa
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Senin, 17 Juli 2023

Aneka foto dari zaman Belanda karya para juru foto yang belum teridentifikasi (18)

Sebuah kantor pos dan telegraf
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1933: Seorang perwira KNIL (kiri) menyambut kedatangan seorang petinggi/tamu (Jepang?) yang dikawal seorang tentara (Jepang?)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
~1930: Sebuah gedung yang bermandikan cahaya
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Seorang lelaki Belanda dan beberapa wanita lokal
(klik untuk memperbesar | © NGA)
~1900: Gamelan keraton
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: a.l. 1900, 1930, 1933
Tempat: a.l. Jawa
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Selasa, 13 Juni 2023

Aneka foto dari zaman Belanda karya para juru foto yang belum teridentifikasi (1)

1931: Raja Karangasem, I Gusti Agung Bagus Jelantik, kermungkinan bersama istri
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1930: Raja Kasunanan Surakarta, Pakubuwono X, bersama Ratu Hemas (?) dan salah satu putri
(klik untuk memperbesar | © NGA)
~1875: Sebuah pengerjaan penguatan (tanggul sungai?) di Batang-Serangan, Langkat
(klik untuk memperbesar | © NGA)
3 Agustus 1934: Para pangeran Keraton Yogyakarta
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1920: Lima gadis Bali
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1875, 1920, 1930, 1931, 1934
Tempat: Bali (a.l. Karangasem), Batang-Serangan (Langkat), Surakarta, Yogyakarta
Tokoh: I Gusti Agung Bagus Jelantik (Raja Karangasem), Pakubuwono X (Raja Kasunanan Surakarta)
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: Edisi lain dari foto no. 1 pernah dimuat di posting ini.

Minggu, 28 Mei 2023

Dari koleksi studio foto Onnes Kurkdjian tentang Bali (2)

~1930: Seorang gadis penari Bali
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Kintamani, 1913: Istri seorang punggawa
(klik untuk memperbesar | © NGA)
~1915: Tiga wanita Bali di depan sebuah pura di Bangli
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1913: Istri seorang punggawa Kintamani di gerbang pura porselan (Pura Kehen?)
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1913, 1915, 1930
Tempat: Bali
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: a.l. Thilly Weissenborn ketika masih bergabung dengan studio Onnes Kurkdjian
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: Foto #2 pernah dimuat sebelumnya di posting ini; foto #3 di sini; foto #4 di sini.

Jumat, 26 Mei 2023

Dari koleksi studio foto Onnes Kurkdjian tentang Bali (1)

Denpasar, 1913: Seorang prajurit KNIL di dekat beberapa patung
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Kintamani, 1913: Seorang punggawa bersama istrinya
(klik untuk memperbesar | © NGA)
~1910: Seorang gadis penari Bali
(klik untuk memperbesar | © NGA)
~1930: Seorang gadis penari Bali
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1920-an: Seorang pendeta
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: a.l. 1910, 1913, 1920-an, 1930
Tempat: Bali
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: a.l. Thilly Weissenborn ketika masih bergabung dengan studio Onnes Kurkdjian
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: Foto #1 pernah dimuat sebelumnya di posting ini dan ini; foto #2 di sini dan sini; foto #5 di sini.

Selasa, 16 Mei 2023

Dari sebuah seri foto tentang tujuan wisata di Jawa-Bali pada awal abad ke-20 (2)

Empat belas foto berikut ini berasal dari sebuah seri yang menampilkan tujuan-tujuan wisata di Jawa dan Bali. Tampaknya yang mengumpulkan foto-foto ini bertujuan menyimpan kenang-kenangan dari tempat-tempat yang sempat dia kunjungi. Foto-foto ini berasal dari para juru foto yang namanya sudah banyak bermunculan di blog ini. Salah satu foto kemungkinan malah menampilkan sosok Thilly Weissenborn, fotografer profesional perempuan pertama di Hindia-Belanda.


~1920: Beberapa pura desa dengan latar belakang Gunung Batur
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1916: Hotel Sindanglaya di Cipanas, Cianjur
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Satu keluarga Belanda berfoto di Tosari
(klik untuk memperbesar | © Studio Onnes Kurkdjian / NGA)
~1930: Cibodas, Bogor
(klik untuk memperbesar | © Thilly Weissenborn / NGA)
~1920: Cadas Pangeran, Sumedang?
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: a.l. 1916, 1920, 1930
Tempat: Bali, Cibodas (Bogor), Sindanglaya (Cipanas, Cianjur), Sumedang (?), Tosari
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: a.l. Studio Onnes Kurkdjian, Thilly Weissenborn
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Senin, 13 Maret 2023

Kumpulan foto hasil jepretan K.T. Satake dari sekitar tahun 1930 (7)

K.T. Satake adalah juru foto dari Jepang yang berkeliling di Hindia-Belanda pada sekitar tahun 1930 dan mempublikasikan foto-fotonya di album berjudul Sumatra Java Bali yang dikeluarkan pada tahun 1933. Blog ini pernah menampilkan beberapa foto karya Satake ini sejak tanggal 30 Juni 2017 hingga 7 Agustus 2017.

