Tampilkan postingan dengan label Tangerang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tangerang. Tampilkan semua postingan

Senin, 22 September 2025

Tindakan bumi hangus pejuang kemerdekaan (33): Berbagai tempat

Pemukiman warga Tionghoa di Tangerang (Serpong?)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Pabrik teh (di Cibadak, Sukabumi?)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Sebuah kawasan pemukiman di Jawa
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Perkebunan karet di kaki Gunung Salak, Bogor
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: Juli/Agustus 1947
Tempat: Jawa (a.l. Bogor, Sukabumi?, Tangerang)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan: Lihat juga rangkaian foto dengan tema "bumi hangus" sebagai reaksi para pejuang kemerdekaan atas Aksi Polisionil 1 pihak Belanda, yang dimulai di posting ini.

Senin, 14 April 2025

Lukisan karya Jacques Nicolas Bellin tentang Jakarta dan sekitarnya dari sekitar tahun 1740

Balaikota Jakarta, saat itu berada di dekat Kastil Jakarta
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)
Kemungkinan wilayah yang sekarang menjadi kawasan Petojo
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)
Pulau Onrust, dengan tanggul batu, dua kincir angin, dan kemungkinan sarana bongkar muat kapal
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)
Benteng Belanda di Tangerang dengan tembok batu, pos penjagaan, menara lonceng, kemungkinan juga area pemakaman, dan kawanan kerbau digembala di depannya
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)

Tahun terbit: 1740
Tempat terbit: Paris
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar: Jacques Nicolas Bellin
Sumber / Hak cipta: Indies Gallery
Catatan:

Senin, 11 Maret 2024

Kedatangan kembali militer Belanda ke Indonesia setelah Jepang kalah perang, 1945

Agustus 1945: Kedatangan pasukan KNIL di, kemungkinan, Papua
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Agustus 1945: Kedatangan pasukan KNIL di Papua (?)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
9 Juni 1946: Pasukan Belanda di Tangerang
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1945, 1946
Tempat: Tangerang, Papua
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Kamis, 18 Oktober 2018

Batang pohon sebagai barikade penghalang gerak maju pasukan Belanda: berbagai wilayah

PENGANTAR

Sebelum ini kita sudah melihat banyak foto yang menunjukkan bagaimana TNI menghancurkan banyak jembatan untuk menghadang gerak maju militer Belanda di Aksi Polisionil 1. Tindakan TNI yang lain adalah memasang barikade di jalur yang dianggap penting dengan menebang pohon di sekitarnya dan melintangkan batang pohon ini badan jalan. Ini memang tidak bisa menghalangi tentara Belanda secara permanen, tapi paling tidak memperlambat mereka.

Berikut beberapa foto dari berbagai daerah.

Lubuk Pakam, 29 Juli 1947
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Lubuk Pakam, 29 Juli 1947
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Juli 1947
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Jawa Tengah, Juli 1947
(klik untuk memperbesar | © N. Kroeze / gahetna)
Tangerang, September 1947
(klik untuk memperbesar | © gahetna)

Waktu: Juli / September 1947
Tempat: Jawa Tengah, Lubuk Pakam, Tangerang
Tokoh:
Peristiwa: Pasukan Belanda mencoba mengenyahkan batang-batang pohon yang ditumbangkan TNI guna menghalang gerak maju militer Belanda saat Aksi Polisionil 1 di berbagai daerah seperti Lubuk Pakam, Tangerang, dan Jawa Tengah.
Fotografer: N. Kroeze (foto nomor 4)
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan:

Kamis, 10 Maret 2016

Mural mendukung kemerdekaan Indonesia (7)

Djangan djoeal apa2 kepada moesoeh! Dia oentoeng, kita boentoeng.
Tangerang, 28 Mei 1946
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Bersatoelah
Ambarawa, 28 Juli 1947
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Merdeka, pasti menang.
Bondowoso, 13 Maret 1949
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Waktu: l.d.a.
Tempat: l.d.a.
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Th. van de Burgt (foto bawah)
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan:

Minggu, 06 Maret 2016

Penangkapan dan penahanan pejuang kemerdekaan oleh pasukan Belanda (4)

Seorang pejuang yang tertangkap pasukan Belanda di wilayah Kopeng, Salatiga
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Seorang letnan TNI yang juga tertangkap Belanda di wilayah Kopeng, Salatiga
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Tiga pejuang yang terangkap pasukan Belanda di wilayah Tangerang
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Waktu: masa perang kemerdekaan
Tempat: Kopeng (Salatiga), Tangerang
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan:

Selasa, 07 Juli 2015

Tentara Belanda menduduki Tangerang, 1946

Tentara Belanda berpatroli di Tangerang setelah menghalau TNI dari kota ini.
(klik untuk memperbesar | © gahetna)

Kendaraan lapis baja yang dikerahkan Belanda dalam menguasai Tangerang.
(klik untuk memperbesar | © gahetna)

Pasukan loreng Belanda berjaga-jaga di sebuah jalan di Tangerang.
(klik untuk memperbesar | © gahetna)

Seorang tentara Belanda mencopot plang TRI.
(klik untuk memperbesar | © gahetna)

Waktu: 28 Mei 1946
Tempat: Tangerang
Tokoh:
Peristiwa: Pasukan Belanda memasuki dan menduduki Tangerang serta menghalau para pejuang kemerdekaan dari kota ini.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan:

Sabtu, 01 Februari 2014

Memburu, menangkap, dan menahan tersangka komunis di tahun 1965

(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
Waktu: 10 Oktober, 15 October, 17 November, 26 November, 1 Desember 1965
Tempat: Wilayah Gunung Merapi (tengah), Tangerang (bawah), Jakarta (lainnya)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Bettmann / Corbis
Catatan: Gambar tengah menunjukkan satuan rakyat yang dikerahkan untuk mencari Dipa Nusantara Aidit.


UPDATE 10 Januari 2016:
Foto di bawah memperlihatkan berita UPI (United Press International) tanggal 13 Oktober 1965 tentang penangkapan orang-orang yang diduga kaum kiri di Tanjung Priuk. Tampak spanduk SOBSI disertakan di penahanan ini.
(klik untuk memperbesar | © gahetna)