Tampilkan postingan dengan label jembatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jembatan. Tampilkan semua postingan

Selasa, 01 September 2026

Berbagai foto semasa Perang Kemerdekaan dari koleksi tentara Belanda bernama Bob van Dijk (31)

PENGANTAR

Bob van Dijk adalah seorang tentara Belanda dari kesatuan zeni yang diterjunkan ke Nusantara, terutama di wilayah Jawa Timur, semasa Perang Kemerdekaan. Bob tampaknya menggemari fotografi, dan kamera fotonya banyak mengabadikan suasana sejak di berangkat dari Belanda melalui berbagai tempat dan pelabuhan sebelum akhirnya tiba di Hindia-Belanda. Blog ini akan mencoba untuk memperlihatkan karya-karya Bob ini yang a.l. banyak didominasi oleh suasana sehari-hari seorang tentara Belanda ketika bertugas di Indonesia.

Bob juga banyak membuat jepretan ketika dia bertugas di lapangan. Koleksi dia juga berisi beberapa foto dari medan pertempuran yang tampaknya merupakan karya jurnalis perang profesional seperti Hugo Wilmar. Secara keseluruhan, koleksi ini lumayan menarik karena memperlihatkan suasana sehari-hari semasa Perang Kemerdekaan dari sudut pandang seorang tentara Belanda.


Dua tentara marinir Belanda di semak belukar, salah satunya mengintai posisi para pejuang dengan menggunakan keker
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Dua tentara marinir Belanda berlutut di belakang sebuah rintangan pohon dan mengarahkan senapan mereka ke posisi para pejuang
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Kesatuan marinir Belanda melewati sebuah jembatan yang dihancurkan para pejuang
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Seorang prajurit marinir Belanda merunduk sambil berlari mencari posisi aman dengan membawa senapan dengan bayonet terhunus
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Lima tentara marinir Belanda dalam keadaan baju dan topi baja setelah sebuah pertempuran. Catatn foto menyebut bahwa yang di tengah itu bernama Piet Roeffen, dan bahwa salah satu dari lima ini kemudian meninggal karena luka-luka pertempuran.
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: semasa perang kemerdekaan
Tempat: kemungkinan besar Jawa Timur
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Bob J. van Dijk
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Minggu, 30 Agustus 2026

Berbagai foto semasa Perang Kemerdekaan dari koleksi tentara Belanda bernama Bob van Dijk (30)

PENGANTAR

Bob van Dijk adalah seorang tentara Belanda dari kesatuan zeni yang diterjunkan ke Nusantara, terutama di wilayah Jawa Timur, semasa Perang Kemerdekaan. Bob tampaknya menggemari fotografi, dan kamera fotonya banyak mengabadikan suasana sejak di berangkat dari Belanda melalui berbagai tempat dan pelabuhan sebelum akhirnya tiba di Hindia-Belanda. Blog ini akan mencoba untuk memperlihatkan karya-karya Bob ini yang a.l. banyak didominasi oleh suasana sehari-hari seorang tentara Belanda ketika bertugas di Indonesia.

Bob juga banyak membuat jepretan ketika dia bertugas di lapangan. Koleksi dia juga berisi beberapa foto dari medan pertempuran yang tampaknya merupakan karya jurnalis perang profesional seperti Hugo Wilmar. Secara keseluruhan, koleksi ini lumayan menarik karena memperlihatkan suasana sehari-hari semasa Perang Kemerdekaan dari sudut pandang seorang tentara Belanda.


Foto bersama 4 anggota kesatuan zeni di Jember
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Dua tentara Belanda di tegalan menembakkan mortir ke arah posisi pejuang
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Dua (atau tiga?) pejuang tanpa alas kaki yang tertangkap Belanda digiring dan harus memikul persenjataannya (yang kemungkinan sudah dikosongkan dari peluru)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Kesatuan zeni Belanda membangun jembatan dari gelondongan kayu …
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
… mereka menyebut aktivitas dan situasi ini sebagai Tarzan in de tropen (Tarzan di wilayah tropis)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: semasa perang kemerdekaan
Tempat: Jawa Timur (a.l. Jember)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Bob J. van Dijk
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:


UPDATE 5 September 2026: Edisi lain dari foto nomor 3
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Rabu, 19 Agustus 2026

Dari Padang sampai ke Banda: Lukisan pemandangan Nusantara karya Charles William Meredith van de Velde, 1844 (9a - Tondano)

