Tampilkan postingan dengan label 1840. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 1840. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 April 2026

Dari khazanah Bartele Gallery: Ketika kata Jawa/Melayu "amuk" masuk ke pebendaharaan bahasa-bahasa Eropa

Lukisan berjudul Indien de Java courant un Muck, yang bisa diterjemahkan bebas "Lelaki Hindia di Jawa mengamuk", menunjukkan seorang Jawa menghunus sebilah keris yang diarahkan ke seorang lelaki lain yang berusaha kabur, sementara seorang perempuan kemungkinan mencoba melerai.
(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)

Tahun terbit: ~1840
Tahun peristiwa: abad ke-19
Tempat terbit: Perancis
Tokoh:
Deskripsi: Kata Jawa→Melayu "amuk" diserap orang Portugis sebagai "amouco", yang kemudian menyebar ke bahasa Belanda "amok", Inggris "(run) amok", Jerman "Amok (laufen)", hingga Perancis seperti yang dilukiskan di atas "(courant un) muk". Menarik juga bahwa bangsa Yahudi mengambil kata ini melalui bahasa Jerman sebagai "אָמוֹק (ámok)".
Juru foto/gambar:
Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery
Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari laman resmi galeri ini.

Selasa, 22 April 2025

Beberapa lukisan kuno tentang Jakarta dari berbagai masa (2)

~1840: De Nieuwe Hollandsche Kerk (Gereja Belanda Baru); ini merupakan lukisan retrospeksi karena gereja ini hancur akibat gempa bumi di tahun 1808, dan lokasinya sekarang menjadi Museum Wayang
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)
Abad ke-17: Pelabuhan Sunda Kelapa dengan kesibukan pelayaran di latar depan, jalur keluar masuk kapal dan perahu di kanan-tengah, serta pemandangan ke arah kota Jakarta saat itu
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)
Karya Cornelis de Bruyn, 1714: Pemandangan ke pelabuhan Sunda Kelapa dengan menampilkan pegunungan di kawasan Bogor agak berlebihan dalam hal proporsi
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)

Tahun terbit: abad ke-17, 1714, 1840
Tempat: Jakarta
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar: a.l. Cornelis de Bruyn
Sumber / Hak cipta: Indies Gallery
Catatan:

Selasa, 24 November 2020

Sketsa tentang prajurit KNIL di abad ke-19

1823: Tentara lokal tanpa alas kaki, dan prajurit kavaleri Belanda
(klik untuk memperbesar | © Bartholomeus van Hove / AVS)

Sekitar 1840: Perwira kavaleri Belanda dan prajurit lokal berkuda
(klik untuk memperbesar | © Charles Rochussen / AVS)

1886: Prajurit dan perwira infantri
(klik untuk memperbesar | © AVS)

Waktu: 1823, 1840, 1886
Tempat: Hindia-Belanda
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto/gambar: Bartholomeus van Hove | Charles Rochussen
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan: