Tampilkan postingan dengan label Ali Sastroamidjojo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ali Sastroamidjojo. Tampilkan semua postingan

Senin, 23 Februari 2026

Pelantikan Ali Sastroamidjojo sebagai perdana menteri untuk kedua kalinya, 2 April 1956

Ali Sastroamidjojo mengucapkan sumpah di bawah Al-Quran untuk memimpin Kabinet Ali Sastroamidjojo II
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 2 April 1956
Tempat: Jakarta
Tokoh: Ali Sastroamidjojo (salah satu pendiri Republik Indonesia)
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Kamis, 16 Oktober 2025

Beberapa foto dari perundingan Renville, Januari 1948 dan sesudahnya (7)

17 Januari 1948: Abdulkadir Widjojoatmodjo menandatangani naskah perjanjian atas nama delegasi Belanda
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Raymond Herremans, perwakilan dari Belgia berbicara. Di sisi kanan dia tampak tokoh India dan perwakilan dari Australia. Di sisi kiri dia kemungkinan kapten USS Renville, yaitu William W. renville William W. Ball, dan perwakilan Amerika Serikat Frank Graham.
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Yogyakarta, 12 April 1948: Warga menyambut riuh kedatangan delegasi Indonesia yang kembali ke Yogkarta. Tampak di tengah-tengah, Ali Sostroamijoyo (berjanggut hitam), sementara anak-anak dan pemuda menjulurkan tangan gembira di halaman stasiun kereta.
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Yogyakarta, 12 April 1948: Sudut lain yang memperlihatkan kemeriahan sambutan warga Yogyakarta dalam menyambut kedatangan delegasi Indonesia setelah perundingan di kapal USS Renville
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1948
Tempat: Kapal USS Renville di perairan Tanjung Priuk, Yogyakarta
Tokoh:
  • Kolonel Raden Abdulkadir Widjojoatmodjo (perwira KNIL yang anti kemerdekaan Indonesia)
  • Ali Sostroamjioyo (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan)
  • Frank Porter Graham (Ketua Komisi Jasa-jasa Baik PBB)
Peristiwa: perundingan Renville dan sesudahnya
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Selasa, 14 Oktober 2025

Beberapa foto dari perundingan Renville, Januari 1948 (6)

Delegasi Indonesia, d.ki.k.ka.: Ali Sostroamjoyo, dr. Tjoa Tik Len (?), Haji Agus Salim, ?, Johannes Leimena, Nasrun (?), ?, Adnan Kapau Gani
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Perbincangan di delegasi Belanda yang a.l. diikuti M. Hamelink (di tengah, berdasi, bertolak pinggang), orang Belanda yang menjadi Menteri Keuangan Negara Indonesia Timur
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Haji Agus Salim mencoba mengatur mikrofon ketika Amir Syarifuddin berpidato atas nama delegasi Indonesia
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Amir Syarifuddin membacakan pernyataan delegasi Indonesia dengan a.l. ditemani oleh Haji Agus Salim dan Johennes Leimena
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 17 Januari 1948
Tempat: Kapal USS Renville di perairan Tanjung Priuk
Tokoh:
  • Adnan Kapau Gani (Wakil Perdana Menteri Indonesia)
  • Haji Agus Salim (Menteri Luar Negeri)
  • Amir Syarifuddin Harahap (Perdana Menteri Indonesia, ketua delegasi Indonesia di perundingan Renville) 
  • Johannes Leimena (Menteri Kesehatan)
Peristiwa: perundingan Renville
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Jumat, 10 Oktober 2025

Beberapa foto dari perundingan Renville, Januari 1948 (4)

Duduk di depan, d.ki.k.ka.Sir Richard Clarence Kirby (diplomat Australia anggota KTN), Frank Potter Graham (Ketua KTN asal Amerika Serikat), dan Abdulkadir Widjojoatmodjo
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Paul van Zeeland (anggota KTN asal Belgia) berbicara, diamati oleh delegasi Indonesia yang a.l. terdiri dari d.ki.k.ka. Johannes Latuharhary (paling kiri), Ali Sastroamidjojo (berjanggut hitam), Haji Agus Salim (berpeci), Johannes Leimena, Nasrun (? berdasi), Adnan Kapau Gani (bertopi TNI)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Amir Syarifuddin sebagai ketua delegasi Indonesia menandatangani dokumen perjanjian. Di foto ini tampak anggota delegasi Indonesia Kolonel Tahi Bonar Simatupang (berkumis dan berjanggut di belakang Amir), dan kemungkinan dr. Tjoa Tik Len (berkacamata di belakang Haji Agus Salim).
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
D.ki.k.ka.: Paul van Zeeland (Belgia), tokoh India, Sir Richard Clarence Kirby (diplomat Australia), Frank Potter Graham (Amerika Serikat)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 17 Januari 1948
Tempat: Kapal USS Renville di perairan Tanjung Priuk
Tokoh:
  • Adnan Kapau Gani (Wakil Perdana Menteri Indonesia)
  • Ali Sastroamidjojo (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan)
  • Amir Syarifuddin Harahap (Perdana Menteri Indonesia, ketua delegasi Indonesia di perundingan Renville) 
  • Haji Agus Salim (Menteri Luar Negeri)
  • Johannes Leimena (Menteri Kesehatan)
  • Frank Porter Graham (Ketua Komisi Jasa-jasa Baik PBB)
  • Paul Guillaume Viscount van Zeeland (mantan PM Belgia yang menjadi salah satu anggota Komisi Jasa-jasa Baik PBB) 
  • Sir Richard Clarence Kirby (diplomat Australia, salah satu anggota Komisi Jasa-jasa Baik PBB) 
  • Tahi Bonar Simatupang (perwira TNI yang menjadi penasihat militer delegasi Indonesia di perundingan Renville)
Peristiwa: perundingan Renville
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Minggu, 07 November 2021

Ali Sastroamidjojo dan Mohammad Roem di pertemuan Kaliurang, 1948

PENGANTAR

Pertemuan Kaliurang di tahun 1948 merupakan satu dari beberapa usaha penyelesaian konflik Belanda-Indonesia melalui jalur perundingan. Blog ini pernah menampilkan beberapa foto dari acara ini (lihat di sini). Berikut tambahan foto-foto berikutnya.


(klik untuk memperbesar | © AVS)

Mohammad Roem (depan) dan Ali Sastroamidjojo (belakang) bersama dua anggota delegasi Indonesia di pertemuan Kaliurang.

(klik untuk memperbesar | © AVS)

Delegasi Belanda di sebelah kiri, sementara Indonesia di sebelah kanan bersama Ali Sastroamidjojo dan Mohammad Roem. Di bagian tengah adalah mediator dari Komisi Tiga Negara yang terdiri dari Australia, Amerika Serikat, dan Belgia.

(klik untuk memperbesar | © AVS)

Mohammad Roem (berdasi kupu-kupu) berbincang bersama wakil Amerika Serikat, Court Dubois (kiri), dan wakil Australia, Tom Critchley (kanan).

Waktu: 20 April 1948
Tempat: Kaliurang (Sleman)
Tokoh: Ali Sastroamidjojo dan Mohammad Roem (pejuang kemerdekaan di jalur diplomasi)
Peristiwa:
Juru foto/gambar:
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan:

Minggu, 21 April 2019

Soekarno-Hatta dan para menteri Republik Indonesia ketika diasingkan oleh Belanda di Bangka, 1949

(klik untuk memperbesar | © KITLV)

Waktu: Februari 1949
Tempat: Bangka
Tokoh (d.ki.k.ka.):
  1. Abdul Gaffar Pringgodigdo (Sekretaris Negara)
  2. Muhammad Natsir (Menteri Penerangan)
  3. Mohammad Roem (mantan Menteri Dalam Negeri)
  4. Herling Laoh (Menteri Pekerjaan Umum)
  5. Abdul Halim (salah seorang pembentuk PDRI)
  6. Haji Agus Salim (Menteri Luar Negeri)
  7. Darma Setiawan (mantan Menteri Kesehatan)
  8. Soekarno (Presiden)
  9. ?
  10. Muhammad Hatta (Wakil Presiden; Perdana Menteri)
  11. Johannes Leimena (Menteri Kesehatan)
  12. Djuanda Kartawidjaja (Menteri Perhubungan)
  13. Subari (?)
  14. Kusnan (Menteri Perburuhan dan Sosial)
  15. Assaat gelar Datuk Mudo (Ketua BP-KNIP)
  16. Ali Sastroamidjojo (Menteri Pendidikan dan Kebudayaan)
  17. [Sumarto (seorang komisaris polisi Belanda)]
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde
Catatan:

Rabu, 04 Oktober 2017

Kongres kedua Permufakatan Perhimpunan-perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia di Surakarta, 1929

(klik untuk memperbesar | © KITLV)

Waktu: antara 25-27 Desember 1929
Tempat: Surakarta
Tokoh: Muhammad Husni Thamrin (duduk ketiga dari kiri), dr. Sutomo (kelima), Soekarno (ketujuh), Ali Sastroamijoyo (berdiri ketujuh dari kiri)
Peristiwa: Kongres kedua Permufakatan Perhimpunan-perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia yang merupakan peleburan beberapa perhimpunan pemuda yang tadinya bersifat kedaerahan atau terpisah-pisah.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde
Catatan:

Kamis, 17 Agustus 2017

Para mahasiswa Perhimpoenan Indonesia di Leiden, 1924

(klik untuk memperbesar | © KITLV)

Waktu: antara 1924-1927
Tempat: kemungkinan di Leiden
Tokoh: Di foto ini berkumpul para mahasiswa Indonesia di Belanda, beberapa di antaranya kelak menjadi pejuang kemerdekaan Indonesia atau bapak bangsa di masa awal negara Republik Indonesia seperti Muhammad Hatta, Achmad Soebardjo, Ali Sastroamidjojo, Soenarjo, atau Wirjono Prodjodikoro.
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde
Catatan:

Kamis, 18 Februari 2016

Soekarno dan Ali Sastroamidjojo di Istana Merdeka, 1964

(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Waktu: 1964
Tempat: Istana Merdeka (Jakarta)
Tokoh: Soekarno (Presiden RI), Ali Sastroamidjojo (Ketua Umum PNI)
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan:

Rabu, 30 Juli 2014

Delegasi Indonesia di perundingan Renville, 1948

klik untuk memperbesar (© gahetna)
Waktu: 17 Januari 1948
Tempat: Tanjung Priuk, Jakarta
Tokoh: Amir Syarifuddin Harahap (ketua delegasi Indonesia; berpeci di sebelah kanan), Haji Agus Salim (tengah, berpeci hitam), Ali Sastroamidjojo (sebelah kanan Agus Salim)
Peristiwa: Delegasi Indonesia di perundingan Renville, yang diketuai Amir Syarifuddin, dengan anggota a.l. Haji Agus Salim dan Ali Sastroamidjojo.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan:

Jumat, 27 Juni 2014

Pertemuan 5 negarawan dalam rangka persiapan Konferensi Asia Afrika, 1955

(klik untuk memperbesar)
Waktu: 8 Januari 1955
Tempat: Istana Bogor
Tokoh: U Nu (Perdana Menteri Burma), Mohammed Ali Bogra (Perdana Menteri Pakistan), Ali Sastroamidjojo (Perdana Menteri RI), John Lionel Kotelawala (Perdana Menteri Sri Lanka), Jawaharlal Nehru (Perdana Menteri India)
Peristiwa: Lima kepala pemerintahan dari Burma, Pakistan, Indonesia, Sri Lanka, dan India bertemu di Bogor untuk mempersiapkan Konferensi Asia Afrika yang kemudian diadakan di Bandung, April 1955.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Bettmann / Corbis
Catatan: Pertemuan ini terkadang disebut juga Konferensi Panca Negara.

Sabtu, 31 Mei 2014

Ali Sastroamidjojo dan Presiden India Rajendra Prasad, 1954

(klik untuk memperbesar)
Waktu: 30 September 1954
Tempat: New Delhi
Tokoh: Ali Sastroamidjojo (Perdana Menteri RI), Titi Roelia (isteri Ali Sastroamidjojo), Rajendra Prasad (Presiden India)
Peristiwa: Ali Sastroamidjojo melawat ke India untuk berdiskusi dengan Jawahrlal Nehru tentang dampak pembentukan Pakta Manila (SEATO) atas situasi di Asia Tenggara.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Bettmann / Corbis

Senin, 07 April 2014

Ali Sastroamidjojo di tahun 1967

(klik untuk memperbesar)
Waktu: 12 Oktober 1967
Tempat: Jakarta
Tokoh: Ali Sastroamidjojo (mantan Perdana Menteri)
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Bettmann / Corbis

Minggu, 02 Maret 2014

Soekarno, Guntur, dan Megawati di New York, 1961

Hulton Archive/Getty Images
Waktu: 1961
Tempat: New York, Amerika Serikat
Tokoh: Soekardjo Wirjopranoto (Duta Besar Indonesia untuk PBB), Megawati Soekarnoputri (anak Soekarno), Guntur Soekarnoputra (anak Soekarno), Soekarno (Presiden Indonesia), Ali Sastroamidjojo (berkacamata gelap di pintu pesawat?)
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Hulton Archive/Getty Images
Catatan: Soekardjo Wirjopranoto meninggal dunia di New York satu tahun kemudian.

Selasa, 18 Februari 2014

Soekarno bersama para tokoh lain pendiri republik ini (3), 1949

Mohammad Roem, Soekarno, Agus Salim
(© Bert Hardy | Picture Post/Getty Images)
Mohammad Roem, ?, Muhammad Hatta, Soekarno, ?, Haji Agus Salim, Ali Sostromamidjojo, Muhammad Natsir
(© Bert Hardy | Picture Post/Getty Images)
Waktu: 1949
Tempat: kemungkinan besar di pengasingan di Bangka setelah Belanda menangkap Soekarno, Hatta, dan para menteri Republik Indonesia semasa Aksi Polisionil 2
Tokoh: Soekarno (Presiden Indonesia), Muhammad Hatta (Wakil Presiden Indonesia), Haji Agus Salim (Menteri Luar Negeri), Muhammad Natsir (Menteri Penerangan), Ali Sastroamidjojo (Menteri Pengajaran), Mohammad Roem (mantan Menteri Dalam Negeri)
Peristiwa:
Fotografer: l.d.a.
Sumber / Hak cipta: l.d.a.
Catatan:

Kamis, 06 Februari 2014

Soekarno membaur dengan rakyat yang dipimpinnya (1)

Bert Hardy | Picture Post/Getty Images
Bert Hardy | Picture Post/Getty Images
Bert Hardy | Picture Post/Getty Images
Waktu: 16 April 1949
Tempat: ?
Tokoh: Soekarno (Presiden Indonesia), Ali Sastroamidjojo (tokoh PNI)
Peristiwa: Soekarno turun ke bawah, mengunjungi rakyat dari negara muda yang dipimpinnya.
Fotografer: l.d.a.
Sumber / Hak cipta: l.d.a.
Catatan: Soekarno terlihat memang dari dahulu sudah menaruh perhatian pada penampilan. Setelan putih-putihnya ditemani pula oleh sepatu putih, dan tentunya kaos kaki putih.

Sabtu, 04 Januari 2014

Ali Sastroamidjojo di tahun 1963

Terrence Spencer | Time Life Pictures/Getty Images
Waktu: 1963
Tempat: Ambon (?)
Tokoh: Ali Sastroamidjojo (petinggi PNI)
Peristiwa: Ali Sastroamidjojo mendampingi lawatan Soekarno ke Indonesia Timur dalam kampanye Trikora.
Fotografer: l.d.a.
Sumber / Hak cipta: l.d.a.

Rabu, 20 November 2013

Konferensi Asia-Afrika: Soekarno

(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)

Waktu: April 1955
Tempat: Bandung
Tokoh: Soekarno (Presiden RI), Ali Sastroamidjojo (Perdana Menteri RI)
Peristiwa: Ali Sastroamidjojo menyambut kedatangan Soekarno (atas); Soekarno berbicara di depan para delegasi konferensi (bawah)
Fotografer: Howard Sochurek (atas), Lisa Larsen (bawah)
Sumber / Hak cipta: LIFE

Kamis, 14 November 2013

Konferensi Asia-Afrika 1955: Delegasi dari Asia

John Lionel Kotelawala
U Nu
Ali Sastroamidjojo
Fatin Rüştü Zorlu
Sovag Jung Thapa (berjas gelap)
Sardar Muhammad Naim Khan
Carlos Peña Rómulo
Tatsunosuke Takasaki
 Waktu: April 1955
Tempat: Bandung
Tokoh: Ali Sastroamidjojo (Perdana Menteri RI)
John Lionel Kotelawala (Perdana Menteri Sri Lanka)
U Nu (Perdana Menteri Burma)
Fatin Rüştü Zorlu (Wakil Perdana Menteri Turki)
Sovag Jung Thapa (Menteri Luar Negeri Nepal)
Sardar Muhammad Naim Khan (wakil Afghanistan)
Carlos Peña Rómulo (diplomat Filipina)
Tatsunosuke Takasaki (politikus Jepang)  
Peristiwa: Konferensi Asia-Afrika 1955
Fotografer: Lisa Larsen [1-2], Howard Sochurek [3-6], ? [7-8]
Sumber / Hak cipta: LIFE [1-6], Bettmann / Corbis [7-8]

Jumat, 18 Oktober 2013

Konferensi Asia-Afrika 1955: Beberapa negarawan (3)

Ali Sastroamidjojo, Jawaharlal Nehru
Ali Sastroamidjojo, Norodom Sihanouk
Ali Sastroamidjojo, John Lionel Kotelawala

Waktu: April 1955
Tempat: Bandung
Tokoh: Ali Sastroamidjojo (Perdana Menteri RI)
Jawaharlal Nehru (Perdana Menteri India)
Pangeran Norodom Sihanouk (negarawan Kamboja)
John Lionel Kotelawala (Perdana Menteri Sri Lanka)
Peristiwa: Konferensi Asia-Afrika 1955
Fotografer: Howard Sochurek [1-2], Lisa Larsen [3]
Sumber / Hak cipta: LIFE