Halaman pengantar album K.T. Satake edisi bahasa Inggris
(klik untuk memperbesar)

Kali ini beberapa foto tambahan akan menambah rangkaian ini. Ada pula pemuatan beberapa ulang foto, kali ini dalam ukuran yang lebih besar, serta dengan level kontras-terang yang sudah di-adjust dengan bantuan komputer.


Sebuah pura di Bali
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Ranu Kumbolo di kawasan Bromo
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sanatorium di Tosari
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Air terjun di kawasan Tosari
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Desa Ngadiwono di Tosari
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: sekitar tahun 1930
Tempat: Bali, kawasan Bromo, Tosari (Pasuruan)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: K.T. Satake
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: Foto nomor 3 pernah dimuat di posting ini; nomor 4 di posting ini.

Sabtu, 11 Maret 2023

Kumpulan foto hasil jepretan K.T. Satake dari sekitar tahun 1930 (6)

K.T. Satake adalah juru foto dari Jepang yang berkeliling di Hindia-Belanda pada sekitar tahun 1930 dan mempublikasikan foto-fotonya di album berjudul Sumatra Java Bali yang dikeluarkan pada tahun 1933. Blog ini pernah menampilkan beberapa foto karya Satake ini sejak tanggal 30 Juni 2017 hingga 7 Agustus 2017.

Halaman pengantar album K.T. Satake edisi bahasa Inggris
(klik untuk memperbesar)

Kali ini beberapa foto tambahan akan menambah rangkaian ini. Ada pula pemuatan beberapa ulang foto, kali ini dalam ukuran yang lebih besar, serta dengan level kontras-terang yang sudah di-adjust dengan bantuan komputer.


Arak-arakan dalam upacara ngaben
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Penari Legong
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Mencari kutu
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Prosesi ngaben
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Wanita Bali menenun
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: sekitar tahun 1930
Tempat: Bali
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: K.T. Satake
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: 

Kamis, 09 Maret 2023

Kumpulan foto hasil jepretan K.T. Satake dari sekitar tahun 1930 (5)

K.T. Satake adalah juru foto dari Jepang yang berkeliling di Hindia-Belanda pada sekitar tahun 1930 dan mempublikasikan foto-fotonya di album berjudul Sumatra Java Bali yang dikeluarkan pada tahun 1933. Blog ini pernah menampilkan beberapa foto karya Satake ini sejak tanggal 30 Juni 2017 hingga 7 Agustus 2017.

Halaman pengantar album K.T. Satake edisi bahasa Inggris
(klik untuk memperbesar)

Kali ini beberapa foto tambahan akan menambah rangkaian ini. Ada pula pemuatan beberapa ulang foto, kali ini dalam ukuran yang lebih besar, serta dengan level kontras-terang yang sudah di-adjust dengan bantuan komputer.


~1930: Beranda bangsawan Bali
(klik untuk memperbesar | © NGA)
~1926: Tiga wanita Bali mengangkut kelapa
(klik untuk memperbesar | © NGA)
~1930: Pemandian kuda di Tejakula, Buleleng
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sebuah kawasan pura dengan kolam dan pemandian
(klik untuk memperbesar | © NGA)
~1930: Dua warga Bali membawa padi dengan bantuan kuda dan sapi
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1926, 1930
Tempat: Bali
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: K.T. Satake
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: Foto nomor 1 dan 3 pernah dimuat di posting ini; nomor 4 di posting ini.

Selasa, 07 Maret 2023

Kumpulan foto hasil jepretan K.T. Satake dari sekitar tahun 1930 (4)

K.T. Satake adalah juru foto dari Jepang yang berkeliling di Hindia-Belanda pada sekitar tahun 1930 dan mempublikasikan foto-fotonya di album berjudul Sumatra Java Bali yang dikeluarkan pada tahun 1933. Blog ini pernah menampilkan beberapa foto karya Satake ini sejak tanggal 30 Juni 2017 hingga 7 Agustus 2017.

Halaman pengantar album K.T. Satake edisi bahasa Inggris
(klik untuk memperbesar)

Kali ini beberapa foto tambahan akan menambah rangkaian ini. Ada pula pemuatan beberapa ulang foto, kali ini dalam ukuran yang lebih besar, serta dengan level kontras-terang yang sudah di-adjust dengan bantuan komputer.


Keranda untuk upacara ngaben
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Situs Gunung Kawi di Ubud
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sebuah pemandian umum di Bali
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Bagian awal dari upacara ngaben
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Penari Legong
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: sekitar tahun 1930
Tempat: Bali
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: K.T. Satake
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: Foto nomor 5 pernah dimuat di posting ini.