![]() |
| Sangsit (Buleleng): Belanda menyokong warga lokal dalam pembentukan kesatuan "Anti Pemberontak" untuk menghadapi pejuang kemerdekaan. Dikabarkan kesatuan ini memiliki salam seperti terlihat di foto dengan teriakan "Bersatu!". (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) |
![]() |
| Negara (Jembrana?): Komandan militer Belanda di Negara mengumpulkan warga lokal untuk menentang para pendukung Republik Indonesia (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) |
![]() |
| Pempatan (Karangasem): Sekitar 50 pejuang, dengan dua senjata mesin, menyerang pos Belanda di Pempatan. Belanda berhasil menghalau, merebut sebuah senapan mesin, dan menangkap beberapa pejuang yang di foto di atas tampak duduk (terikat?) di beranda rumah. Esoknya Belanda membagi-bagikan beras kepada penduduk Pempatan yang mendukung Belanda. (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) |
![]() |
| Warga Bali yang dikumpulkan Belanda dalam menggalang dukungan untuk menghadapi para pejuang kemerdekaan (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) |
![]() |
| Pupuan (Tabanan): Militer Belanda datang ke Pupuan dan menghalau para pejuang kemerdekaan. Warga Pupuan yang pro Belanda menyambut kedatangan pasukan Belanda dengan mengangkat tangan kanan tinggi-tinggi. (klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD) |
Waktu: Oktober 1946
Tempat: Bali
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:





Tidak ada komentar:
Posting Komentar