Tampilkan postingan dengan label Flores. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Flores. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 November 2024

Foto-foto pengintaian udara yang diambil Sekutu semasa Perang Dunia 2: Ambon, Kepulauan Kai, Larantuka

Landasan pacu di Ambon, cikal bakal Bandara Pattimura
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Salah satu posisi di Kepulauan Kei dengan petunjuk khusus ke arah "R.C. Church" (gereja Katolik Roma)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Larantuka di timur Flores, di kaki Gunung Ile Mandiri, dengan pandangan ke arah Pulau Adonara. Petunjuk khusus juga diarahkan ke sebuah gereja di kawasan Tengah.
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: antara 1942 dan 1945
Tempat: Ambon, Flores, Kepulauan Kei
Tokoh:
Peristiwa: Menjelang akhir Perang Dunia 2, ketika Jepang makin defensif, pihak Sekutu memanfaatkan keunggulan udara mereka untuk melakukan pengintaian atas-atas posisi penting atau strategis, termasuk berbagai tempat di wilayah Nusantara seperti yang ditampilkan di foto-foto di atas.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Sabtu, 22 Juni 2024

Peta dari tahun 1910: Bali dan Nusa Tenggara

(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)

Tahun terbit: 1910
Tempat terbit: Amsterdam
Tokoh:
Deskripsi: Peta menjelang era modern ini memperlihatkan pulau-pulau yang dikelompokkan sebagai Kleine Soenda-Eilanden (Kepulauan Sunda Kecil), yang sekarang meliputi tiga provinsi, yaitu Bali, NTB, dan NTT. Peta ini memperlihatkan juga detail dari Bali dan Lombok, bagian tengah Flores, ujung barat Timor serta Pulau Rote, dan Kepulauan Solor.
Juru kartografi:
Sumber / Hak cipta: Indies Gallery
Catatan:

Kamis, 23 Mei 2024

Peta kuno dari tahun 1724/1726: Sumbawa dan Nusa Tenggara Timur

(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)

Tahun terbit: 1724-1726
Tempat terbit: Amsterdam
Tokoh:
Deskripsi: Sebuah peta yang memperlihatkan Pulau Sumbawa dan pulau-pulau di Nusa Tenggara Timur termasuk Alor (saat itu disebut Pulau Ombo), Flores (saat itu disebut Floris of Ende), Lembata, Pantar, Rote, Solor, Sumba (saat itu disebut Pulau Cendana),dan Timor.
Juru kartografi: François Valentyn
Sumber / Hak cipta: Indies Gallery
Catatan: Pulau Timor tampak belum lengkap tergambar, terutama bagian timurnya. Pulau Rote dan Semau tampak tertukar. Pulau Sawu (Sauvo) tergambar terlalu dekat dengan Pulau Sumba.

Sabtu, 07 Mei 2022

Foto udara dari kawah dan pegunungan hasil jepretan KNIL Udara, 1940-an (1)

Gunung Slamet, Jawa Tengah
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Kawasan Pengalengan, Bandung
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Danau Tiga Warna di kawasan Kelimutu, Flores
(klik untuk memperbesar | © NGA)

 Waktu: 1940-an
Tempat: Jawa Tengah, Bandung, Flores
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Selasa, 15 September 2020

Kartu pos kuno tentang beberapa tempat misi Kristen

Gereja Wolo, Grobogan
(klik untuk memperbesar | © AVS)

Gereja di Larantuka, Flores
(klik untuk memperbesar | © AVS)

Gereja dan klinik sederhana di Mentawai
(klik untuk memperbesar | © AVS)

Waktu: belum ada informasi
Tempat: Wolo (Grobogan, Jawa Tengah); Larantuka, Flores; Mentawai
Tokoh:
Peristiwa:
Juru gambar/foto:
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan:


UPDATE 16 November 2020: Tambahan dua foto dengan tema yang sama

Antara 1915 dan 1924: Seorang misionaris di pedalaman Kalimantan
(klik untuk memperbesar | © AVS)

Antara 1925 dan 1934: Sebuah gereja di Jayapura
(klik untuk memperbesar | © AVS)

Selasa, 21 April 2020

Propaganda Jepang yang menyeru rakyat Indonesia untuk menangkapi warga Belanda, 1942

(klik untuk memperbesar | © Het Geheugen / NIOD)
Waktu: Mei 1942
Tempat: lembaran ini ditemukan di Flores
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Geheugen van Nederland / Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie
Catatan:

Sabtu, 09 Februari 2019

Seorang pastor Belanda dan tiga biarawati lokal di Flores, 1947

(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)

Waktu: 1947
Tempat: Flores
Tokoh:
Peristiwa: Seorang pastor Belanda bernama Van Stiphout bersama tiga biarawati pribumi di Flores.
Fotografer: Hugo Wilmar
Sumber / Hak cipta: Spaarnestad Photo
Catatan:

Senin, 21 Januari 2013

Pasukan para Jepang mendarat di Flores

(klik untuk memperbesar)
Waktu: 1942
Tempat: Flores
Tokoh:
Peristiwa: Pasukan para Jepang dari kesatuan pertama Yokosuka (Rikusentai, atau Special Naval Landing Forces) memasuki Flores
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: forum.axishistory.com
Catatan: