Tampilkan postingan dengan label Bala Keselamatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bala Keselamatan. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 Januari 2024

Wajah penghuni Hindia-Belanda: Pesta kostum (2)

1913: Kemungkinan keempat anak ini memeragakan konflik antara belanda dan Aceh. Gadis paling kiri dengan bendera Belanda melambangkan Nederlandse Maagd (gadis Belanda) yang menggandeng gadis paling kanan yang menyimbolkan wanita Aceh. Angka tahun 1873 adalah saat Belanda menyatakan perang terhadap Kesultanan Aceh. Bocah lelaki mempersonifikasikan kekuatan laut Belanda yang di tahun 1873 mulai menyerbu wilayah Aceh. Gadis paling belakang dengan daun palem adalah Victoria atau Nike yang merupakan dewi kemenangan dalam mitologi Romawi atau Yunani. Jadi Perang Aceh dilukiskan sebagai kemenangan kekuatan militer Belanda yang berujung pada persahabatan (!) antara Belanda dan Aceh.
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Jember, ~1940: Lima orang dengan kostum, d.ki.k.ka. pengikut Bala Keselematan (?), aristokrat wanita zaman Barok, raja/pangeran dari timur, aristokrat pria zaman Barok, Dewi Artemis (?)
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1913, 1940
Tempat: a.l. Jember
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Studio G. Taija (foto kedua)
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Jumat, 21 Februari 2014

Warga Bala Keselamatan di Jawa, 1920

(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
Waktu: 1 April 1920
Tempat: Jawa
Tokoh:
Peristiwa: Misi Bala Keselamatan berhasil mengkristenkan beberapa warga Jawa, yang wajah-wajahnya ditampilkan di sini.
Fotografer: Evangeline Booth
Sumber / Hak cipta: National Geographic Society / Corbis