Tampilkan postingan dengan label 1941. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 1941. Tampilkan semua postingan

Jumat, 08 Mei 2026

Gubernur Jenderal Hindia-Belanda terakhir, Tjarda van Starkenborgh Stachouwer: Dalam Koninginnedag terakhir sebelum invasi Jepang, 1941 (3)

Koninginnedag (sekarang Koningsdag) merupakan hari nasional besar bagi warga Belanda. Pada hari itu warga Belanda di negerinya, dan di wilayah jajahannya, merayakan hari ulang tahun Sang Ratu (sekarang Raja). Tahun 1941 merupakan saat terakhir di mana Hindia-Belanda merayakan hari besar ini di bawah pimpinan Gubernur Jenderal. Tidak sampai lima bulan kemudian, pasukan Jepang menyerang dan kemudian menduduki Hindia-Belanda.

(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 31 Agustus 1941 (hari ulang tahun Ratu Wilhelmina yang ke-61)
Tempat: Jakarta, tepatnya di area yang sekarang menjadi Istana Merdeka
Tokoh: Conrad Emil Lambert Helfrich (depan kanan; Panglima KNIL Laut, terkenal karena prestasi armada kapal selamnya dalam menenggelamkan kapal-kapal Jepang, kelak menjadi penentang sengit kemerdekaan Indonesia); Jonkheer Alidius Warmoldus Lambertus Tjarda van Starkenborgh Stachouwer (bersetelan serba putih; Gubernur Jenderal Hindia-Belanda 1936-1942); Letnan Jenderal Gerardus Johannes Berenschot (depan kiri; Panglima KNIL) 
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Minggu, 29 Maret 2026

Wajah industri di Nusantara di sekitar awal tahun 1940-an

Desember 1941: Tangki-tangki minyak di Kalimantan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Penambangan timah di Bangka
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Menara pengilangan minyak
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1941 (foto pertama)
Tempat: Bangka (foto kedua), Kalimantan (foto pertama)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Senin, 23 Maret 2026

Kedatangan Menteri Urusan Tanah Jajahan, Welter, dan Menteri Luar Negeri Belanda, Van Kleffens, ke Hindia-Belanda, 1941

Sebuah kolase foto, yang menunjukkan Welter (ketiga dari kiri, sedang menerima minuman dari seorang pelayan lokal) dan Van Kleffens (paling kanan) diapit boss perusahaan minyak Bataafsche Petroleum Maatschappij, A.C. Sandkuyl (paling kiri), serta pimpinan himpunan pengusaha, C.H.P. de Villeneuve (kedua dari kanan)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Welter (berjas putih dengan tanda X di atas kepalanya) di kerumunan masyarakat Belanda di bar minuman Slavische Bar yang dikelola Palang Merah
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: kemungkinan Mei 1941
Tempat: kemungkinan Jakarta
Tokoh: Charles Joseph Ignace Marie Welter (politisi dari Partai Katolik Belanda, Menteri Urusan Tanah Jajahan, kelak menjadi salah satu penentang sengit atas keberadaan Republik Indonesia); Eelco van Kleffens (Menteri Luar Negeri Belanda)
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan: Beberapa bulan setelah kemeriahan dan pesta ini pasukan Jepang menduduki Hindia-Belanda.

Sabtu, 21 Maret 2026

Lima rangkaian wajah-wajah penduduk Nusantara di sekitar tahun 1941

Senyum pemetik teh di Jawa Barat
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Warga Tionghoa pengolah timah di Belitung
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Dua petani membajak sawah di Jawa Barat
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Seorang Dayak di selatan Kalimantan menggunakan sipet ketika berburu 
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Seorang perempuan Jawa menggunakan canting dalam membatik
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: sekitar 1941
Tempat: Belitung, Jawa, Kalimantan
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Sabtu, 12 Juli 2025

Beberapa wajah prajurit KNIL lokal di tahun 1940-an (1)

1942 atau sebelumnya: Empat kelasi anggota KNIL Laut
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
1941: Seorang prajurit KNIL dari kesatuan kavaleri
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Indonesia Timur, 1945: Seorang serdadu KNIL yang bertugas menyetiri kendaraan militer
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Kemungkinan 1945: LetjenVan Oyen memberi hormat kepada pasukan KNIL lokal yang menyambut kedatangannya
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1941, 1942, 1945
Tempat: a.l. bagian timur Indonesia
Tokoh: Letnan Jenderal Ludolph Hendrik van Oyen (Panglima KNIL 1942-1946)
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Kamis, 17 April 2025

Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Skuadron pesawat pemburu Curtiss-Wright CW-21B (7)

Kemungkinan di Kalijati pada saat para calon pilot mendapatkan latihan terbang
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Sebuah anggota skuadron dengan kode CW-359
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Sebuah anggota skuadron dalam posisi parkir
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: sekitar 1941
Tempat: Jawa dan/atau Sumatera
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan: Lihat juga rangkaian posting sebelumnya yang dimulai di sini.

Selasa, 15 April 2025

Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Skuadron pesawat pemburu Curtiss-Wright CW-21B (6)

Para anggota skuadron, kemungkinan terdiri dari para pilot dan awak darat
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Seorang pilot duduk di kokpit dengn baling-baling sudah berputar
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Sebuah pesawat latih dari jenis Curtiss-Wright CW-22 alias SNC-1 Falcon
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: sekitar 1941
Tempat: Jawa dan/atau Sumatera
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan: Lihat juga rangkaian posting sebelumnya yang dimulai di sini.

Minggu, 13 April 2025

Beberapa wajah KNIL sebelum Perang Dunia 2 melanda Hindia-Belanda (2)

Jakarta, Januari 1942: Rapat para panglima ABDACOM (American-British-Dutch-Australian Command) di bawah pimpinan Jenderal Archibald Percival Wavell, yang dua bulan kemudian terbukti tidak bisa menghadang gerak maju pasukan Jepang
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Jakarta, 31 Agustus 1941: Barisan prajurit KNIL Laut
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Parade berkuda para prajurit KNIL di Lapangan Banteng dengan latar belakang Gereja Katedral
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Bandung: Empat serdadu lokal KNIL
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Bandung, 1942: Rapat para perwira Kementerian Perang yang a.l. dihadiri oleh Kolonel R. Bakkers, Mayor P.G. Mantel, dan Major W.P. van Veen (d.ki.k.ka.). P.G. Mantel beberapa minggu kemudian menjadi salah satu perwakilan Hindia-Belanda dalam penyerahan tanpa syarat kepada Jepang di Kalijati.
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: a.l. 1941, 1942
Tempat: a.l. Bandung, Jakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Jumat, 11 April 2025

Beberapa wajah KNIL sebelum Perang Dunia 2 melanda Hindia-Belanda (1)

Jakarta: Barisan prajurit KNIL Laut
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Kalijati, sekitar 1941: Pesawat latih Ryan STM-2 yang digunakan untuk mencetak para pilot tempur (lihat juga posting ini sebelumnya)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Januari 1942: Gerrit van Genderen Stort, seorang prajurit bagian medis, yang kelak dijebloskan Jepang di kamp tawanan Pekanbaru, dan kemudian bisa bertahan hingga kapitulasi Jepang
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Bandung: Latihan menggunakan senapan karabin bagi para calon perwira, sebagian di antaranya berwajah lokal
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Seorang kapten KNIL
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1942 dan sebelumnya
Tempat: a.l. Bandung, Jakarta, Kalijati
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Jumat, 28 Maret 2025

Wajah anggota milisi "Landstorm" dan "Stadswacht" bernama P. F. de Rochemont, 1932-1941

Bandung, 1932: P. F. de Rochemont (tengah belakang) bersama para anggota KNIL
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Jakarta, 1940: Sebuah kesatuan milisi Landstorm dengan P. F. de Rochemont berada di nomor 6 dari kanan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Jakarta, 1940: Kesatuan Landstorm di markas mereka di Kramat; P. F. de Rochemont berdiri nomor 2 dari kanan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Semarang, 1941: P. F. de Rochemont dalam seragam Stadswacht bersama anak dan istri di
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Semarang, 1941: Sersan P. F. de Rochemont bersama istri
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)


Waktu: 1932, 1940, 1941
Tempat: Bandung, Jakarta, Semarang
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Rabu, 29 Januari 2025

Gubernur Jenderal Hindia-Belanda terakhir, Tjarda van Starkenborgh Stachouwer: Dalam Koninginnedag terakhir sebelum invasi Jepang, 1941 (2)

Koninginnedag (sekarang Koningsdag) merupakan hari nasional besar bagi warga Belanda. Pada hari itu warga Belanda di negerinya, dan di wilayah jajahannya, merayakan hari ulang tahun Sang Ratu (sekarang Raja). Tahun 1941 merupakan saat terakhir di mana Hindia-Belanda merayakan hari besar ini di bawah pimpinan Gubernur Jenderal. Tidak sampai lima bulan kemudian, pasukan Jepang menyerang dan kemudian menduduki Hindia-Belanda.
Tjarda dalam pakaian kebesaran gubernur jenderal didampingi istri
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Tjarda berada di kereta kebesaran dengan mengenakan setelan putih, didampingi Panglima KNIL Laut, Laksamana Conrad Helfrich. Berkuda palin depan adalah Panglima KNIL Letjen Gerardus Berenschot, dua bulan sebelum kecelakaan pesawat terbang yang menewaskannya.
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Tjarda memberi hormat, diapit oleh Laksamana Conrad Helfrich dan Letjen Gerardus Berenschot
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 31 Agustus 1941 (hari ulang tahun Ratu Wilhelmina yang ke-61)
Tempat: Jakarta, tepatnya di area yang sekarang menjadi Istana Merdeka
Tokoh: Conrad Emil Lambert Helfrich (Panglima KNIL Laut, terkenal karena prestasi armada kapal selamnya dalam menenggelamkan kapal-kapal Jepang, kelak menjadi penentang sengit kemerdekaan Indonesia); Jonkheer Alidius Warmoldus Lambertus Tjarda van Starkenborgh Stachouwer (Gubernur Jenderal Hindia-Belanda 1936-1942); Letnan Jenderal Gerardus Johannes Berenschot (Panglima KNIL)
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan: Lihat juga posting ini.

Rabu, 03 Juli 2024

Berpose untuk menunjukkan kesungguhan Belanda atas kesehatan masyarakat, 1941

Wanita dan anak-anak di sebuah bangsal perawatan yang bersih dan steril dengan sudut foto yang diatur agar tiap kepala terlihat tanpa menghalangi yang lain
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Dua orang pasien mendapat pelayanan dari paling tidak tujuh petugas kesehatan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1941
Tempat: Jawa (?)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Minggu, 02 April 2023

Kumpulan foto-foto hasil jepretan Walter Staugaard di Jawa, 1941 (3)

Petani dan kerbau di sawah
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pertunjukan kuda kepang di Kediri
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Bunga bangkai di Nusa Kambangan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Warga Kepuh (Nguter, Sukoharjo?) menangkap dua ular sanca
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1941
Tempat: Jawa (a.l. Kediri, Nusa Kambangan)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Jumat, 31 Maret 2023

Kumpulan foto-foto hasil jepretan Walter Staugaard di Jawa, 1941 (2)

Kawah Ijen
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Kawah Gunung Raung, Jawa Timur
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Gunung Bromo
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Gunung Widodaren dengan latar belakang Gunung Semeru
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1941
Tempat: Jawa Timur
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: