Tampilkan postingan dengan label Gunung Batur. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gunung Batur. Tampilkan semua postingan

Rabu, 24 Mei 2023

Serakan foto dari berbagai fotografer (3)

<1940: Sebuah kompleks gedung pemerintahan yang tampaknya baru rampung dibangun
(klik untuk memperbesar | © Studio Asahi & Co. / NGA)
<1940: Seorang pria Eropa di depan rumah panggungnya, dengan mobil kebanggaan dan anjing-anjing kesayangan
(klik untuk memperbesar | © Studio Asahi & Co. / NGA)
<1940: Kemungkinan Cibodas
(klik untuk memperbesar | © Studio Nikko / NGA)
1930-an: Sebuah desa di Kintamani dengan latar belakang Gunung Batur
(klik untuk memperbesar | © Edgar / NGA)
Bali, ~1948: Ibu dan anak di atas sebuah jembatan
(klik untuk memperbesar | © Brandt / NGA)
1850-an: Seorang bangsawan Jawa bersama anak dan abdi dalem-nya
(klik untuk memperbesar | © Auguste van Pers / NGA)

Waktu: a.l. 1850-an, 1930-an, 1948
Tempat: a.l. Cibodas (Bogor), Bali, Jawa
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer / juru gambar: Studio Asahi & Co. | Studio Nikko | Edgar | Brandt | Auguste van Pers
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Selasa, 16 Mei 2023

Dari sebuah seri foto tentang tujuan wisata di Jawa-Bali pada awal abad ke-20 (2)

Empat belas foto berikut ini berasal dari sebuah seri yang menampilkan tujuan-tujuan wisata di Jawa dan Bali. Tampaknya yang mengumpulkan foto-foto ini bertujuan menyimpan kenang-kenangan dari tempat-tempat yang sempat dia kunjungi. Foto-foto ini berasal dari para juru foto yang namanya sudah banyak bermunculan di blog ini. Salah satu foto kemungkinan malah menampilkan sosok Thilly Weissenborn, fotografer profesional perempuan pertama di Hindia-Belanda.


~1920: Beberapa pura desa dengan latar belakang Gunung Batur
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1916: Hotel Sindanglaya di Cipanas, Cianjur
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Satu keluarga Belanda berfoto di Tosari
(klik untuk memperbesar | © Studio Onnes Kurkdjian / NGA)
~1930: Cibodas, Bogor
(klik untuk memperbesar | © Thilly Weissenborn / NGA)
~1920: Cadas Pangeran, Sumedang?
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: a.l. 1916, 1920, 1930
Tempat: Bali, Cibodas (Bogor), Sindanglaya (Cipanas, Cianjur), Sumedang (?), Tosari
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: a.l. Studio Onnes Kurkdjian, Thilly Weissenborn
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Minggu, 05 Maret 2023

Kumpulan foto hasil jepretan K.T. Satake dari sekitar tahun 1930 (3)

K.T. Satake adalah juru foto dari Jepang yang berkeliling di Hindia-Belanda pada sekitar tahun 1930 dan mempublikasikan foto-fotonya di album berjudul Sumatra Java Bali yang dikeluarkan pada tahun 1933. Blog ini pernah menampilkan beberapa foto karya Satake ini sejak tanggal 30 Juni 2017 hingga 7 Agustus 2017.

Halaman pengantar album K.T. Satake edisi bahasa Inggris
(klik untuk memperbesar)

Kali ini beberapa foto tambahan akan menambah rangkaian ini. Ada pula pemuatan beberapa ulang foto, kali ini dalam ukuran yang lebih besar, serta dengan level kontras-terang yang sudah di-adjust dengan bantuan komputer.


~1930: Goa Lawah
(klik untuk memperbesar | © NGA)
~1926: Letusan Gunung Batur
(klik untuk memperbesar | © NGA)
~1930: Dua gunung (yang belum teridentifikasi)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pedagang minuman dan pembeli
(klik untuk memperbesar | © NGA)
~1930: Dua wanita Bali
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1926, 1930
Tempat: Bali
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: K.T. Satake
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Kamis, 16 Juni 2022

Foto-foto karya Thilly Weissenborn di album "Fotografiƫn van Bali" keluaran studio Kurkdjian, 1913 (5)

PENGANTAR

Thilly Weissenborn merupakan perempuan pertama di Hindia-Belanda yang merintis fotografi profesional. Ada beberapa karyanya menyebar di blog ini; termasuk 14 foto di album Bali yang dikeluarkan oleh studio foto Lux yang didirikan Thilly di Garut. Kali ini blog ini akan menampilkan 28 foto karya Thilly yang dikeluarkan oleh studio foto Kurkdjian, Surabaya, di tahun 1913.

(klik untuk memperbesar | © NGA)

Gembala kerbau dengan latar belakang Gunung Batur
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pura Bila Bajang (Kubutambahan, Buleleng)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Nelayan di Kampung Baru (Buleleng?)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Perempuan Bali menumbuk padi
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1913 atau sebelumnya
Tempat: Bali
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Thilly Weissenborn
Sumber / Hak cipta: studio foto Onnes Kurkdjian | National Gallery of Australia
Catatan:

Rabu, 08 Juni 2022

Foto-foto karya Thilly Weissenborn di album "Fotografiƫn van Bali" keluaran studio Kurkdjian, 1913 (1)

PENGANTAR

Thilly Weissenborn merupakan perempuan pertama di Hindia-Belanda yang merintis fotografi profesional. Ada beberapa karyanya menyebar di blog ini; termasuk 14 foto di album Bali yang dikeluarkan oleh studio foto Lux yang didirikan Thilly di Garut. Kali ini blog ini akan menampilkan 28 foto karya Thilly yang dikeluarkan oleh studio foto Kurkdjian, Surabaya, di tahun 1913.

(klik untuk memperbesar | © NGA)

Punggawa Kintamani (Bangli)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pura di Bila Bajang (Kubutambahan, Buleleng)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pasar di Gianyar
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pura Beji Sangsit (Sawan, Buleleng)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Gunung Batur
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1913 atau sebelumnya
Tempat: Bali
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Thilly Weissenborn
Sumber / Hak cipta: studio foto Onnes Kurkdjian | National Gallery of Australia
Catatan: Foto nomor 1 pernah dimuat di posting ini sebelumnya.

Senin, 08 November 2021

Dari album foto Bali-Jawa sekitar tahun 1920 (4): Mendaki Gunung Batur

PENGANTAR

Rangkaian foto berikut berasal dari sebuah album yang cukup menarik karena berisi lebih dari 150 foto yang banyak di antaranya diberi label sehingga memudahkan kita untuk mengetahui isi foto yang ditampilkan. Sayangnya, tidak ada keterangan tentang kapan foto dibuat, kecuali foto-foto pada saat kunjungan PM Perancis, Georges Clemenceau, ke Hindia-Belanda di tahun 1920, dan kunjungan pemilik album ke wilayah Priangan di tahun 1921. Beberapa foto diperkirakan dibuat sebelumnya hingga ke tahun 1912. Secara keseluruhan kita bisa asumsikan bahwa foto-foto ini umumnya dibuat di antara tahun 1912 dan 1920/1921.

Apabila kita lihat koleksi foto ini, bisa dipastikan bahwa si pembuat album tinggal di Bali, kemungkinan besar bekerja di perusahaan pelayaran KPM (Koninklijke Paketvaart-Maatschappij), dengan basis di Benoa. Beberapa foto tampaknya dibuat oleh si pemilik album atau keluarganya, beberapa lain berasal dari juru foto profesional.


Pemilik album foto?
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Bersama pemandu warga lokal
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Cetakan lain dari foto pertama
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Keluarga pemilik album foto (?)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Waktu: sekitar 1912-1920
Tempat: Bali
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Sabtu, 06 November 2021

Dari album foto Bali-Jawa sekitar tahun 1920 (3): Desa adat, Danau, dan Gunung Batur

PENGANTAR

Rangkaian foto berikut berasal dari sebuah album yang cukup menarik karena berisi lebih dari 150 foto yang banyak di antaranya diberi label sehingga memudahkan kita untuk mengetahui isi foto yang ditampilkan. Sayangnya, tidak ada keterangan tentang kapan foto dibuat, kecuali foto-foto pada saat kunjungan PM Perancis, Georges Clemenceau, ke Hindia-Belanda di tahun 1920, dan kunjungan pemilik album ke wilayah Priangan di tahun 1921. Beberapa foto diperkirakan dibuat sebelumnya hingga ke tahun 1912. Secara keseluruhan kita bisa asumsikan bahwa foto-foto ini umumnya dibuat di antara tahun 1912 dan 1920/1921.

Apabila kita lihat koleksi foto ini, bisa dipastikan bahwa si pembuat album tinggal di Bali, kemungkinan besar bekerja di perusahaan pelayaran KPM (Koninklijke Paketvaart-Maatschappij), dengan basis di Benoa. Beberapa foto tampaknya dibuat oleh si pemilik album atau keluarganya, beberapa lain berasal dari juru foto profesional.


Gunung dan Danau Batur dilihat dari Penelokan, Kintamani
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Desa adat Batur di kaki gunung
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Desa adat Batur
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pura di desa adat Batur
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pura yang terkena lava pada saat gempa bumi
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Perahu di Danau Batur
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Daerah alirang sungai di kaki Gunung Batur
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Waktu: sekitar 1912-1920
Tempat: Bali
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Senin, 24 Juli 2017

Jepretan K.T. Satake: Gunung Batur dan danau Batur, sekitar tahun 1930

(klik untuk memperbesar | © KITLV)
(klik untuk memperbesar | © KITLV)
(klik untuk memperbesar | © KITLV)

Waktu: sekitar 1930
Tempat: Bangli
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: K.T. Satake
Sumber / Hak cipta: Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde
Catatan: K.T. Satake adalah fotografer Jepang yang berkeliling di Hindia-Belanda di tahun 1930-an dan mempublikasikan foto-fotonya di album berjudul Sumatra Java Bali yang dikeluarkan di tahun 1935.