Charles William Meredith van de Velde (1818-1898) tampaknya seorang dengan berbagai bakat dan kemampuan. Dia pernah menjadi perwira angkatan laut, tentara bayaran, pembuat peta, anggota palang merah, hingga misionaris. Salah satu keahlian dia adalah menangkap keindahan alam dari tempat yang dia kunjungi, dan menuangkannya ke atas kanvas. Dia terkenal sebagai pembuat peta Palestina di pertengahan abad ke-19, serta pelukis kota dan tempat di Palestina yang dia singgahi. Sebelumnya, dia juga mengabadikan banyak tempat di Nusantara dalam beberapa karya lukisannya, yang akan kita lihat di seri berikut ini.
Pemandangan ke arah Danau Tondano dengan latar belakang Gunung Tondano
(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)
Jembatan gantung dari bambu di jalur yang menghubungkan Tondano dengan Manado
(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)

Tahun terbit: 1844
Tahun peristiwa: abad ke-19
Tempat terbit: Amsterdam
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar: Paul Lauters yang menyalin dari karya Charles William Meredith van de Velde
Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery
Catatan: 1) Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari laman resmi galeri ini. 2) Lihat rangkaian lain lukisan karya Van de Velde ini mulai dari posting ini.

Minggu, 16 Agustus 2026

Berbagai foto semasa Perang Kemerdekaan dari koleksi tentara Belanda bernama Bob van Dijk (23)

PENGANTAR

Bob van Dijk adalah seorang tentara Belanda dari kesatuan zeni yang diterjunkan ke Nusantara, terutama di wilayah Jawa Timur, semasa Perang Kemerdekaan. Bob tampaknya menggemari fotografi, dan kamera fotonya banyak mengabadikan suasana sejak di berangkat dari Belanda melalui berbagai tempat dan pelabuhan sebelum akhirnya tiba di Hindia-Belanda. Blog ini akan mencoba untuk memperlihatkan karya-karya Bob ini yang a.l. banyak didominasi oleh suasana sehari-hari seorang tentara Belanda ketika bertugas di Indonesia.

Bob juga banyak membuat jepretan ketika dia bertugas di lapangan. Koleksi dia juga berisi beberapa foto dari medan pertempuran yang tampaknya merupakan karya jurnalis perang profesional seperti Hugo Wilmar. Secara keseluruhan, koleksi ini lumayan menarik karena memperlihatkan suasana sehari-hari semasa Perang Kemerdekaan dari sudut pandang seorang tentara Belanda.


Sebuah jembatan yang didirikan kesatuan zeni Belanda dengan ketinggian yang rendah, ada kemungkinan merupakan latihan atau percobaan sebelum diterapkan di lapangan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Seorang sejawat Bob bernama Sersan Smit dengan kamera di tangan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Ini dia Bob van Dijk berlutut membidikkan kameranya ke arah kesatuan zeni yang sedang mengerjakan konstruksi jembatan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Bob van Dijk di ruang gelap milik militer Belanda, foto yang sedang diproses dan dicetak merupakan hasil jepretan Hugo Wilmar
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Pengangkutan sebuah konstruksi melengkung dengan melewati jejalan di Surabaya
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: semasa perang kemerdekaan
Tempat: Surabaya dan/atau sekitarnya
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Bob J. van Dijk
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Jumat, 14 Agustus 2026

Berbagai foto semasa Perang Kemerdekaan dari koleksi tentara Belanda bernama Bob van Dijk (22)

PENGANTAR

Bob van Dijk adalah seorang tentara Belanda dari kesatuan zeni yang diterjunkan ke Nusantara, terutama di wilayah Jawa Timur, semasa Perang Kemerdekaan. Bob tampaknya menggemari fotografi, dan kamera fotonya banyak mengabadikan suasana sejak di berangkat dari Belanda melalui berbagai tempat dan pelabuhan sebelum akhirnya tiba di Hindia-Belanda. Blog ini akan mencoba untuk memperlihatkan karya-karya Bob ini yang a.l. banyak didominasi oleh suasana sehari-hari seorang tentara Belanda ketika bertugas di Indonesia.

Bob juga banyak membuat jepretan ketika dia bertugas di lapangan. Koleksi dia juga berisi beberapa foto dari medan pertempuran yang tampaknya merupakan karya jurnalis perang profesional seperti Hugo Wilmar. Secara keseluruhan, koleksi ini lumayan menarik karena memperlihatkan suasana sehari-hari semasa Perang Kemerdekaan dari sudut pandang seorang tentara Belanda.


Sebuah gudang dari zaman Belanda, yang kemudian digunakan Jepang sebagai tempat menyimpan torpedo …(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
… , dan oleh Belanda setelah itu dialihfungsikan sebagai garasi dengan meledakkan tembok yang sebelumnya menjadi partisi
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Seorang anggota zeni, dengan kacamata gelap, melakukan pengukuran di atas sebuah jembatan dengan penjagaan dua tentara bersenjata di tanggul tepian sungai
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Kesatuan zeni Belanda membangun sebuah jembatan besi …
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
… dan konstruksi melengkung yang digunakan sebagai barak di Tanjung Perak
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: semasa perang kemerdekaan
Tempat: Surabaya dan/atau sekitarnya
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Bob J. van Dijk
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Sabtu, 08 Agustus 2026

Berbagai foto semasa Perang Kemerdekaan dari koleksi tentara Belanda bernama Bob van Dijk (19)

PENGANTAR

Bob van Dijk adalah seorang tentara Belanda dari kesatuan zeni yang diterjunkan ke Nusantara, terutama di wilayah Jawa Timur, semasa Perang Kemerdekaan. Bob tampaknya menggemari fotografi, dan kamera fotonya banyak mengabadikan suasana sejak di berangkat dari Belanda melalui berbagai tempat dan pelabuhan sebelum akhirnya tiba di Hindia-Belanda. Blog ini akan mencoba untuk memperlihatkan karya-karya Bob ini yang a.l. banyak didominasi oleh suasana sehari-hari seorang tentara Belanda ketika bertugas di Indonesia.

Bob juga banyak membuat jepretan ketika dia bertugas di lapangan. Koleksi dia juga berisi beberapa foto dari medan pertempuran yang tampaknya merupakan karya jurnalis perang profesional seperti Hugo Wilmar. Secara keseluruhan, koleksi ini lumayan menarik karena memperlihatkan suasana sehari-hari semasa Perang Kemerdekaan dari sudut pandang seorang tentara Belanda.


Peralatan komunikasi yang digunakan militer Belanda
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Patroli sebuah kesatuan Belanda di tepi sebuah kali
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Reruntuhan bangunan di Surabaya, ada kemungkinan sisa pertempuran 10 November 1945, dengan latar belakang Kantor Gubernur Jawa Timur
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Persimpangan yang sekarang menghubungkan Jalan Pahlawan, Jalan Veteran, dan Jalan Kebon Rojo di Surabaya. Selain trem, truk militer, delman, dan sepeda, foto ini memperlihatkan bangunan Lindeteves-Stokvis, Soerbaiasch Handelsblad, serta Kantor Gubernur di kejauhan.
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Salah satu kolong spoor viaduct di Surabaya yang menjadi tempat gelandangan berkumpul
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: semasa perang kemerdekaan
Tempat: Surabaya dan sekitarnya
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Bob J. van Dijk
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Minggu, 02 Agustus 2026

Berbagai foto semasa Perang Kemerdekaan dari koleksi tentara Belanda bernama Bob van Dijk (16)

PENGANTAR

Bob van Dijk adalah seorang tentara Belanda dari kesatuan zeni yang diterjunkan ke Nusantara, terutama di wilayah Jawa Timur, semasa Perang Kemerdekaan. Bob tampaknya menggemari fotografi, dan kamera fotonya banyak mengabadikan suasana sejak di berangkat dari Belanda melalui berbagai tempat dan pelabuhan sebelum akhirnya tiba di Hindia-Belanda. Blog ini akan mencoba untuk memperlihatkan karya-karya Bob ini yang a.l. banyak didominasi oleh suasana sehari-hari seorang tentara Belanda ketika bertugas di Indonesia.

Bob juga banyak membuat jepretan ketika dia bertugas di lapangan. Koleksi dia juga berisi beberapa foto dari medan pertempuran yang tampaknya merupakan karya jurnalis perang profesional seperti Hugo Wilmar. Secara keseluruhan, koleksi ini lumayan menarik karena memperlihatkan suasana sehari-hari semasa Perang Kemerdekaan dari sudut pandang seorang tentara Belanda.


Kegiatan yang sering dilakukan kesatuan zeni tampaknya terkait banyak dengan jembatan …
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
… seperti penambahan tiang penopang …
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
… atau pemasangan jembatan di sungai berair tenang …
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
… atau di sungai kering …
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
… yang sepenuhnya menggunakan material kayu
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: semasa perang kemerdekaan
Tempat: Surabaya dan/atau sekitarnya
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Bob J. van Dijk
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Rabu, 29 Juli 2026

Berbagai foto semasa Perang Kemerdekaan dari koleksi tentara Belanda bernama Bob van Dijk (14)

PENGANTAR

Bob van Dijk adalah seorang tentara Belanda dari kesatuan zeni yang diterjunkan ke Nusantara, terutama di wilayah Jawa Timur, semasa Perang Kemerdekaan. Bob tampaknya menggemari fotografi, dan kamera fotonya banyak mengabadikan suasana sejak di berangkat dari Belanda melalui berbagai tempat dan pelabuhan sebelum akhirnya tiba di Hindia-Belanda. Blog ini akan mencoba untuk memperlihatkan karya-karya Bob ini yang a.l. banyak didominasi oleh suasana sehari-hari seorang tentara Belanda ketika bertugas di Indonesia.

Bob juga banyak membuat jepretan ketika dia bertugas di lapangan. Koleksi dia juga berisi beberapa foto dari medan pertempuran yang tampaknya merupakan karya jurnalis perang profesional seperti Hugo Wilmar. Secara keseluruhan, koleksi ini lumayan menarik karena memperlihatkan suasana sehari-hari semasa Perang Kemerdekaan dari sudut pandang seorang tentara Belanda.


Dua tentara Belanda di tanggul sebuah sungai mengawasi kawasan di sisi lain sungai; di beberapa tempat, sungai merupakan batas antara wilayah yang dikuasai Belanda dengan area yang dikontrol para pejuang, dan jembatan menjadi titik perbatasan antara kedua belah pihak
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Sebuah jembatan gantung dengan latar depan pos penjagaan Belanda dengan senapan mesin dan gundukan karung
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Beberapa perwira Belanda di sebuah rumah yang tampaknya milik seorang ningrat
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Sebuah kesatuan Belanda menaiki sebuah truk militer kecil beroda 6 …
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
… dan melintasi sebuah jembatan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: semasa perang kemerdekaan
Tempat: Surabaya dan/atau sekitarnya
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Bob J. van Dijk
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Kamis, 11 Juni 2026

Operasi pasukan Belanda di Bali, 1946 (3)

Belanda, bersama raja yang pro-Belanda, mengumpulkan warga desa untuk menggalang dukungan atas kekuasan Belanda di Bali
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Sebelum foto ini dibuat, para pejuang kemerdekaan meledakkan sebuah jembatan. Belanda menyebut aksi ini sebagai "terorisme". Pasukan Belanda mendatangkan truk militer ke lokasi kejadian untuk membuat bendungan darurat untuk mengatur arus air sungai.
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Di sebelah kanan tampak jembatan yang rusak diledakkan para pejuang kemerdekaan. Belanda mendatangkan sebuah bulldozer untuk membersihkan sisa dan dampak ledakan.
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Pihak Belanda, bersama raja yang pro-Belanda, di latar belakang mengamati warga desa dalam sembahyang bersama dalam acara penggalangan dukungan atas Belanda
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Antosari (Tabanan): Belanda mendirikan sebuah pos dan markas militer di Antosari yang sebelumnya merupakan salah satu pusat berkumpulnya para pejuang kemerdekaan
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1946
Tempat: Bali
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:


UPDATE 28 Juli 2026: Edisi lain dari foto nomor
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Kamis, 21 Mei 2026

Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang Kastil Batavia dan lalu lintas air di sekitarnya

Kastil Batavia yang tampak dinding bentengnya dikelilingi oleh jalur kapal dan perahu, serta dilengkapi dengan konstruksi jembatan yang kelak menjadi contoh untuk Jembatan Kota Intan
(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)
Edisi lain dari gambar di atas
(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)

Tahun terbit: 1782
Tahun peristiwa: abad ke-18
Tempat terbit: Belanda
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar: Mathias de Sallieth
Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery
Catatan: 1) Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari laman resmi galeri ini. 2) Salah satu versi dari gambar ini pernah dimuat di posting ini.

Senin, 20 April 2026

Kamp tawanan Kampili setelah Jepang kalah: Perayaan hari ulang tahun Ratu Wilhelmina 31 Agustus 1945 (3)

Kamp Kampili tampaknya merupakan kamp tahanan terbesar yang didirikan Jepang di bagian timur Indonesia untuk menawan wanita dan anak-anak dari warga Belanda atau warga Sekutu lainnya. Hanya dua minggu setelah Jepang menyatakan menyerah dalam Perang Dunia II, warga kamp ini bisa menyelenggarakan acara yang mengembalikan keceriaan buat mereka, yaitu perayaan hari ulang tahun Ratu Wilhelmina yang ke-65. Sementara itu, kemungkinan tanpa banyak disadari oleh para penghuni kamp, Indonesia sudah menyatakan merdeka, dan suasana yang akan berujung pada pertikaian sengit hingga empat tahun berikutnya sudah mulai pecah.


Anak-anak berenang di sungai di sekitar kamp
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Barisan para anak-anak, wanita, dan biarawati penghuni kamp. Catatan foto menyebut nama Ny. Herdes en Ny. Joustra sebagai dua wanita yang berdiri di depan menghadap barisan.
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Anak-anak bermain masuk-keluar lorong
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Suasana di tengah kamp. Catatan foto menyebut nama Ny. Verhoeven dan Winny Ledoux (latar depan) serta Suster Willemien dan Ny. Herdes (berjalan membelakang).
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Ny. Gretchen van Veen memimpin paduan suara anak-anak
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 31 Agustus 1945
Tempat: Kampili (Gowa, Sulawesi Selatan)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan: