Tampilkan postingan dengan label perajin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label perajin. Tampilkan semua postingan

Jumat, 23 Juni 2023

Aneka foto dari zaman Belanda karya para juru foto yang belum teridentifikasi (6)

Yogyakarta (?), 1885-1895: Perajin perak
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1930-an: Dua penari Bali
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Surakarta, ~1895: Seorang bangsawan Keraton Solo
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1885-1895: Potret seorang bujang
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Jawa, 1885-1895: Foto studio dari seorang pedagang makanan keliling
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: antara 1885 dan 1895, 1930-an
Tempat: Bali, Jawa (a.l. Surakarta, Yogyakarta)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Senin, 05 Juni 2023

Wajah masyarakat Jawa dalam jepretan Kassian Céphas di sekitar penghujung abad ke-19 (4)

~1885: Empat penari cilik di halaman Keraton Yogyakarta
(klik untuk memperbesar | © NGA)
~1880: Tiga wanita Jawa membatik
(klik untuk memperbesar | © NGA)
~1880: Perajin keris
(klik untuk memperbesar | © NGA)
~1880: Pose seorang pria Jawa
(klik untuk memperbesar | © NGA)
~1885; Seorang penari Jawa
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Edisi lain dari foto pertama
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)

Waktu: 1880, 1885
Tempat: Jawa (a.l. Yogyakarta)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Kassian Céphas
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia | Universiteit Leiden
Catatan:

Sabtu, 03 Juni 2023

Wajah masyarakat Jawa dalam jepretan Kassian Céphas di sekitar penghujung abad ke-19 (3)

~1880: Seorang pedagang nasi bersama para pembeli; pria berkumis di belakang kemungkinan besar adalah Kassian Céphas sendiri
(klik untuk memperbesar | © NGA)
~1880: Seorang wanita Jawa menenun
(klik untuk memperbesar | © NGA)
~1880: Tiga perajin kayu
(klik untuk memperbesar | © NGA)
~1880: Empat penari (kemungkinan di halaman Keraton Yogyakarta)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
~1888: Lelaki Jawa memikul kayu bakar
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Edisi lain dari foto di atas
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1880, 1888
Tempat: Jawa
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Kassian Céphas
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Rabu, 22 Juni 2022

Foto-foto tentang Jawa dari album "Groet uit Batavia 1913" (2)

Perajin batik
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pemandangan di Cibadak (Sukabumi)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Lembah dan perbukitan di Sindanglaya (Cipanas, Cianjur)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Gunung Gede dilihat dari Cibodas (Bogor)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Gunung Gede dan Pangrango dilihat dari Cibodas (Bogor)
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1913 atau sebelumnya
Tempat: Jawa (a.l. Cianjur, Cibadak, Cibodas)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Senin, 20 Juni 2022

Foto-foto tentang Jawa dari album "Groet uit Batavia 1913" (1)

Sampul album
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Wanita Jawa membatik
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pria Jawa membuat wayang kulit
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Perajin perak (di Kotagede, Yogyakarta?)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Penjaja makanan keliling
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: 1913 atau sebelumnya
Tempat: Jawa
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Jumat, 29 April 2022

Dari sebuah album foto tentang wilayah Priangan di sekitar tahun 1938 (3)

Sebuah jalan yang diapit pepohonan tinggi di Kebun Raya Bogor
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Memetik daun teh
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Rumpun bambu di Kebun Raya Bogor
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Penjual topi anyaman pandan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Buah mangga
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: sekitar 1938
Tempat: Bogor
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Wijnand Elbert Kerkhoff
Sumber / Hak cipta: Officieele Vereeniging voor Toeristenverkeer / National Gallery of Australia
Catatan:

Selasa, 08 Juni 2021

Aneka wajah Nusantara dari album foto keluaran Toeristenbond voor Nederland terbitan 1911: 73-79

PENGANTAR

Di rangkaian posting sebelumnya blog ini menampilkan foto-foto dari album keluaran penerbit Kleynenberg & Co. dari tahun 1912-1914. Album yang berisi 150 foto ini menyajikan wajah-wajah Nusantara dari berbagai pelosok. Sebelumnya, di tahun 1911, Toeristenbond voor Nederland juga mengeluarkan album yang mirip. Album keluaran jawatan pariwisata Belanda ini berisi 100 foto yang juga menampilkan berbagai wajah Nusantara.

Isi album ini didominasi oleh foto karya Jean Demmeni, seorang fotografer campuran Perancis-Madura yang lahir di Padang Panjang dan banyak aktif di wilayah Minangkabau. Tidak mengherankan apabila hampir setengah dari album ini berisi foto dari wilayah Sumatera Barat.

Berbeda dengan album foto Kleynenberg yang mencakup banyak wilayah, album Toeristenbond ini masih membatasi tambahan liputan ke Jawa dan sedikit Sumatera Utara, di samping Sumatera Barat. Meski demikian, album ini tetap menarik karena mengindikasikan aspek warga Nusantara yang, paling tidak menurut khalayak Belanda saat itu, menarik untuk dicermati dari sudut pandang pariwisata.

Blog ini akan menampilkan ke-100 foto ini berurut sesuai nomornya. Foto-foto yang pernah dimuat sebelumnya, dalam konteks lain, akan diberi catatan.


73. Warga Minangkabau memeras tebu
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
74. Perajin tembaga di Sungai Pua, Agam
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
75. Pemandangan di lembah Agam
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
76. Warga Minang di depan sebuah rumah gadang
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
77. Pedati menyusuri sebuah celah di Agam
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
78. Pesawahan dengan latar belakang Gunung Singgalang
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
79. Pasar di Payakumbuh
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)

Waktu: album foto terbit tahun 1911, foto-fotonya tentunya dibuat sebelum itu
Tempat: Sumatera Barat
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto/gambar: Jean Demmeni
Sumber / Hak cipta: Universiteit Leiden
Catatan: Edisi lain dari foto no. 73 pernah dimuat sebelumnya di posting ini; no. 78 di posting ini.

Rabu, 19 Mei 2021

Aneka wajah Nusantara dari album foto keluaran Toeristenbond voor Nederland terbitan 1911: 13-18

PENGANTAR

Di rangkaian posting sebelumnya blog ini menampilkan foto-foto dari album keluaran penerbit Kleynenberg & Co. dari tahun 1912-1914. Album yang berisi 150 foto ini menyajikan wajah-wajah Nusantara dari berbagai pelosok. Sebelumnya, di tahun 1911, Toeristenbond voor Nederland juga mengeluarkan album yang mirip. Album keluaran jawatan pariwisata Belanda ini berisi 100 foto yang juga menampilkan berbagai wajah Nusantara.

Isi album ini didominasi oleh foto karya Jean Demmeni, seorang fotografer campuran Perancis-Madura yang lahir di Padang Panjang dan banyak aktif di wilayah Minangkabau. Tidak mengherankan apabila hampir setengah dari album ini berisi foto dari wilayah Sumatera Barat.

Berbeda dengan album foto Kleynenberg yang mencakup banyak wilayah, album Toeristenbond ini masih membatasi tambahan liputan ke Jawa dan sedikit Sumatera Utara, di samping Sumatera Barat. Meski demikian, album ini tetap menarik karena mengindikasikan aspek warga Nusantara yang, paling tidak menurut khalayak Belanda saat itu, menarik untuk dicermati dari sudut pandang pariwisata.

Blog ini akan menampilkan ke-100 foto ini berurut sesuai nomornya. Foto-foto yang pernah dimuat sebelumnya, dalam konteks lain, akan diberi catatan.


13. Pembuat wayang batu
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
14. Perkebunan kina Jayagiri di Lembang, Bandung
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
15. Kawah Tangkuban Parahu, Bandung
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
16. Kawah Tangkuban Parahu
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
17. Gunung Papandayan, Garut
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
18. Kawah Gunung Papandayan, Garut
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)

Waktu: album foto terbit tahun 1911, foto-fotonya tentunya dibuat sebelum itu
Tempat (d.a.k.b.): Sukabumi, Bandung (3x), Garut (2x)
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto/gambar: Jean Demmeni
Sumber / Hak cipta: Universiteit Leiden
Catatan: Foto no. 13 pernah dimuat sebelumnya di posting ini; no. 17 pernah di posting ini