Tampilkan postingan dengan label tahanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tahanan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 Januari 2016

Kamp tawanan Cideng setelah Jepang menyerah (2), 1945

(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Waktu: 1945
Tempat: Cideng (Jakarta)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan: Setelah mengalahkan Belanda, Jepang menempatkan para wanita dan anak-anak bule, umumnya Belanda, di kamp tawanan Cideng; sementara para lelaki ditempatkan di kamp lain.

Sabtu, 30 Agustus 2014

Para pimpinan pemberontakan komunis di Ciamis, 1927

Sastra Tabai, dihukum seumur hidup.
(klik untuk memperbesar, © gahetna)
Dirja (kiri) dan Egom (kanan), keduanya dihukum mati.
(klik untuk memperbesar, © gahetna)
Hasan Baki, dihukum mati.
(klik untuk memperbesar, © gahetna)
Waktu: 1927
Tempat: Ciamis (?)
Tokoh: Sastra Tabai, Dirja, Egom, Hasan Baki (para pimpinan pemberontakan komunis di Ciamis tahun 1926, yang kemudian divonis oleh Belanda dengan hukuman mati atau seumur hidup).
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan:

Minggu, 29 Juni 2014

Para pejuang Sulawesi Selatan yang ditangkap Belanda di Polombangkeng, 1948

Ini adalah wajah-wajah dari para pejuang Indonesia di Sulawesi Selatan yang tertangkap Belanda di wilayah Polombangkeng pada tanggal 8 Januari 1948. Foto-foto ini dibuat di penjara Makassar, salah satunya malah dengan pose yang lumayan unik untuk tawanan perang.
Catatan: klik foto untuk memperbesar.

Berdiri dari kiri ke kanan: Mayor Ngampa, Mayor Pali, Letkol Sija, Kopral Leo, Serma Lawa.
Jongkok dari kiri ke kanan: Letkol Sibali, Letkol Relly, Kolonel Leo, Kolonel Temta, Letnan Mangun.
gahetna)
Dari kiri ke kanan: Bami, Bali, Ngalle.
gahetna)
Kol. Jaweng
gahetna)
Berdiri dari kiri ke kanan: Mayor Ngampa, Mayor Pali, Letkol Sija, Kopral Leo, Serma Lawa.
Jongkok dari kiri ke kanan: Letkol Sibali, Letkol Relly, Kolonel Leo, Kolonel Temta, Letnan Mangun.
gahetna)
Letjen. Ngalle
gahetna)
Waktu: 1948
Tempat: Makassar
Tokoh: l.d.a.
Peristiwa:
Fotografer:
 Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief gahetna.nl

Kamis, 30 Mei 2013

Kamp tawanan Cideng setelah Jepang menyerah (1), 1945

(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
Waktu: September/Oktober 1945, setelah Jepang menyerah kepada Sekutu
Tempat: Cideng, Jakarta
Tokoh: Laksamana Muda W. R. Patterson, panglima skuadron penjelajah kelima AL Inggris (foto atas, sedang berpidato di depan para mantan tawanan)
Peristiwa: Suasana di kamp tahanan Cideng, yang digunakan Jepang untuk menginternir warga sipil Belanda dari kalangan wanita dan anak-anak.
Sumber / Hak cipta: Imperial War Musem
Catatan:


UPDATE 13 Agustus 2019

Berikut foto pertama dan ketiga dengan ukuran yang lebih besar, tapi sayang kemungkinan reproduksi sehingga kualitasnya tidak sebagus yang di atas:
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Jumat, 22 Februari 2013

Tahanan komunis di penjara Salemba, 1966

(klik untuk memperbesar)
Waktu: 1966
Tempat: Penjara Salemba, Jakarta
Tokoh:
Peristiwa: Tahanan komunis berkebun di penjara Salemba, 1965
Fotografer: Co Rentmeester
Sumber / Hak cipta: Time Life
Catatan: