Tampilkan postingan dengan label Bandung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bandung. Tampilkan semua postingan

Kamis, 14 Mei 2026

Kreativitas rancangan KNIL Bandung, cikal bakal Pindad, dalam membuat kendaraan tempur, 1938

Pabrik amunisi dan kendaraan tempur milik KNIL di Bandung, yang kelak menjadi Pindad, di akhir tahun 1930-an atau awal 1940-an pernah membuat kendaraan lapis baju yang disainnya memiliki beberapa kemiripan dengan Cybertruck buatan Tesla yang baru muncul di abad ke-21 (lihat posting ini). Selain itu, para ternyata teknisi KNIL juga pernah merancang tank atau panser yang didisain untuk bisa melintas lumpur dan pesawahan serta sungai atau kawasan pesisir (lihat gambar di bawah). Tampaknya ini memang gagasan yang muncul di Nusantara dan dilahirkan dalam menghadapi medan yang khas di wilayah ini.

(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1938
Tempat: kemungkinan di Bandung atau sekitarnya
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Jumat, 16 Januari 2026

Dua pucuk pimpinan Divisi Siliwangi di tahun 1956: Kol. Alex Kawilarang dan Kol. Achmad Kosasih

(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1956
Tempat: Hotel Preanger, Bandung
Tokoh: Kol. Alex Kawilarang (kiri) bersama istrinya, Petronella Isabella van Emden; Kol. Raden Achmad Kosasih (ketiga dari kiri) bersama istri.
Peristiwa: Kemungkinan ini adalah acara perpisahan Kawilarang yang melepas jabatannya sebagai panglima Divisi Sliwangi untuk menempati tugas baru sebagai atase militer di KBRI New York. Kosasih mengambil alih jabatan panglima ini setelah diselingi sebentar oleh Kol. Dadang Suprayogi.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan: Kawilarang dan Kosasih merupakan para komadan Siliwangi yang tangguh semasa perang kemerdekaan, dan ini mengangkat mereka ke posisi tertinggi di Divisi Siliwangi. Kawilarang malah merupakan perintis terbentuknya kesatuan khusus TNI yang kelak menjadi Kopassus. Dua tahun setelah foto ini dibuat, Kawilarang yang kecewa dengan pemerintah pusat, memutuskan untuk bergabung dengan PRRI/Permesta dan menjadi panglima militernya, sementara Kosasih sebagai Panglima Siliwangi mengirim pasukan a.l. ke Sumatera Barat untuk menumpas pemberontakan ini.

Sabtu, 18 Oktober 2025

Sidang Parlemen Negara Pasundan di Bandung, 1948

Suasana di sebuah sidang parlemen Negara Pasundan yang tampak dihadiri seorang Belanda berseragam militer
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Sebagian dari peserta sidang yang tampil dalam berbagai jenis pakaian termasuk seragam ketentaraan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1948
Tempat: Bandung
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Sabtu, 20 September 2025

Pertemuan antara TNI dan militer Belanda di Ujungberung, Bandung, 1948

Penghujung 1948: Pertemuan militer Belanda yang membawa bendera putih dikawal prajurit loreng bersenjata, dengan pihak TNI yang memakai aneka seragam, di Ujungberung (Bandung)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Pertemuan diawali dengan saling menyalami dan memberi hormat
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Agenda pertemuan tampaknya penentuan garis demarkasi yang menjadi batas wilayah yang dikuasai Belanda dan yang di bawah kendali para pejuang
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Catatan foto dalam bahasa Belanda menyebutkan bahwa orang berambut panjang dan membawa samurai bukanlah perempuan, melainkan lelaki yang bernazar untuk tidak memotong rambut hingga perjuangan kemerdekaan berakhir
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: penghujung 1948
Tempat: Ujungberung (Bandung)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan: Lihat juga rangkaian lain dari pertemuan TNI dengan militer Belanda yang dimulai di posting ini.

Senin, 04 Agustus 2025

Kumpulan beberapa ilustrasi zaman dulu tentang Nusantara (2)

Sekelompok pria Tionghoa bermain kartu
[~1853, Auguste van Pers, Den Haag]
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)
Seorang perempuan asal Bandung bernama Soemina
[3 Mei 1938, Willem G. Hofker]
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)
Seorang pria Jawa dalam busana keraton
[~1830, London]
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)

Tahun terbit: ~1830, ~1853, 1938
Tempat terbit: a.l. Den Haag, London
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar: a.l. Auguste van Pers dan Willem G. Hofker
Sumber / Hak cipta: Indies Gallery
Catatan:

Minggu, 13 April 2025

Beberapa wajah KNIL sebelum Perang Dunia 2 melanda Hindia-Belanda (2)

Jakarta, Januari 1942: Rapat para panglima ABDACOM (American-British-Dutch-Australian Command) di bawah pimpinan Jenderal Archibald Percival Wavell, yang dua bulan kemudian terbukti tidak bisa menghadang gerak maju pasukan Jepang
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Jakarta, 31 Agustus 1941: Barisan prajurit KNIL Laut
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Parade berkuda para prajurit KNIL di Lapangan Banteng dengan latar belakang Gereja Katedral
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Bandung: Empat serdadu lokal KNIL
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Bandung, 1942: Rapat para perwira Kementerian Perang yang a.l. dihadiri oleh Kolonel R. Bakkers, Mayor P.G. Mantel, dan Major W.P. van Veen (d.ki.k.ka.). P.G. Mantel beberapa minggu kemudian menjadi salah satu perwakilan Hindia-Belanda dalam penyerahan tanpa syarat kepada Jepang di Kalijati.
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: a.l. 1941, 1942
Tempat: a.l. Bandung, Jakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Jumat, 11 April 2025

Beberapa wajah KNIL sebelum Perang Dunia 2 melanda Hindia-Belanda (1)

Jakarta: Barisan prajurit KNIL Laut
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Kalijati, sekitar 1941: Pesawat latih Ryan STM-2 yang digunakan untuk mencetak para pilot tempur (lihat juga posting ini sebelumnya)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Januari 1942: Gerrit van Genderen Stort, seorang prajurit bagian medis, yang kelak dijebloskan Jepang di kamp tawanan Pekanbaru, dan kemudian bisa bertahan hingga kapitulasi Jepang
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Bandung: Latihan menggunakan senapan karabin bagi para calon perwira, sebagian di antaranya berwajah lokal
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Seorang kapten KNIL
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1942 dan sebelumnya
Tempat: a.l. Bandung, Jakarta, Kalijati
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Selasa, 01 April 2025

Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Kegiatan di sebuah tangsi KNIL (2)

Barisan para perwira
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Barisan para serdadu yang umumnya berwajah lokal
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Pemeriksaan barisan …
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
… sebelum berbaris keluar tangsi
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1942 atau sebelumnya
Tempat: Bandung (?)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Minggu, 30 Maret 2025

Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Kegiatan di sebuah tangsi KNIL (1)

Lapangan upacara
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Barisan para perwira pada saat upacara
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Para anggota KNIL bersiap keluar dari tangsi
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Para perwira dengan kelewang di pinggang
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1942 atau sebelumnya
Tempat: Bandung (?)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Jumat, 28 Maret 2025

Wajah anggota milisi "Landstorm" dan "Stadswacht" bernama P. F. de Rochemont, 1932-1941

Bandung, 1932: P. F. de Rochemont (tengah belakang) bersama para anggota KNIL
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Jakarta, 1940: Sebuah kesatuan milisi Landstorm dengan P. F. de Rochemont berada di nomor 6 dari kanan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Jakarta, 1940: Kesatuan Landstorm di markas mereka di Kramat; P. F. de Rochemont berdiri nomor 2 dari kanan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Semarang, 1941: P. F. de Rochemont dalam seragam Stadswacht bersama anak dan istri di
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Semarang, 1941: Sersan P. F. de Rochemont bersama istri
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)


Waktu: 1932, 1940, 1941
Tempat: Bandung, Jakarta, Semarang
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Kamis, 20 Maret 2025

Konferensi Asia-Afrika 1955: Pemandangan di dalam dan sekitar Gedung Merdeka

Suasana konferensi di dalam Gedung Merdeka
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Gedung Merdeka dengan penjagaan ketat aparat keamanan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Salah satu pertigaan Gedung Merdeka, dengan barisan tentara penabuh genderang di latar belakang
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Khalayak menyaksikan barisan tentara penabuh genderang
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: April 1955
Tempat: Bandung
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan: Lihat juga rangkaian foto yang dimuat mulai posting tanggal 30 September 2013 hingga 17 November 2013.

Selasa, 18 Maret 2025

Perkebunan teh "Pangerango" di Sukabumi di sekitar awal tahun 1950-an - 4: Tampak dekat para pegawai dan perpisahan

Perkebunan teh "Pangerango" didirikan perusahaan "H.G.Th. Crone" di sekitar akhir abad ke-19/awal abad ke-20 di Pasir Datar, sebuah desa di kaki Gunung Pangrango, yang sekarang masuk Kecamatan Caringin, Sukabumi. "Henrich Gottfried Theodor Crone" sendiri merupakan sebuah usaha dagang di Amsterdam yang mengimpor hasil bumi dari Hindia-Belanda dan menjualnya di Eropa. Foto-foto berikut tidak mencantumkan tanggal, dan hanya berisi keterangan singkat. Jadi kemungkinan foto-foto ini berisi hal-hal ini:

  • Wajah area perkebunan setelah pemilik Belanda-nya kembali menyusul selesainya Perang Kemerdekaan dan adanya pengakuan kedaulatan dari Belanda terhadap Republik Indonesia.
  • Usaha membangun kembali bangunan pabrik yang tampaknya sebelumnya dibumihanguskan para pejuang kemerdekaan.
  • Wajah warga sekitar yang bekerja di pabrik teh.
  • Wajah para pegawai, termasuk bagian keamanan yang bersenjata api ketika suasana paska-pengakuan kedaulatan situasi masih dianggap belum stabil.
  • Foto perpisahan yang kemungkinan muncul setelah Soekarno menyerukan nasionalisasi aset-aset yang sebelumnya dikuasai dan dijalankan orang dan perusahaan Belanda.

Teh yang sudah dikemas dengan merek Pangerango dan Crone, dikelilingi pekerja dan pegawai
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Pegawai keuangan di mejanya yang diisi a.l. dengan mesin tik dan brankas
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Pos keamanan dengan pedang dan deretan senjata api
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Komandan jaga dan pegawai keuangan di dekat sebuah truk
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
1956: Acara perpisahan di Hotel Preanger
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1950-an
Tempat: Bandung, Desa Pasir Datar (Sukabumi)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Sabtu, 22 Februari 2025

Foto udara atas kawasan-kawasan industri di Jawa, sekitar pertengahan 1920-an (6)

Sebuah pabrik gula di wilayah Cirebon yang area pabrik dan kompleks perumahannya dikelilingi perkebunan tebu
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Area perakitan kendaraan milik General Motors di kawasan Tanjung Priuk
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Perkebunan teh dan karet Maswati di Cikalong Wetan, Bandung Barat
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Sebuah pabrik gula di antara Cirebon dan Tegal, dengan jalur lori di sebelah kiri, dan dua silo berbentuk silinder di sebalah kanan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1920-an (1924?)
Tempat: Jawa (a.l. Bandung, Cirebon, dan Jakarta)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Jumat, 14 Februari 2025

Foto udara atas kawasan-kawasan industri di Jawa, sekitar pertengahan 1920-an (2)

Sebuah pabrik gula di wilayah Cirebon
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Sebuah kompleks industri di Bandung
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Pabrik gula Demakijo di Sleman
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Sebuah pabrik gula di tengah pesawahan dan perkebunan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1920-an (1924?)
Tempat: Jawa (a.l. Bandung, Cirebon, Sleman)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan: