Tampilkan postingan dengan label Gunung Batok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gunung Batok. Tampilkan semua postingan

Jumat, 28 Februari 2025

Foto udara sekitar Jawa, kemungkinan di pertengahan 1930-an (2)

Makam Raja-raja Imogiri
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Pemandangan di atas Semarang, a.l. terlihat depot minyak Pengapon di kiri bawah, Gereja Blenduk di atasnya, serta Stasiun Tawang di tengah atas
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Gunung Batok di kawasan Bromo
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Letusan Anak Krakatau di Selat Sunda
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1930-an
Tempat: Kawasan Bromo, Selat Sunda, Semarang, Yogyakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Rabu, 23 November 2022

Dari sebuah album foto tentang Jawa dan Bali di sekitar tahun 1920 (5)

Foto-foto berikut berasal dari sebuah album tanpa tahun dan tanpa deskripsi, yang berisi gambar-gambar dari Bali, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Berdasarkan foto-foto ini kemungkinan si pemilik foto adalah seorang tokoh Belanda di pabrik gula Purwoasri, Kediri. Dia mengumpulkan foto juga dari perjalanannya ke Bali, Bromo, dan Parahyangan. Berbeda dengan foto-foto pribadi yang kemungkinan diambil sendiri, foto-foto hasil wisata kemungkinan berasal dari fotografer profesional seperti misalnya Thilly Weisenborn.
Kecuali lima halaman terakhir, tiap halaman dari album ini berisi dua foto atau lebih. Blog ini akan memuat tampilan per halaman, dan kemudian masing-masing foto di tiap halaman.

Halaman 8
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Halaman 8: Gunung Batok dilihat dari Gunung Pananjakan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Halaman 8: Gunung Batok dan kepulan asap vulkanik di kawasan Bromo
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Halaman 8: Tiga serdadu KNIL duduk di bongkahan batu (dari letusan vulkanik?)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Halaman 8: Kawah Bromo
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Halaman 8: Kemungkinan abu vulkanik dan kerusakan akibat letusan Gunung Kelud 1919
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: sekitar 1920
Tempat: Jawa Timur
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta:National Gallery of Australia
Catatan:

Sabtu, 19 November 2022

Dari sebuah album foto tentang Jawa dan Bali di sekitar tahun 1920 (3)

Foto-foto berikut berasal dari sebuah album tanpa tahun dan tanpa deskripsi, yang berisi gambar-gambar dari Bali, Jawa Timur, dan Jawa Barat. Berdasarkan foto-foto ini kemungkinan si pemilik foto adalah seorang tokoh Belanda di pabrik gula Purwoasri, Kediri. Dia mengumpulkan foto juga dari perjalanannya ke Bali, Bromo, dan Parahyangan. Berbeda dengan foto-foto pribadi yang kemungkinan diambil sendiri, foto-foto hasil wisata kemungkinan berasal dari fotografer profesional seperti misalnya Thilly Weisenborn.
Kecuali lima halaman terakhir, tiap halaman dari album ini berisi dua foto atau lebih. Blog ini akan memuat tampilan per halaman, dan kemudian masing-masing foto di tiap halaman.

Halaman 5
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Halaman 5: Pertunjukan tari Bali di Buleleng
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Halaman 5: Kaum pria Buleleng dalam pakaian adat
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Halaman 6
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Halaman 6: Acara adat di Buleleng
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Halaman 6: Gunung Batok, kawasan Bromo
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Halaman 6: Kawah Gunung Batok
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: sekitar 1920
Tempat: Bali, Jawa Timur
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: kemungkinan Thilly Weisenborn
Sumber / Hak cipta:National Gallery of Australia
Catatan:

Selasa, 04 Oktober 2022

Wajah Nusantara dalam album foto "Herinneringen aan Insulinde" keluaran studio Onnes Kurkdjian (8)

Gunung Batok di kawasan Bromo
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Kawasan Bromo
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Kawasan Tosari
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sanatorium di Tosari
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Hotel di Tosari
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: antara 1910 dan 1921
Tempat: Jawa Timur (kawasan Bromo dan Tosari)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Studio Onnes Kurkdjian (Surabaya)
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: Bandingkan foto nomor 5 dengan foto di posting ini.

Selasa, 22 Maret 2022

Foto-foto keluaran studio Kurkdjian di album milik J.J.A. van Meel (2)

Kawah Ijen
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Candi Borobudur
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Relief di Candi Borobudur
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Gunung Batok
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Kawasan Bromo
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Jembatan kereta api di Malang
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Waktu: sekitar 1910-an
Tempat: Ijen, Magelang, Malang
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Studio Onnes Kurkdjian
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: Edisi lain dari foto nomor 1 pernah dimuat di posting ini; nomor 2 pernah dimuat di posting ini; nomor 4 di posting ini; nomor 6 di posting ini.

Sabtu, 01 Januari 2022

Dari album foto Bali-Jawa sekitar tahun 1920 (31): Kawasan pegunungan Jawa Timur

PENGANTAR

Rangkaian foto berikut berasal dari sebuah album yang cukup menarik karena berisi lebih dari 150 foto yang banyak di antaranya diberi label sehingga memudahkan kita untuk mengetahui isi foto yang ditampilkan. Sayangnya, tidak ada keterangan tentang kapan foto dibuat, kecuali foto-foto pada saat kunjungan PM Perancis, Georges Clemenceau, ke Hindia-Belanda di tahun 1920, dan kunjungan pemilik album ke wilayah Priangan di tahun 1921. Beberapa foto diperkirakan dibuat sebelumnya hingga ke tahun 1912. Secara keseluruhan kita bisa asumsikan bahwa foto-foto ini umumnya dibuat di antara tahun 1912 dan 1920/1921.

Apabila kita lihat koleksi foto ini, bisa dipastikan bahwa si pembuat album tinggal di Bali, kemungkinan besar bekerja di perusahaan pelayaran KPM (Koninklijke Paketvaart-Maatschappij), dengan basis di Benoa. Beberapa foto tampaknya dibuat oleh si pemilik album atau keluarganya, beberapa lain berasal dari juru foto profesional.


Tosari
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1912: Kawah Gunung Bromo
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Kawasan yang kelak menjadi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Gunung Arjuno-Welirang
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Waktu: antara 1912 dan 1921
Tempat: Jawa Timur
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Jumat, 29 Oktober 2021

Jawa Timur di sekitar tahun 1880 menurut album keluaran Herman Salzwedel (2)

1875-1879: Perjalanan di perbukitan, kemungkinan di sekitar hutan Lalijiwo (Prigen, Pasuruan)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1880: Pepohonan lidah buaya jumbo
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1877-1878: Bupati Blitar dan jajaran pemerintahannya
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1875-1879: Jalan menuju Tosari
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1880: Kawasan Bromo dengan latar depan Gunung Batok
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1875-1879: Pemandangan di Tosari
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: l.d.a.
Tempat: Jawa Timur (a.l. Blitar, Malang, Tosari)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Carl Julius Herman Salzwedel
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: Bandingkan foto pertama dengan lokasi foto keempat di posting ini. Edisi lain dari foto nomor 3 pernah dimuat di sini dan sini.

Kamis, 15 Juli 2021

Dari buku foto tentang Priangan dan Jawa Timur keluaran George Lewis dan Studio Kurkdjian: Kawasan Bromo, 1910

Dinding kawah Bromo
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Gunung Batok dilihat dari Gunung Mungal
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Lautan pasir kawasan Bromo
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Kawasan yang kelak menjadi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Gunung Batok dilihat dari Gunung Pananjakan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Kawah Bromo
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Kawasan Bromo Tengger Semeru diselimuti awan tebal
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: sekitar 1910
Tempat: kawasan Bromo
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: George Lewis / Studio Onnes Kurkdjian
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Kamis, 20 Juli 2017

Jepretan K.T. Satake: Kaldera Tengger di sekitar tahun 1933

Gunung Semeru (belakang), Gunung Bromo (berasap), Gunung Batok (depan)
(klik untuk memperbesar | © KITLV)
(klik untuk memperbesar | © KITLV)
(klik untuk memperbesar | © KITLV)
Gunung Batok
(klik untuk memperbesar | © KITLV)
Gunung Semeru
(klik untuk memperbesar | © KITLV)

Waktu: sekitar 1933
Tempat: Tengger
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: K.T. Satake
Sumber / Hak cipta: Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde
Catatan: K.T. Satake adalah fotografer Jepang yang berkeliling di Hindia-Belanda di tahun 1930-an dan mempublikasikan foto-fotonya di album berjudul Sumatra Java Bali yang dikeluarkan di tahun 1935.