Tampilkan postingan dengan label Buleleng. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buleleng. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 Juni 2026

Operasi pasukan Belanda di Bali, 1946 (2)

Sangsit (Buleleng): Belanda menyokong warga lokal dalam pembentukan kesatuan "Anti Pemberontak" untuk menghadapi pejuang kemerdekaan. Dikabarkan kesatuan ini memiliki salam seperti terlihat di foto dengan teriakan "Bersatu!".
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Negara (Jembrana?): Komandan militer Belanda di Negara mengumpulkan warga lokal untuk menentang para pendukung Republik Indonesia
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Pempatan (Karangasem): Sekitar 50 pejuang, dengan dua senjata mesin, menyerang pos Belanda di Pempatan. Belanda berhasil menghalau, merebut sebuah senapan mesin, dan menangkap beberapa pejuang yang di foto di atas tampak duduk (terikat?) di beranda rumah. Esoknya Belanda membagi-bagikan beras kepada penduduk Pempatan yang mendukung Belanda.
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Warga Bali yang dikumpulkan Belanda dalam menggalang dukungan untuk menghadapi para pejuang kemerdekaan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Pupuan (Tabanan): Militer Belanda datang ke Pupuan dan menghalau para pejuang kemerdekaan. Warga Pupuan yang pro Belanda menyambut kedatangan pasukan Belanda dengan mengangkat tangan kanan tinggi-tinggi.
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: Oktober 1946
Tempat: Bali
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Minggu, 23 Juli 2023

Aneka foto dari zaman Belanda karya para juru foto yang belum teridentifikasi (21)

Schouwburg, dengan plang jalan Komedie Buurt, sekarang Gedung Kesenian Jakarta
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sebuah sudut Jakarta dengan jalur trem
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1920: Tiga wanita Jawa membatik
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1920-an: Kemungkinan Pangeran Buleleng, Gusti Ngurah Ketut Jelantik, bersama tiga penari Legong
(klik untuk memperbesar | © NGA)
~1916: Stasiun kereta Purwokerto
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: a.l. 1916, 1920, 1920-an
Tempat: a.l. Buleleng, Jakarta, Purwokerto
Tokoh: Gusti Ngurah Ketut Jelantik (Pangeran Buleleng)
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Jumat, 03 Maret 2023

Kumpulan foto hasil jepretan K.T. Satake dari sekitar tahun 1930 (2)

K.T. Satake adalah juru foto dari Jepang yang berkeliling di Hindia-Belanda pada sekitar tahun 1930 dan mempublikasikan foto-fotonya di album berjudul Sumatra Java Bali yang dikeluarkan pada tahun 1933. Blog ini pernah menampilkan beberapa foto karya Satake ini sejak tanggal 30 Juni 2017 hingga 7 Agustus 2017.

Halaman pengantar album K.T. Satake edisi bahasa Inggris
(klik untuk memperbesar)

Kali ini beberapa foto tambahan akan menambah rangkaian ini. Ada pula pemuatan beberapa ulang foto, kali ini dalam ukuran yang lebih besar, serta dengan level kontras-terang yang sudah di-adjust dengan bantuan komputer.


Dua wanita Bali
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Gerbang sebuah pura
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Dua lelaki Bali dengan ayam sabungan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Dua pedagang makanan minuman di depan sebuah pura di Singaraja
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Warga Bali di pemandian desa Tejakula, Buleleng
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: sekitar tahun 1930
Tempat: Bali (a.l. Buleleng)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: K.T. Satake
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: Foto nomor 1 pernah dimuat di posting ini; nomor 2 di sini;  nomor 3 di sini.

Jumat, 20 Januari 2023

Bali dalam jepretan Cornelius Louis André Roosevelt, 1928 (8)

Dua wanita Bali mengusung sesajian
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pemandian desa di Tejakula, Buleleng
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Jembatan gantung di atas sungai kering berbatu
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Penari Barong
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Taman Ujung Karangasem
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sisi lain dari Taman Ujung Karangasem
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1928 atau sebelumnya
Tempat: Bali (a.l. Buleleng, dan Karangasem)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Cornelius Louis André Roosevelt
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Sabtu, 19 November 2022

Dari sebuah album foto tentang Jawa dan Bali di sekitar tahun 1920 (3)

Foto-foto berikut berasal dari sebuah album tanpa tahun dan tanpa deskripsi, yang berisi gambar-gambar dari Bali, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Berdasarkan foto-foto ini kemungkinan si pemilik foto adalah seorang tokoh Belanda di pabrik gula Purwoasri, Kediri. Dia mengumpulkan foto juga dari perjalanannya ke Bali, Bromo, dan Parahyangan. Berbeda dengan foto-foto pribadi yang kemungkinan diambil sendiri, foto-foto hasil wisata kemungkinan berasal dari fotografer profesional seperti misalnya Thilly Weisenborn.
Kecuali lima halaman terakhir, tiap halaman dari album ini berisi dua foto atau lebih. Blog ini akan memuat tampilan per halaman, dan kemudian masing-masing foto di tiap halaman.

Halaman 5
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Halaman 5: Pertunjukan tari Bali di Buleleng
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Halaman 5: Kaum pria Buleleng dalam pakaian adat
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Halaman 6
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Halaman 6: Acara adat di Buleleng
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Halaman 6: Gunung Batok, kawasan Bromo
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Halaman 6: Kawah Gunung Batok
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: sekitar 1920
Tempat: Bali, Jawa Timur
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: kemungkinan Thilly Weisenborn
Sumber / Hak cipta:National Gallery of Australia
Catatan:

Minggu, 19 Juni 2022

Jaringan pelayaran KPM (Koninklijke Paketvaart-Maatschappij) di perairan Nusantara (2)

Buleleng
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Tanjung Priuk
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Palembang
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Tanjung Priuk
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Tanjung Priuk
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: sebelum 1942
Tempat: Buleleng, Jakarta, Palembang
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Kamis, 16 Juni 2022

Foto-foto karya Thilly Weissenborn di album "Fotografiën van Bali" keluaran studio Kurkdjian, 1913 (5)

PENGANTAR

Thilly Weissenborn merupakan perempuan pertama di Hindia-Belanda yang merintis fotografi profesional. Ada beberapa karyanya menyebar di blog ini; termasuk 14 foto di album Bali yang dikeluarkan oleh studio foto Lux yang didirikan Thilly di Garut. Kali ini blog ini akan menampilkan 28 foto karya Thilly yang dikeluarkan oleh studio foto Kurkdjian, Surabaya, di tahun 1913.

(klik untuk memperbesar | © NGA)

Gembala kerbau dengan latar belakang Gunung Batur
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pura Bila Bajang (Kubutambahan, Buleleng)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Nelayan di Kampung Baru (Buleleng?)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Perempuan Bali menumbuk padi
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1913 atau sebelumnya
Tempat: Bali
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Thilly Weissenborn
Sumber / Hak cipta: studio foto Onnes Kurkdjian | National Gallery of Australia
Catatan:

Selasa, 14 Juni 2022

Foto-foto karya Thilly Weissenborn di album "Fotografiën van Bali" keluaran studio Kurkdjian, 1913 (4)

PENGANTAR

Thilly Weissenborn merupakan perempuan pertama di Hindia-Belanda yang merintis fotografi profesional. Ada beberapa karyanya menyebar di blog ini; termasuk 14 foto di album Bali yang dikeluarkan oleh studio foto Lux yang didirikan Thilly di Garut. Kali ini blog ini akan menampilkan 28 foto karya Thilly yang dikeluarkan oleh studio foto Kurkdjian, Surabaya, di tahun 1913.

(klik untuk memperbesar | © NGA)

Sapi dengan genta raksasa
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pasar di Denpasar
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sabung ayam di Bangkang (Buleleng?)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Gadis Bali dalam pakaian adat
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Dua lelaki Bangli
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1913 atau sebelumnya
Tempat: Bali
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Thilly Weissenborn
Sumber / Hak cipta: studio foto Onnes Kurkdjian | National Gallery of Australia
Catatan: Foto nomor 3 pernah dimuat di posting ini sebelumnya.

Jumat, 10 Juni 2022

Foto-foto karya Thilly Weissenborn di album "Fotografiën van Bali" keluaran studio Kurkdjian, 1913 (2)

PENGANTAR

Thilly Weissenborn merupakan perempuan pertama di Hindia-Belanda yang merintis fotografi profesional. Ada beberapa karyanya menyebar di blog ini; termasuk 14 foto di album Bali yang dikeluarkan oleh studio foto Lux yang didirikan Thilly di Garut. Kali ini blog ini akan menampilkan 28 foto karya Thilly yang dikeluarkan oleh studio foto Kurkdjian, Surabaya, di tahun 1913.

(klik untuk memperbesar | © NGA)

Gerbang Pura Beji Sangsit (Sawan, Buleleng)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pura di desa Mayong (Seririt, Buleleng)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Nelayan menangkap penyu
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Perempuan Bangli menumbuk padi
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Lima patung Bali
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1913 atau sebelumnya
Tempat: Bali
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Thilly Weissenborn
Sumber / Hak cipta: studio foto Onnes Kurkdjian | National Gallery of Australia
Catatan: Foto nomor 3 pernah dimuat di posting ini sebelumnya; foto nomor 5 di posting ini.