Tampilkan postingan dengan label Kastil Batavia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kastil Batavia. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 20 Juni 2026

Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno berbahasa Jerman tentang Kastil Batavia dan sekitarnya di abad ke-18

Lukisan tentang Kastil Batavia dengan lapangan dan jalur air di sekelilingnya. Legenda di kanan atas menyebut Kali Besar (a), lapangan berlatih (b), tiga sudut kastil (c, d, e), kediaman Gubernur Jenderal (f) dan pejabat tinggi lainnya (g), gereja (h), barak perwira (i), bendera Belanda (k), pelabuhan (l), rumah pemberi makan ayam (m), lapangan (n)
(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)

Tahun terbit: 1744
Tahun peristiwa: abad ke-18
Tempat terbit: Jerman (?)
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar: Johann Wolfgang Heydt
Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery
Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari laman resmi galeri ini.

Kamis, 18 Juni 2026

Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno berbahasa Jerman tentang Jakarta di abad ke-18

Lukisan berbahasa Jerman ini menampilkan Jakarta dilihat dari perairan Sunda Kelapa dengan latar belakang Gunung Gede dan Gunung Salak. Bagian tengah dengan nama Stadt merupakan wilayah kota, sementara bagian kanan dengan nama Schlos adalah Kastil Batavia. Keterangan lainnya dengan mengikuti nomor: 1) gerbang ke kastil; 2) pinggiran kota; kemudian sudut-sudut kastil dengan nama batu-batu mulia yaitu 3) Schantz, 4) Diamant, dan 5) Rubin; 6) pelabuhan; 7) jembatan; 8) gereja
(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)

Tahun terbit: ~1750
Tahun peristiwa: abad ke-18
Tempat terbit: Jerman
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar:
Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery
Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari laman resmi galeri ini.

Minggu, 31 Mei 2026

Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang kesibukan di sekitar Kastil Batavia

(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)

Tahun terbit: 1810
Tahun peristiwa: abad ke-18
Tempat terbit: Paris
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar: aslinya kemungkinan oleh Hendrik Kobell (lihat versi berbahasa Belanda di posting ini); versi berbahasa Perancis di atas diterbitkan oleh A. Bertrand
Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery
Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari laman resmi galeri ini.

Sabtu, 23 Mei 2026

Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang Kastil Batavia dan pelabuhan Sunda Kelapa di abad ke-17

Lukisan karya Jo(h)an Nieuhof tentang pelabuhan Sunda Kelapa dengan latar belakang pegunungan di Bogor (atas), dan Kastil Batavia dengan kapal-kapal layar di latar depan dan belakang (bawah), yang terbit tahun 1668 dalam bahasa Latin
(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)
Salinan dari gambar di atas dalam bahasa Inggris, yang terbit di Tiongkok di tahun 1673
(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)
Jiplakan oleh Emmanuel Bowen, juga dalam bahasa Inggris, yang terbit tahun 1744
(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)
Versi lain dari gambar pertama dengan teks berbahasa Perancis dan Belanda
(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)

Tahun terbit: 1668, 1673, 1744
Tahun peristiwa: abad ke-17
Tempat terbit: 
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar: aslinya oleh Jo(h)an Nieuhof 
Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery
Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari laman resmi galeri ini.

Kamis, 21 Mei 2026

Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang Kastil Batavia dan lalu lintas air di sekitarnya

Kastil Batavia yang tampak dinding bentengnya dikelilingi oleh jalur kapal dan perahu, serta dilengkapi dengan konstruksi jembatan yang kelak menjadi contoh untuk Jembatan Kota Intan
(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)
Edisi lain dari gambar di atas
(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)

Tahun terbit: 1782
Tahun peristiwa: abad ke-18
Tempat terbit: Belanda
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar: Mathias de Sallieth
Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery
Catatan: 1) Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari laman resmi galeri ini. 2) Salah satu versi dari gambar ini pernah dimuat di posting ini.

Minggu, 17 Mei 2026

Dari khazanah Bartele Gallery: Lukisan kuno tentang Kastil Batavia dan gudang gula di seberangnya

Pemandangan dari Kastil Batavia ke arah gudang gula (A), gudang peralatan (B), pasar ikan (C), artleri (D), sudut kastil yang diberi nama "Diamant" (E), pandai besi (F … menggunakan kata winckel yang kelak menjadi kata "bengkel" hingga sekarang), penjahit celana (G), gudang kayu (H), galangan jangkar (I), Kali Besar (K), dan parit sekitar kastil (L)
(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)
Pemandangan dari gudang gula ke arah Kastil Batavia (A) beserta sudut-sudutnya yang diberi nama "Peerl" (B … mutiara), "Diamant" (C … berlian), "Robijn" (D … rubi), kediaman petinggi kastil (E), kediaman komandan kastil (F), jembatan batu (G), jembatan ke area yang bernama "Amsterdam" (H), gudang amunisi (I), parit sekitar kastil (K), dan Kali Besar (L)
(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)
Salinan dari gambar dari gambar di atas yang diterbitkan di tahun 1752
(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)
Edisi lain dari lukisan nomor 2
(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)

Tahun terbit: 1724-1726
Tahun peristiwa: abad ke-18
Tempat terbit: Belanda
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar: aslinya François Valentyn. lukisan ketiga salinan oleh Jakob van der Schley
Sumber / Hak cipta: Bartele Gallery
Catatan: Bartele Gallery adalah sebuah gerai di Hotel Indonesia Kempinksy yang menyediakan barang-barang antik terkait buku, barang cetakan, peta kuno, dsb. Gambar di atas diambil dari laman resmi galeri ini.

Senin, 26 Mei 2025

Peta kuno dari tahun 1725 tentang Kastil Batavia dan sekitarnya

(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)

Tahun terbit: 1725
Tempat terbit: Leiden
Tokoh:
Deskripsi: Meskipun berbahasa Perancis, peta ini sepenuhnya dibuat orang Belanda dan dikeluarkan di Belanda. Di peta ini utara berada di kanan, sehingga kita lihat Laut Jawa dan pelabuhan Sunda Kelapa berada di sisi ini. Kastil Batavia berada di tengah peta ini, dan memang ini satu-satunya bangunan dengan relatif banyak keterangan, sementara objek lain tampak digambar sekedarnya. Kali Besar mendapat nomor 32, sementara pasar ikan nomor 38. Nomor 35 seharusnya Gereja Portugis, tapi diberi label salah Eglise des Maleyis (gereja pribumi). Nomor 36 sudah benar, Eglise de Hollandoise (Gereja Belanda), tapi nomor 37 keliru karena di sana bukan gereja.
Juru kartografi: Pieter van der Aa
Sumber / Hak cipta: Indies Gallery
Catatan:

Minggu, 20 April 2025

Beberapa lukisan kuno tentang Jakarta dari berbagai masa (1)

Karya Dirk Homberg, ~1920: Kesibukan di Kali Besar
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)
Karya François Valentyn, ~1724-1726: Pemandangan ke arah Jakarta dilihat dari Laut Jawa dengan Kastil Batavia di latar tengah beserta tembok pertahanan yang memanjang, serta pegunungan di kawasan Bogor di latar belakang
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)
Karya Dirk Homberg, ~1925: Perumahan warga Tionghoa di Pintu Kecil
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)

Tahun terbit: 1724/1726, 1920, 1925
Tempat: Jakarta
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar: Dirk Homberg, François Valentyn
Sumber / Hak cipta: Indies Gallery
Catatan:

Jumat, 06 September 2024

Peta kota Jakarta dari tahun 1780

(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)


Tahun terbit: 1780
Tempat terbit: Amsterdam
Tokoh:
Deskripsi: Ini adalah salah satu peta kota tentang Jakarta yang tertua, yang tentunya masih terpusat ke kawasan pelabuhan utama saat itu, yaitu wilayah Sunda Kelapa, Pusat peta ini adalah Kastil Batavia dengan pengambangan kota ke sekelilingnya selain ke utara yang memang wilayah laut. Dari selatan ke utara, atau dari bawah ke atas, kita a.l. bisa melihat adanya gereja, wilayah pecinan, pasar bambu, balai kota, gereja berikutnya, laboratorium (=bengkel) persenjataan artileri, laboratorium kesehatan, tempat eksekusi, serta kawasan pemukiman orang Jawa. Menarik untuk dicatat bahwa dua sudut di kawasan orang Jawa ini ditempatkan loo (kakus) dan dieren (kandang ternak).
Juru kartografi: A. van Krevelt
Sumber / Hak cipta: Indies Gallery
Catatan:

