Tampilkan postingan dengan label Probolinggo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Probolinggo. Tampilkan semua postingan

Kamis, 20 Oktober 2022

Dari sebuah album yang berisi foto-foto tentang Jawa di sekitar tahun 1880 karya Herman Salzwedel (6)

1880: Dua pria Jawa di Prigen (Pasuruan)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1875: Probolinggo
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1875: Bendungan Besuki
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1880: Saluran air untuk perkebunan kopi
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Waktu: sekitar 1875 dan 1880
Tempat: Jawa (a.l. Prigen, Probolinggo)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Carl Julius Herman Salzwedel
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Kamis, 01 April 2021

Aneka wajah Nusantara dari album foto keluaran Kleynenberg & Co terbitan 1912-1914 (17)

PENGANTAR

Di sekitar tahun 1912-1914 penerbit Kleynenberg & Co. mengeluarkan album berisi 170 foto tentang jajahan Belanda. 150 di antaranya berasal dari Hindia-Belanda, sisanya dari Suriname. Kebanyakan foto-fotonya kemungkinan dibuat di awal abad ke-20, beberapa di antaranya berasal dari fotografer terkenal seperti Jean Demmeni (fotografer kelahiran Padang Panjang, campuran Perancis dan Madura), Christiaan Nieuwenhuis (mantan KNIL yang beralih jadi fotografer, menetap dan meninggal di Padang), Carl Kleingrothe (orang Jerman yang menjadi fotografer di Medan), atau Cassian Kephas (fotografer lokal yang autodidak), dsb.

Album ini menjadi menarik karena merupakan kompilasi keanekaragaman wajah Nusantara saat itu: dari pantai hingga ke pegunungan, dari Aceh hingga ke Papau, dari warga Dayak hingga ke warga Timor, dari perkebunan hingga ke industri tambang. Tak ketinggalan pula aneka macam bangunan mulai dari gua yang masih jadi tempat tinggal hingga ke rumah besar dan keraton. Dari candi, gereja, mesjid, hingga ke pura. Juga dari nelayan, petani, hingga ke penyepuh emas; serta dari bermain kartu, menenun kain hingga ke pacuan kuda.

Tentu tak mungkin semuanya terangkum hanya dalam beberapa foto; tetapi album ini berhasil menunjukkan satu sisi dari keanekaragaman ini.

Blog ini akan menampilkan 150 foto ini; beberapa di antaranya, terutama foto yang populer, pernah ditampilkan sebelumnya secara sendiri-sendiri. 42 foto pertama akan berasal dari yang tersedia di arsip Atlas Van Stolk, ini dipilih karena umumnya sudah menguning sehingga kental kesan kunonya; sisanya dari koleksi Universitas Leiden.


56. Aliran lava Gunung Guntur, Garut
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
57. Gunung Haruman di kawasan Leles, Garut
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
58. Kali Banyuputih di kawasan Ijen, Situbondo
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
60. Sistem irigasi di sekitar Sungai Pekalen, Probolinggo
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
61. Pintu air dan sistem irigasi karya Belanda di Jawa Tengah
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
62. Sistem irigasi Pateguan di Pasuruan
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)

Waktu: album foto terbit antara tahun 1912 dan 1914, kemungkinan foto-fotonya sudah lebih tua lagi
Tempat (d.a.k.b.): Garut, Garut, Situbondo, Probolinggo, Jawa Tengah, Pasuruan
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto/gambar:
Sumber / Hak cipta: Kleynenberg & Co (Haarlem) / Universiteit Leiden
Catatan: Edisi lain dari foto no. 62 pernah dimuat di posting ini.

Kamis, 26 Desember 2019

Aksi Polisionil 1: Tentara Belanda merebut pos-pos TNI, 1947

Pasukan Belanda menguasai markas TNI di Genuk, Semarang
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIMH)
Militer Belanda menangkap seorang kopral TNI di sekitar Probolinggo
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NOVO)
Pasukan Belanda menguasai markas TNI yang belum teridentifikasi
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIMH)

Waktu: Juli 1947
Tempat: Genuk (Semarang), Probolinggo
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / Nederlands Instituut voor Militaire Historie / Nationaal Oorlogs- en Verzetsmuseum Overloon)
Catatan:

Jumat, 28 Desember 2018

Beberapa foto dari masa perang kemerdekaan, 1947

Topi baja dan senapan yang ditinggalkan TNI
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Probolinggo, 22 Juli 1947: Pos pasukan Belanda di rel kereta
(klik untuk memperbesar | © Hugo Wilmar / spaarnestad)
Palembang, 23 Oktober 1947: Pasukan Belanda dengan latar belakang stasiun radar Jepang
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Poso, Oktober 1947: Kedatangan pasukan Belanda di Poso
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Sumatera, 23 November 1947: pasukan Belanda menurunkan sekelompok pejuang kemerdekaan yang tertawan dari sebuah truk
(klik untuk memperbesar | © Exalto / gahetna)

Waktu: 1947
Tempat: Palembang, Poso, Probolinggo
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Hugo Wilmar (sebagian)
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief / Spaarnestad Photo
Catatan:

Jumat, 13 April 2018

Aksi Polisionil 1: Beberapa foto dari Jawa Timur

Madura, 4 Agustus 1947: Tank amfibi dari kesatuan marinir Belanda mencoba melintaso sebuah kali
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Malang, 2 Agustus 1947: Pasukan Belanda menggeledah dua delman
(klik untuk memperbesar | © Hugo Wilmar / spaarnestad / gahetna)
Tugu berwarna merah putih di Mojokerto yang didirikan para pejuang untuk mengenang para rekannya yang gugur
(klik untuk memperbesar | © Hugo Wilmar / spaarnestad / gahetna)
Probolinggo, 22 Juli 1947: Pasukan Belanda menduduki pelabuhan dan mengganti bendera merah putih dengan merah putih biru
(klik untuk memperbesar | © Hugo Wilmar / spaarnestad / gahetna)
Juli 1947: Seorang prajurit Belanda mengawasi garis demarkasi di sekitar Surabaya, menjelang Aksi Polisionil 1
(klik untuk memperbesar | © Hugo Wilmar / spaarnestad / gahetna)

Waktu: 1947
Tempat: Madura, Malang, Mojokerto, Probolinggo, Surabaya
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Hugo Wilmar (4 foto)
Sumber / Hak cipta: Spaarnestad Photo / Het Nationaal Archief
Catatan:

UPDATE 3 Januari 2020
Foto nomor 2 dan 4 dalam ukuran yang lebih besar:

(klik untuk memperbesar | © Het Geheugen / Spaanerstad)
(klik untuk memperbesar | © Het Geheugen / Spaanerstad)

Selasa, 25 Juli 2017

Tindakan bumi hangus pejuang kemerdekaan (17): pelabuhan Probolinggo

(klik untuk memperbesar | © gahetna)

Waktu: Agustus 1947
Tempat: Probolinggo
Tokoh:
Peristiwa: Reruntuhan dan puing-puing hasil aksi bumi hangus yang dilakukan pejuang kemerdekaan ketika Belanda menjalankan Aksi Polisionil 1 agar aset yang dianggap penting tidak jatuh ke tangan Belanda.
Fotografer: Hugo Wilmar
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan:

Jumat, 12 Desember 2014

Minggu, 30 November 2014

Candi Jabung di sekitar tahun 1875

(klik untuk memperbesar | © adoc-photos/Corbis)

Waktu: 1875
Tempat: Probolinggo
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Corbis
Catatan:

Senin, 16 September 2013

Oplet di tahun 1970

Waktu: 1970
Tempat: Ngadisari, Probolinggo
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Dean Conger
Sumber / Hak cipta: Corbis