Tampilkan postingan dengan label Johan Paul van Limburg Stirum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Johan Paul van Limburg Stirum. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Juni 2022

Gubernur Jenderal Alexander Idenburg dan Johan Paul van Limburg Stirum

Alexander Idenburg
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Van Limburg Stirum
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: antara 1909 dan 1916 (foto atas); antara 1916 dan 1921 (foto bawah)
Tempat: Jakarta (?)
Tokoh: Alexander Willem Frederik Idenburg (Gubernur Jenderal Hindia Belanda 1909-1916); Johan Paul van Limburg Stirum (Gubernur Jenderal Hindia Belanda 1916-1921)
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Sabtu, 11 Juni 2022

Lawatan Gubernur Jenderal Johan Paul van Limburg Stirum ke Ambon (2), 1920

(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)


Waktu: 1920
Tempat: Ambon
Tokoh: Johan Paul van Limburg Stirum (Gubernur Jenderal Hindia Belanda 1916-1921)
Peristiwa: Gubernur Jenderal Van Limburg Stirum (bertopi kolonial) berfoto bersama istri dan para petinggi Belanda di depan benteng Victoria di Ambon.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan: Lihat juga posting terkait sebelum ini.

Rabu, 30 Desember 2020

Karikatur karya Johan Braakensiek tentang Mbok Indonesia, 1905-1920

De Amsterdammer, 3 Desember 1905
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)

Karikatur ini menggambarkan kebingungan para politisi Belanda melihat rakyat Indonesia tak habis-habisnya beranak pinak. Si Mbok Indonesia bercerita kepada Dirk Fock (kelak menjadi Gubernur Jenderal Hindia-Belanda 1921-1926) dan rekan-rekannya bahwa dia melahirkan kembar empat, sebelumnya kembar tiga, sebelumnya lagi kembar empat, dst. Dirk Fock berkomentar bahwa mereka harus memikirkan pendidikan anak-anak ini, begitu kesempatan kerja, dan aspek lainnya.

De Amsterdammer, 16 Oktober 1908
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)

Jurnalis Belanda Charles Boissevain mengadakan perjalanan di Hindia-Belanda di tahun 1908 dan mempublikasikannya (a.l. sebagai buku yang terbit tahun 1909). Karikatur di atas menggambarkan bagaimana Mbok Indonesia merasa bahwa dia terlalu banyak didandani atau dipercantik oleh Boissevain sehingga menjauh dari realita. Boissevain menyahut bahwa kalau orang sudah mencintai seorang wanita, dia akan mengusahakan si wanita senantiasa tampak menawan.

De Amsterdammer, 7 November 1915
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)

Karikatur di atas tampak seperti adegan dari kisah pahlawan super, tapi sejatinya diinsprirasi oleh kisah Perseus yang akan membebaskan Andromeda dari cengkraman naga. Perseus menggambarkan Johan Paul van Limburg Stirum yang baru saja ditunjuk menjadi Gubernur Jenderal Hindia-Belanda yang baru, sementara Andromeda adalah (Mbok) Indonesia, dan naga adalah burokrasi yang tampaknya di saat itu pun sudah menjadi tantangan yang sulit untuk dihadapi seorang gubernur jenderal sekalipun.

De Amsterdammer, 28 Februari 1920
(klik untuk memperbesar | © AVS)

Karikatur ini terbit dalam rangka menyambut hari kelahiran Multatuli (Eduard Douwes Dekker) yang ke-100, tepatnya 2 Maret 1920. Mbok Indonesia tampak digambarkan memberikan penghormatan kepada penulis yang telah membuka kekejaman penjajahan di Hindia-Belanda melalui karyanya Max Havelaar.

Waktu: 1905, 1908, 1915, 1920
Tempat: karikatur di atas terbit di Belanda dengan mengacu ke persoalan terkait Indonesia (Hindia-Belanda)
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto/gambar: Johan Braakensiek
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk | Universiteit Leiden
Catatan:

Selasa, 14 Februari 2017

Serah terima jabatan Gubernur Jenderal Hindia Belanda dari Idenburg ke van Limburg Stirum, 1916

(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)

Waktu: 1916
Tempat: Paleis Rijswijk (sekarang Istana Merdeka, Jakarta)
Tokoh: Alexander Willem Frederik Idenburg (Gubernur Jenderal Hindia Belanda 1909-1916; berdiri menghadap kamera, paling kanan); Johan Paul van Limburg Stirum (Gubernur Jenderal Hindia Belanda 1916-1921; berdiri di tengah menghadap kamera)
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Spaarnestad Photo
Catatan:

Senin, 12 Januari 2015

Lawatan Gubernur Jenderal Johan Paul van Limburg Stirum ke Ambon, 1920

(klik untuk memperbesar | © gahetna)

(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)

Waktu: 1920
Tempat: Ambon
Tokoh: Johan Paul van Limburg Stirum (Gubernur Jenderal Hindia Belanda)
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan: Foto ketiga memperlihatkan gerbang bertuliskan huruf Kanji yang dihias dalam menyambut kedatangan Johan Paul van Limburg Stirum.