Rabu, 10 Juli 2024

Peta kuno berbahasa Jerman dari tahun 1790: Jakarta

(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)

Tahun terbit: 1790
Tempat terbit:
Tokoh:
Deskripsi: Peta dalam bahasa Jerman ini memperlihatkan wilayah "perkotaan" yang didirikan Belanda di Jakarta di abad ke-18. Utara diperlihatkan di sebelah kiri, karena itu kita lihat Kali Krukut melintas mendatar di tengah peta dari arah kanan menuju ke pelabuhan Sunda Kelapa. Di bagian kiri kita lihat Kastil Batavia dengan empat sudut runcingnya, sementara di sebelah kanan dan bawahnya kita lihat pembagian "kota" saat itu. Kita baca a.l. adanya area untuk warga asal Maluku (k - Bandaische Vierthel), untuk orang asal India (l - Malabarische Vierthel), tempat aktivitas warga Tionghoa (s - Zimerhof der Chinesen), di samping adanya gereja (m), balai kota (n), rumah sakit (o), dan pasar ikan (x).
Juru kartografi:
Sumber / Hak cipta: Indies Gallery
Catatan:

Jumat, 14 Juni 2024

Peta perspektif tentang Jakarta dari tahun 1724

(klik untuk memperbesar | © Indies Gallery)

Tahun terbit: 1724
Tempat terbit: Amsterdam
Tokoh:
Deskripsi: Peta perspektif ini menampilkan Kastil Batavia di latar depan, dikelilingi air, dengan empat sudutnya, serta banyak meriam pertahanan di sekelilingya. Laut Jawa berada di bawah, sungai yang bermuara di sebelah kanan adalah Kali Krukut dengan jalur aslinya, serta gambar dari perahu dan kapal yang lalu lalang di sungai ini. Tampak juga bahwa VOC memagari wilayah muara ini, yang menunjukkan kontrol penuh mereka atas lalu lintas perairan serta perdagangan di kawasan ini.
Juru kartografi: François Valentijn (?)
Sumber / Hak cipta: Indies Gallery
Catatan: Lihat juga peta yang lebih tua, yang menampilkan wilayah yang sama dari tahun 1629.

Selasa, 28 September 2021

Lukisan tentang Jakarta karya Franz Xaver Habermann dan Johann Baptist Bergmüller dari pertengahan abad ke-18 (2)

Berikut tambahan gambar karya Franz Xaver Habermann ke kumpulan lukisan tentang Jakarta yang dimuat dua hari lalu. Sama dengan tiga lukisan sebelumnya, dua gambar di bawah ini memiliki judul dalam bahasa Perancis dengan huruf terbalik yang ditulis dari kanan ke kiri; kita perlu cermin untuk membacanya, atau di zaman digital sekarang cukup horizontal flip. Deskripsi atas gambar juga ada dalam dua bahasa: di sebelah kiri bahasa Jerman, di kanan bahasa Perancis.

Bagian dalam Kastil Batavia
(klik untuk memperbesar | © Franz Xaver Habermann / AVS)
Kanalisasi di satu sisi Kastil Batavia
(klik untuk memperbesar | © Franz Xaver Habermann / AVS)

Waktu: lukisan dibuat di pertengahan abad ke-18, sekitar 1740-1749; edisi cetak diterbitkan tahun 1923
Tempat: Jakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto/gambar: Franz Xaver Habermann
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan:

Minggu, 26 September 2021

Lukisan tentang Jakarta karya Franz Xaver Habermann dan Johann Baptist Bergmüller dari pertengahan abad ke-18 (1)

Ketiga lukisan di bawah ini pernah dimuat sebelumnya di sini; kali ini dimuat ulang dalam ukurang yeng lebih besar serta versi yang lebih bersih. Informasi mengenai pelukis dan tahun pembuatan juga sudah lebih terupdate sehingga bisa ditampilkan di sini.

Kanalisasi di sekitar Gereja Portugis dan benteng Gelderland
(klik untuk memperbesar | © Franz Xaver Habermann / AVS)
Antrian kapal memasuki Kali Besar dari Laut Jawa; di sebelah kanan ada Kastil Batavia, yang seharusnya ada di sebelah kiri
(klik untuk memperbesar | © Johann Baptist Bergmüller / AVS)
Gereja Belanda dan Balaikota di kawasan sekitar Kastil Batavia
(klik untuk memperbesar | © Franz Xaver Habermann / AVS)

Waktu: lukisan dibuat di pertengahan abad ke-18, sekitar 1740-1749; edisi cetak diterbitkan tahun 1923
Tempat: Jakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto/gambar: Franz Xaver Habermann | Johann Baptist Bergmüller
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan:

Jumat, 24 September 2021

Lukisan panorama Jakarta karya Jan Van Ryne dari tahun 1754 (reloaded)

(klik untuk memperbesar | © AVS)

Lukisan di atas pernah dimuat di blog ini sebelumnya, sekarang dimuat ulang dalam ukuran yang lebih besar. Gambar yang diterbitkan di Paris dalam bahasa Perancis ini menampilkan pemandangan dari arah Laut Jawa ke pelabuhan Sunda Kelapa dan wilayah Jakarta di latar belakangnya. Dalam proses cetak, ada kemungkinan kiri dan kanan terbalik, sehingga kita lihat di atas bahwa Kastil Batavia dan kawasan Ancol ada di sebelah kanan jalur masuk perahu ke Kali Besar, padahal seharusnya di sebelah kiri.

(klik untuk memperbesar)

Beberapa objek yang teridentifikasi dari lukisan di atas adalah sbb.:

  • 1. Kastil Batavia
  • 2. Balaikota di area kastil
  • 3. Gereja Belanda
  • 4. Kali Besar
  • 5. Benteng Jakatara
  • 6. Benteng Nortwyck
  • 7. Benteng Ryswyck
  • 8. Pentagram
  • 9. Tempat hukum gantung ke arah kawasan Ancol
  • 10. Tempat hukum gantung ke arah Muara Angke
Waktu: lukisan dibuat tahun 1754, dipublikasikan tahun 1780
Tempat: Jakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto/gambar: Jan Van Ryne
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan:

Rabu, 22 September 2021

Kastil Batavia dan Pelabuhan Sunda Kelapa dalam lima lukisan tua 1630-1842

1630-1659
(klik untuk memperbesar | © Joan Blaeu / AVS)

Lukisan karya Joan Blaeu yang menyebut Kerajaan Jaquatra, di mana terletaknya Batavia di pulau Java, dengan dua kapal Belanda di latar depan, dan benteng serta pemukiman Belanda di latar belakang.

1676
(klik untuk memperbesar | © Wouter Schouten / AVS)

Kastil Batavia dan pelabuhan Sunda Kelapa menurut lukisan di buku keluaran Wouter Schouten tahun 1676.

1740-1774
(klik untuk memperbesar | © AVS)

Sebuah lukisan Inggris dari sekitar tahun 1740-1774 menggambarkan Kastil Batavia dan beberapa kapal di sekitar pelabuhan.

(klik untuk memperbesar | ©Johan Swildens / AVS)

Lukisan dari tahun 1781 menggambarkan saudagar Arab dan Tionghoa di pelabuhan Jakarta.

1830-1842
(klik untuk memperbesar | ©Ambroise Garneray / AVS)

Sebuah lukisan berbahasa Perancis yang memperlihatkan keramaian kapal di sekitar pelabuhan Sunda Kelapa.

Waktu: 1659, 1676, 1774, 1781, 1842
Tempat: Jakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto/gambar: Joan Blaeu | Wouter Schouten | Middleton Complete System of Geography | Johan Swildens | Ambroise Garneray
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan:


UPDATE 13 Juni 2026: Versi lain dari lukisan nomor 2 dari khazanah Bartele Gallery
(klik untuk memperbesar | @ Bartele Gallery)

Selasa, 14 September 2021

Tiga lukisan tentang Jakarta karya Johannes Rach dari tahun 1779

Balaikota (tengah) dan Gereja Belanda (kanan)
(klik untuk memperbesar | © AVS)
Jembatan angkat yang menuju kawasan pemerintahan VOC di Kastil Batavia
(klik untuk memperbesar | © AVS)
Salah satu sudut Kastil Batavia (kiri)
(klik untuk memperbesar | © AVS)

Waktu: 1779
Tempat: Jakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto/gambar: Johannes Rach
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan:

Jumat, 10 September 2021

Tiga lukisan tentang Jakarta karya Johannes Rach dari tahun 1763-1764

1763: Gerbang berhias di kawasan Kastil Batavia
(klik untuk memperbesar | © AVS)
1763: Arak-arakan warga Tionghoa di kawasan pecinan (perayaan Imlek?)
(klik untuk memperbesar | © AVS)

1764: Bagian Kastil Batavia yang mengarah ke muara, yang saat itu tampaknya masih banyak buayanya
(klik untuk memperbesar | © AVS)

Waktu: 1763-1764
Tempat: Jakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto/gambar: Johannes Rach
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan:

Rabu, 08 September 2021

Lukisan tentang pelabuhan Sunda Kelapa karya Johannes Vingboons keluaran tahun 1755 & 1760

(klik untuk memperbesar | © AVS)

Pelabuhan Sunda Kelapa, Kastil Batavia, dan deretan pos VOC, menurut lukisan Johannes Vingboons yang dikeluarkan oleh Jacob van Schley pada tahun 1655.

(klik untuk memperbesar | © AVS)

Lukisan yang mirip dengan yang sebelumnya, tetapi memiliki beberapa variasi, keluaran tahun 1760.

Waktu: 1755, 1760
Tempat: Jakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto/gambar: Johannes Vingboons
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan:

Senin, 06 September 2021

Lima lukisan tentang Jakarta dan Pulau Onrust karya Hendrik Kobell dari tahun 1772

(klik untuk memperbesar | © AVS)

Atas: Kawasan pemerintahan VOC dengan balaikotanya, dengan latar depan sebuah jembatan angkat.
Bawah: Pasar di Jakarta.

(klik untuk memperbesar | © AVS)

Atas: Salah satu gerbang menuju kawasan Kastil Batavia yang dikelilingi sungai dengan jembatan angkat sebagai jalur masuk.
Bawah:Salah satu sudut Kastil Batavia, dilihat dari luar.

Pulau Onrust
(klik untuk memperbesar | © AVS)

Waktu: lukisan diteken tahun 1772, diterbitkan seperti di atas di tahun 1799
Tempat: Jakarta, Pulau Onrust
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto/gambar: Hendrik Kobell
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan:
(klik untuk memperbesar | © AVS)

Lukisan di atas memperlihatkan Kastil Batavia dilihat dengan gerbang utama menghadap ke arah pembaca. Redaksi Atlas Van Stolk tidak begitu yakin siapa pembuatnya, dan menyebut nama "Johannes Rach ?" (dengan tanda tanya). Apabila melihat gaya lukisannya, Hendrik Kobell lebih mungkin ditebak sebagai pelukisnya; karena itu blog ini menambahkan lukisan ini di posting ini.
Blog ini akan menampilkan beberapa lukisan kuno tentang Jakarta karya Johannes Rach pada tanggal 10, 14, dan 18 September 2021; di sana akan terlihat bahwa Johannes Rach memiliki gaya yang berbeda daripada yang ada di gambar di atas.

Kamis, 02 September 2021

Salah satu peta tertua tentang Kastil Batavia, karya G. Venant dari tahun 1629

(klik untuk memperbesar | © AVS)

Peta di atas termasuk peta tertua yang menggambarkan Kastil Batavia, atau malah tentang Jakarta. Di peta ini, arah utara mengarah ke kiri, jadi air dari Ciliwung mengalir dari kanan ke kiri menuju Laut Jawa. Kita lihat bahwa alur Kali Krukut di tengah peta masih digambarkan mengikuti kontur alaminya, belum dibuat lurus oleh Belanda. Kita lihat pula area di bawah Kali Krukut relatif masih kosong, hanya diisi oleh beberapa pos penjagaan Belanda. Di sebelah kanan sudah ada kompleks perumahan, tetapi masih belum ramai. Kemungkinan masih diisi oleh warga Belanda, jadi belum ada area khusus untuk orang Jawa, Tionghoa, Ambon, atau etnik lain.

Waktu: 1629
Tempat: Jakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto/gambar: G. Venant
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan: