Tampilkan postingan dengan label Puncak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puncak. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Oktober 2025

Tayang ulang lukisan-lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara (12)

Blog ini pernah menampilkan rangkaian lukisan karya Josias Rappard tentang berbagai tempat di Nusantara mulai dari posting tanggal 21 Desember 2021 hingga ke posting tanggal 28 Januari 2022  dengan total 65 lukisan. Seri kali ini merupakan tayang ulang (reload) dengan total lukisan menjadi 107; karena ada tambahan 42. Ukuran lukisan di rangkaian kali ini lebih rendah, dari lebar 2048 pixel ke sekitar 2000 pixel, tetapi kualitas hasil pindainya seharusnya lebih bagus.


Tempat peristirahatan Gubernur Jenderal Hindia-Belanda di kawasan Puncak, yang sekarang menjadi Istana Cipanas, dengan latar belakang Gunung Pangrango di kejauhan
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)
Sebuah pertunjukan perburuan rusa di kawasan sekitar Bogor yang disaksikan warga Belanda (?) dari sebuah saung, serta masyarakat di kejauhan. Dua rusa tampak dikepung oleh empat pemburu lokal berkuda bertopi, dua di antaranya menghunuskan senjata tajam
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)
Rumah Asisten Residen Sumedang yang dibangun dengan gaya khas kolonial di masanya, yaitu dengan pilar-pilar bundar yang menopang atap luas bergenting, tembok putih, serta deretan pintu bercelah yang diwarnai hijau, dan tentunya bendera Belanda. Asisten Residen Sumedang saat itu melapor ke Residen Priangan yang berdiam di Bandung.
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)
Dua perwira KNIL mengunjungi Talaga Bodas di Garut, seorang di antaranya dipayungi opas lokal yang mengindikasikan tingginya pangkat yang bersangkutan. Dua warga lokal lain tampak di sebelah kanan, kemungkinan bertanggung jawab atas akomodasi atau konsumsi perjalanan perwira ini.
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)
Masjid Agung Banten, Serang, yang selesai dibangun di tahun 1566 dan ditambahi menara di sekitar tahun 1632. Mesjid ini menunjukkan banyak perpaduan budaya: atap yang khas Pulau Jawa, sebagian tembok yang meminjam gaya Eropa, serta menara yang dipengaruhi arsitektur Tionghoa.
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)

Tahun terbit: 1883
Tempat terbit: Leiden
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar: Josias Cornelis Rappard (seorang kolonel KNIL dan pelukis)
Sumber / Hak cipta: Indies Gallery
Catatan:

Jumat, 05 September 2025

Tayang ulang lukisan-lukisan karya Abraham Salm tentang berbagai tempat di Jawa (6)

Ini merupakan pelengkap dan tayang ulang (reload) dalam ukurang yang lebih besar dari beberapa lukisan karya Abraham Salm yang pernah dimuat sebelumnya. Lihat tautan di bagian "Catatan" di bawah.


Jawa Timur: Perkampungan warga Tengger dengan latar belakang pegunungan di kawasan Bromo-Tengger-Semeru
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)
Bogor: Jalanan yang menghubungkan Bogor dengan Cisarua, di sekitar wilayah Megamendung. Kelak perlintasan ini manjadi jalan beraspal yang dikenal dengan nama "jalur Puncak".
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)
Sumedang: Jalanan yang memotong batu-batu cadas dengan jurung dan lembah yang dalam serta curam. Jalur ini kemudian dikenal dengan nama "Cadas Pangeran".
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)
Pasuruan: Sebuah jembatan kayu yang menjadi tumpuan warga untuk menyeberangi Kali Brantas yang tampak mengalir deras
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)

Tahun terbit: sekitar 1872
Tempat terbit:
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar: Abraham Salm
Sumber / Hak cipta: Indies Gallery
Catatan: Tautan dari posting sebelumnya tentang Banten, Bogor, Gunung Semeru, Malang/Tegal, dan Sumedang.

Jumat, 18 Agustus 2023

Foto-foto pemandangan di Jawa hasil jepretan George Lewis (3)

Istana air Taman Sari di Yogyakarta
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Kawasan Puncak di sekitar Sindanglaya
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Kawasan Cibodas dengan latar belakang Gunung Pangrango, Bogor
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Salah satu sudut Kebun Raya Bogor
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: ?
Tempat: Bogor, Yogyakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: George Lewis (1875-1939)
Sumber / Hak cipta: Studio foto Onnes Kurkdjian Surabaya | National Gallery of Australia
Catatan: Edisi lain dari foto nomor 2 pernah dimuat di posting ini.

Kamis, 29 Juni 2023

Aneka foto dari zaman Belanda karya para juru foto yang belum teridentifikasi (9)

Gudang pengeringan di sebuah perkebunan tembakau
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Gedung Belvedere, tempat warga Belanda berkumpul di Bukittinggi
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Seorang pria Belanda di depan rumah gaya tradisional dengan atap rumbia, pagar bambu, dan dua anjing peliharaan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pemandangan di Sindanglaya (Cipanas, Cianjur)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Kawasan Puncak di sekitar Sindanglaya
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: ?
Tempat: a.l. Bukittinggi, Sindanglaya (Cipanas, Cianjur)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Jumat, 10 Maret 2023

Beberapa potret serdadu Jepang yang ditugaskan di Hindia-Belanda

Seorang anggota militer Jepang bernama Iwashita (?) di sebuah prasasti bertuliskan Kanji (di Puncak?)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Seorang penjaga kamp tawanan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Dua warga militer Jepang …
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
… berfoto bersama …
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Dua prajurit Jepang yang disebut berasal dari kawasan Harajuku
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Dua warga Jepang di Puncak
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: masa pendudukan Jepang
Tempat: Jawa (a.l. Puncak)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Sabtu, 16 Juli 2022

Dari sebuah album foto karya Hermann Salzwedel tentang Jawa di awal abad ke-20 (3)

Kawasan Puncak di sekitar Sindanglaya
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pepohonan kelapa yang tinggi menjulang
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Petani panen padi
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Cibodas, Bogor
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: antara 1900 dan 1910
Tempat: Jawa (a.l. Bogor)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Hermann Salzwedel
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Senin, 11 Juli 2022

Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Kesatuan artileri KNIL (2)

(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: Sekitar 1941
Tempat: Jawa (a.l. kawasan Puncak di foto nomor 4)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Senin, 25 April 2022

Dari sebuah album foto tentang wilayah Priangan di sekitar tahun 1938 (1)

Kawanan kerbau di pantai selatan Sukabumi
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Kawah Gunung Gede
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Telaga Warna, Puncak
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Situ Cangkuang di Leles, Garut
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Kawah Gunung Galunggung, Tasikmalaya
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: sekitar 1938
Tempat: Bogor, Garut, Sukabumi, Tasikmalaya
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Wijnand Elbert Kerkhoff
Sumber / Hak cipta: Officieele Vereeniging voor Toeristenverkeer / National Gallery of Australia
Catatan:

Sabtu, 22 Januari 2022

Aneka wajah Nusantara dalam lukisan Josias Rappard, 1888 (13)

Gunung Pangrango dilihat dari Kebun Raya Bogor
(klik untuk memperbesar | © AVS)
Bergotong royong membangun rumah
(klik untuk memperbesar | © AVS)
Pemandangan di Cipanas, Puncak
(klik untuk memperbesar | © AVS)
Berburu rusa di Bogor
(klik untuk memperbesar | © AVS)
Waktu: 1888
Tempat: Bogor
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto/gambar: Josias Rappard
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan:

Jumat, 09 Juli 2021

Dari buku foto tentang Bogor terbitan Carl Lang (4): Wajah lokal, 1883

PENGANTAR

Di awal tahun 1880-an penerbit Carl Lang di Bogor mengeluarkan sebuah buku berisi 24 foto tentang wilayah Bogor. Salah satu eksemplarnya terkumpul ke kolektor Leo Haks dalam kondisi bagus, dan kemudian menjadi khazanah dari National Gallery of Australia, yang akan ditampilkan di blog ini.

(klik untuk memperbesar | © NGA)(klik untuk memperbesar | © NGA)

19. Mesjid di kawasan Empang
(klik untuk memperbesar | © NGA)
20. Kampung dan pesawahan dengan latar belakang Gunung Salak
(klik untuk memperbesar | © NGA)
21. Kawasan pecinan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
22. Sekitar jembatan Batutulis
(klik untuk memperbesar | © NGA)
23. Puncak Pass, Sindanglaya (Cipanas, Cianjur); saat itu masih diberi pintu untuk buka-tutup
(klik untuk memperbesar | © NGA)
24. Pemandangan ke arah Gunung Salak
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: antara 1880-1883
Tempat: Cianjur, Bogor
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Carl Lang | National Gallery of Australia
Catatan: