Tampilkan postingan dengan label Candi Pawon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Candi Pawon. Tampilkan semua postingan

Senin, 11 September 2023

Kumpulan foto tentang candi-candi di Jawa dari juru potret yang belum teridentifikasi (2)

Patung tiga serangkai dari kawasan Candi Borobudur (?)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Salah satu patung Buddha dari Borobudur yang dibawa keluar kawasan candi
(klik untuk memperbesar | © NGA)
~1885: Candi Pawon
(klik untuk memperbesar | © NGA)
~1890: Tiga wanita Belanda berpose di Borobudur dengan stupa puncak masih belum dipugar
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: a.l. 1885, 1890
Tempat: Magelang
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: Edisi lain dari foto nomor 2 pernah dimuat di posting ini.

Jumat, 23 Desember 2022

Dari album foto seorang anggota Keraton Kanoman Cirebon (2)

PENGANTAR

Di antara album foto yang dibeli National Gallery of Australia dari koleksi Leo Haks, ada sebuah buku foto yang oleh NGA diberikan keterangan singkat "Samsoedin Indonesian family album 1930 - 1933". Sepintas isi album ini memang foto-foto keluarga Indonesia, yang berisi gambar dari anak kecil hingga dewasa, ketika di rumah atau sedang bepergian. Si keluarga tampaknya lumayan berada. Mereka memiliki mobil dengan plat nomor D, memiliki anjing ras, dan Samsoedin ini memiliki kamera yang tampaknya dia gunakan untuk mengambil banyak foto yang ada di album ini. Kemudian keluarga ini banyak berpergian, keliling Jawa, ke Bali, ke Palembang, bahkan sampai ke Singapura.

Si penyusun foto memberikan beberapa catatan, sehingga kita masih bisa mengetahui tentang apa foto-foto ini. Di salah satu foto ada keterangan De Koninklijke familie Kanoman, atau "Keluarga Kerajaan Kanoman". Ini menimbulkan dugaan bahwa keluarga yang ditampilkan di album ini adalah keluarga Keraton Kanoman, Cirebon. Dugaan ini diperkuat dengan catatan Samsoedin di foto dia bersama kerabat lelakinya yang diberi catatan 't Kanoman-trio and little brothers. Akhirnya catatan dia di awal album yang menyebutkan namanya, dan nama tempat "Soerabaja", "Bandoeng", "Java", dan "Kanoman" makin mengukuhkan dugaan ini.

Album ini menjadi menarik karena menampilkan golongan berada Indonesia di tahun 1930-an: pakaiannya, pendidikannya, bahasa yang digunakan, kegiatannya, serta pertemanannya. Album ini juga ikut memperlihatkan tempat mana saja yang menjadi tujuan perjalanan atau wisata saat itu. Dari album ini kita juga melihat bahwa Samsoedin ini sangat senang memfoto anak kecil terutama keponakannya, dan dalam beberapa foto juga kaum perempuan termasuk ibu dan saudara-saudara wanitanya. Ada juga foto yang memperlihatkan kunjungan Dr. Khalid Sheldrake ke Bandung. Khalid, yang nama aslinya Bertram William, adalah filantrop Inggris yang masuk Islam dan sempat dinobatkan menjadi Raja Islamestan di wilayah Xinjiang, RRT, sekarang.


Keluarga Keraton Kanoman di tahun 1931: Samsoedin memperlihatkan ayahnya (Sultan Anom?), ibunya, dan saudara-saudaranya
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Acara ulang tahun keponakan Samsoedin, anak dari Mochtar, yang bernama Otje
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Halaman yang menunjukkan Samsoedin bersama teman-teman sekolahnya di MULO-C, saat lebaran 1931, serta bersama mobil dan anjing herder di 1933
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Perjalanan Samsoedin bersama ayah, ibu, dan saudara a.l. ke Surabaya, Mojokerto, dan Pantai Popoh di Tulungagung
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Perjalanan Samsoedin bersama ayah, ibu, dan saudara mengunjungi Candi Borobudur, Mendut, dan Pawon, serta acara sekaten di Solo dan Yogyakarta, di samping Pasar Gede dan Sriwedari, Solo
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Keluarga Samsoedin di Jakarta; di bagian atas ada tiga foto yang lepas
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: di sekitar tahun 1930
Tempat: Cirebon, Jakarta, Magelang, Mojokerto, Semarang, Solo, Tulungagung, Yogyakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: a.l. Samsudin
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Minggu, 23 Mei 2021

Aneka wajah Nusantara dari album foto keluaran Toeristenbond voor Nederland terbitan 1911: 25-30

PENGANTAR

Di rangkaian posting sebelumnya blog ini menampilkan foto-foto dari album keluaran penerbit Kleynenberg & Co. dari tahun 1912-1914. Album yang berisi 150 foto ini menyajikan wajah-wajah Nusantara dari berbagai pelosok. Sebelumnya, di tahun 1911, Toeristenbond voor Nederland juga mengeluarkan album yang mirip. Album keluaran jawatan pariwisata Belanda ini berisi 100 foto yang juga menampilkan berbagai wajah Nusantara.

Isi album ini didominasi oleh foto karya Jean Demmeni, seorang fotografer campuran Perancis-Madura yang lahir di Padang Panjang dan banyak aktif di wilayah Minangkabau. Tidak mengherankan apabila hampir setengah dari album ini berisi foto dari wilayah Sumatera Barat.

Berbeda dengan album foto Kleynenberg yang mencakup banyak wilayah, album Toeristenbond ini masih membatasi tambahan liputan ke Jawa dan sedikit Sumatera Utara, di samping Sumatera Barat. Meski demikian, album ini tetap menarik karena mengindikasikan aspek warga Nusantara yang, paling tidak menurut khalayak Belanda saat itu, menarik untuk dicermati dari sudut pandang pariwisata.

Blog ini akan menampilkan ke-100 foto ini berurut sesuai nomornya. Foto-foto yang pernah dimuat sebelumnya, dalam konteks lain, akan diberi catatan.


25. Air terjun Curug Cibeureum, Sukabumi
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
26. Candi Pawon, Magelang
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
27. Taman Sari, Yogyakarta
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
28. Masjid Gedhe Kauman, Yogyakarta
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
29. Bagian dalam Keraton Yogyakarta
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
30. Bocah-bocah Garut bermain angklung
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)

Waktu: album foto terbit tahun 1911, foto-fotonya tentunya dibuat sebelum itu
Tempat (d.a.k.b.): Sukabumi, Magelang, Yogyakarta (3x), Garut
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto/gambar: Jean Demmeni
Sumber / Hak cipta: Universiteit Leiden
Catatan: Edisi lain dari foto no. 28 pernah dimuat sebelumnya di posting ini.