Tampilkan postingan dengan label Banyubiru. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Banyubiru. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 April 2023

Suasana di kamp tahanan Banyubiru, Semarang, setelah Jepang kalah perang, 1945 (5)

Pesawat Dakota milik pasukan Inggris, kemungkinan menjatuhkan suplai makanan dengan parasut di sekitar kamp
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Anak-anak penghuni kamp didatangi petugas kesehatan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Empat wanita Belanda penghuni kamp Banyubiru
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Sebuah beranda di kamp Banyubiru
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: November 1945
Tempat: Banyubiru (Semarang)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Senin, 17 April 2023

Suasana di kamp tahanan Banyubiru, Semarang, setelah Jepang kalah perang, 1945 (4)

Nenek dan cucu di truk militer yang mengangkut mereka keluar dai kamp
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Sebagian penghuni kamp melanjutkan proses evakuasi dengan pesawat militer (dari pangkalan udara Semarang?)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Salah satu truk militer Inggris yang mengangkut penghuni kamp, dengan membawa kasur, keluar dari Banyubiru
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Antrian truk dan barang yang akan keluar dari kamp
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Antrian warga Belanda untuk menaiki truk yang akan membawa mereka menuju Ambarawa/Semarang
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: November 1945
Tempat: Banyubiru (Semarang)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Sabtu, 15 April 2023

Suasana di kamp tahanan Banyubiru, Semarang, setelah Jepang kalah perang, 1945 (3)

Area di kamp untuk buang air besar
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Bagian barak di kamp dengan dinding kayu
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Bagian barak di kamp dengan dinding bambu
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Kemungkinan area mandi bersama di kamp
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Para penghuni kamp diangkut pasukan Inggris menuju Ambarawa/Semarang
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: November 1945
Tempat: Banyubiru (Semarang)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Kamis, 13 April 2023

Suasana di kamp tahanan Banyubiru, Semarang, setelah Jepang kalah perang, 1945 (2)

Kemungkinan lubang yang digunakan sebagai kakus di kamp
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Bambu dengan corong untuk menampung air embun (?)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Kemungkinan ruang makan bersama di kamp
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Ruangan mandi bareng di kamp
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Barak para penghuni kamp dengan dinding ilalang
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1945
Tempat: Banyubiru (Semarang)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Selasa, 11 April 2023

Suasana di kamp tahanan Banyubiru, Semarang, setelah Jepang kalah perang, 1945 (1)

Sebuah pojok kamp Banyubiru dengan dinding gedek
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Anak-anak dan wanita penghuni kamp
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Bangsal tidur anak kecil di kamp
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Pasukan Inggris dan Australia yang membebaskan kamp Banyubiru
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Para penghuni kamp menyambut gembira kedatangan pasukan Inggris
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: November 1945
Tempat: Banyubiru (Semarang)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Kamis, 06 Oktober 2022

Wajah Nusantara dalam album foto "Herinneringen aan Insulinde" keluaran studio Onnes Kurkdjian (9)

Pemandian Banyubiru, Pasuruan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Kawasan Gunung Kelud
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Gunung Kelud
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Kawah Ijen
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Kawah Ijen
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: antara 1910 dan 1921
Tempat: Jawa Timur (Banyubiru, kawasan Gunung Kelud, kawasan Ijen)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Studio Onnes Kurkdjian (Surabaya)
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: Edisi lain dari foto nomor 1 pernah dimuat di posting ini.

Kamis, 24 Maret 2022

Foto-foto keluaran studio Kurkdjian di album milik J.J.A. van Meel (3)

Sebuah jembatan di wilayah Malang
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sawah, petani, bajak, dan kerbau
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pemandian Banyubiru, Pasuruan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Tiga perempuan membatik
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sebuah situ di Cipanas, Garut
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Salah satu pesisir Sulawesi
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Waktu: sekitar 1910-an
Tempat: Garut, Malang, Pasuruan, Sulawesi
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Studio Onnes Kurkdjian
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: Edisi lain dari foto nomor 4 pernah dimuat di posting ini; nomor 6 di posting ini.

Kamis, 30 Desember 2021

Dari album foto Bali-Jawa sekitar tahun 1920 (30): Enam foto dari Jawa Timur

PENGANTAR

Rangkaian foto berikut berasal dari sebuah album yang cukup menarik karena berisi lebih dari 150 foto yang banyak di antaranya diberi label sehingga memudahkan kita untuk mengetahui isi foto yang ditampilkan. Sayangnya, tidak ada keterangan tentang kapan foto dibuat, kecuali foto-foto pada saat kunjungan PM Perancis, Georges Clemenceau, ke Hindia-Belanda di tahun 1920, dan kunjungan pemilik album ke wilayah Priangan di tahun 1921. Beberapa foto diperkirakan dibuat sebelumnya hingga ke tahun 1912. Secara keseluruhan kita bisa asumsikan bahwa foto-foto ini umumnya dibuat di antara tahun 1912 dan 1920/1921.

Apabila kita lihat koleksi foto ini, bisa dipastikan bahwa si pembuat album tinggal di Bali, kemungkinan besar bekerja di perusahaan pelayaran KPM (Koninklijke Paketvaart-Maatschappij), dengan basis di Benoa. Beberapa foto tampaknya dibuat oleh si pemilik album atau keluarganya, beberapa lain berasal dari juru foto profesional.


1912: Menyeret perahu di rute Cupel (Bali) - Banyuwangi
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1912: Perkebunan kopi
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1912: Pantai Selatan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Jembatan kereta api di atas Kali Brantas
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pemandian Banyubiru, Pasuruan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Kerusakan akibat letusan Gunung Kelud
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Waktu: antara 1912 dan 1921
Tempat: Jawa Timur
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Sabtu, 17 Juli 2021

Dari buku foto tentang Priangan dan Jawa Timur keluaran George Lewis dan Studio Kurkdjian: Jawa Timur I, 1910

Air terjun di Tosari
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Perumahan warga Tengger
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Jembatan kereta api menjelang Malang
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Ranu Klakah di Lumajang dengan latar belakang Gunung Lamongan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pemandian Banyubiru, Pasuruan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Warga Tretes (Prigen, Pasuruan) di pinggir sawah dengan latar belakang Gunung Welirang
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: sekitar 1910
Tempat: Jawa Timur
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: George Lewis / Studio Onnes Kurkdjian
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Jumat, 09 Agustus 2013

Evakuasi warga Belanda dari Banyubiru, 1946

(klik untuk memperbesar)
Waktu: 4 Januari 1946
Tempat: Banyubiru, Ambarawa
Tokoh:
Peristiwa: Warga Belanda dievakuasi dari kamp tahanan Banyubiru, setelah dibebaskan oleh pasukan Inggris.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Bettmann / Corbis

Kamis, 08 Agustus 2013

Pasukan Inggris membebaskan kamp tawanan Banyubiru, Ambarawa, 1945

(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
Waktu: 1945
Tempat: Ambarawa
Tokoh:
Peristiwa: Pasukan Inggris bergerak dari Ambarawa menuju Banyubiru untuk membebaskan sebuah kamp yang digunakan Jepang untuk menawan warga Belanda dan kemudian dikuasai oleh pejuang Indonesia. Setelah melewati blokade jalanan (foto ke-1), baku tembak dengan pejuang (foto ke-2), yang membawa korban di pihak Indonesia (foto ke-3), pasukan Inggris sampai dan disambut gembira oleh para tawanan (foto ke-4).
Sumber / Hak cipta: Imperial War Musem
Catatan: