Tampilkan postingan dengan label Perang Jawa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perang Jawa. Tampilkan semua postingan

Selasa, 22 Juni 2021

Hendrik Merkus de Kock, panglima Belanda semasa penyerbuan ke Palembang dan Perang Diponegoro

(klik untuk memperbesar | © AVS)

Waktu: gambar kemungkinan dibuat setelah 1842
Tempat:
Tokoh: Hendrik Merkus de Kock (Letnan Gubernur Jenderal Hindia-Belanda)
Peristiwa:
Juru foto/gambar:
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan: Foto De Kock di atas dihiasi sebuah emblem di bawahnya, yang bagian kirinya bertuliskan Palembang 1823 dan menggambarkan serangan laut Belanda ke Kesultanan Palembang (lihat a.l. posting ini), dan bagian kanannya bertuliskan Java 1825-1830 yang memperlihatkan Perang Diponegoro (lihat juga a.l. posting ini).

Jumat, 19 Juni 2020

Penangkapan Pangeran Diponegoro menurut lukisan Hilmar J. Backer

(klik untuk memperbesar | © AVS)

Waktu: 1830, lukisan dibuat oleh Hilmar J. Backer di tahun 1844
Tempat: Magelang
Tokoh: Pangeran Diponegoro (pemimpin perlawanan rakyat Jawa melawan Belanda), Hendrik Merkus de Kock (Letnan Gubernur Jenderal Hindia-Belanda)
Peristiwa:
Juru gambar:  Hilmar J. Backer
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan:  Nuansa di lukisan ini berbeda dengan di karya Raden Saleh yang cenderung memperlihatkan tipu daya pihak Belanda.

Rabu, 17 Juni 2020

Penangkapan Pangeran Diponegoro dalam sketsa Raden Saleh

(klik untuk memperbesar | © AVS)

Waktu: 16 Februari 1830, sketsa dibuat oleh Raden Saleh di tahun 1856
Tempat: Magelang
Tokoh: Pangeran Diponegoro (pemimpin perlawanan rakyat Jawa melawan Belanda), Hendrik Merkus de Kock (Letnan Gubernur Jenderal Hindia-Belanda)
Peristiwa:
Juru gambar:
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan:

Rabu, 17 Juli 2019

Gambar Diponegoro, Kiai Maja, dan Sentot Prawirodirjo dari abad ke-19

Diponegoro
(klik untuk memperbesar | © zwiggelaarauctions)
Kiai Maja
(klik untuk memperbesar | © zwiggelaarauctions)
Sentot Prawirodirjo
(klik untuk memperbesar | © zwiggelaarauctions)
Diponegoro
(klik untuk memperbesar | © zwiggelaarauctions)

Waktu: abad ke-19 (kemungkinan sekitar tahun 1840-1850)
Tempat:
Tokoh: Pangeran Diponegoro (pemimpin perjuangan melawan kekuasaan Belanda di Jawa), Sentot Prawirodirjo (panglima perang dalam perang Diponegoro), Kiai Maja (ulama pendukung perang Diponegoro)
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Zwiggelaar Auctions
Catatan:

Kamis, 14 September 2017

Tujuh sketsa Mayor de Stuers mengenai Perang Jawa, 1833

Alfoeres, auxiliaires des Mollucques
[Warga Alifuru dari Maluku yang menjadi prajurit bantuan Belanda]
(klik untuk memperbesar | © KITLV)
Pont suspendu en bambou, sur des courans rapides á l'usage des colonnes mobiles
[Jembatan gantung dari bambu di atas arus deras untuk pasukan gerak cepat]
(klik untuk memperbesar | © KITLV)
Le prince Diepo Negoro, ventrant dans les habitations préparées pour lui et ses troupes aprés sa soumissions au Magellang, le 8 Mars 1830
[Pangeran Diponegoro memasuki perumahan yang dipersiapkan untuknya dan pasukannya setelah dikirim ke Magelang 8 Maret 1830]
(klik untuk memperbesar | © KITLV)
Coup d'oeil sur le Terrain de Java
[Pemandangan ke medan Jawa]
(klik untuk memperbesar | © KITLV)
Une des quatre colonnes mobiles, traversant des rizières et détachant quelques hommes contre une petite bande de rebelles
[Satu dari empat kesatuan mobil, melintasi pesawahan, mengerahkan beberapa orang dalam menghadapi gerombolan kecil para pemberontak]
(klik untuk memperbesar | © KITLV)
Redoute et camp retranché à Tempel, sur la route de Magellang à Djocjocarta
[Benteng dan barak di Tempel, di jalur Magelang-Jogjakarta]
(klik untuk memperbesar | © KITLV)
Vue de Magellang, sur la riviére Proge et la montagne Soembing, servant en méme temps de coup d'oeil sur une autre partie du terrain de Java
[Pemandangan ke Magelang dengan kali Progo dan gunung Sumbing, sekaligus bagian lain dari medan Jawa]
(klik untuk memperbesar | © KITLV)
Waktu: 1833
Tempat: Jawa
Tokoh:
Peristiwa: Tujuh lukisan dari tulisan Mayor F.V.A. de Stuers Mémoires sur la guerre de l'ile de Java, de 1825-1830 (Kenangan perang di pulau Jawa 1825-1830) yang dikeluarkan tahun 1833.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde
Catatan:

Rabu, 06 September 2017

Lima peta Mayor de Stuers mengenai Perang Jawa, 1833

Esquisse d'un partie du terrain de Mataram, indiquant les mouvements rapides qui fit Diepo Negoro
[Sketsa sebagian medan Mataram, menunjukan gerakan cepat Diponegoro]
(klik untuk memperbesar | © KITLV)
Plan de l'investissement et de la Prise du Kraton á Pleret : le 9 Juin 1826 par les troupes Neerlandaises et les auxiliaires indigénes, aux ordres du Colonel Génie F.D. Cochius
[Renacana pengepungan dan perebutan Kraton di Pleret: tanggal 9 Juni 1826 oleh pasukan Belanda dan bala bantuan lokal di Pleret, di bawah komando kolonel zeni F.D. Cochius]
(klik untuk memperbesar | © KITLV)
Situation du blockhaus de Pontjo
[Situasi rumah pertahanan di Ponco]
(klik untuk memperbesar | © KITLV)
Une colonne mobile de l'armée de Java -
Une colonne mobiles traversant des champs de ris secs et inondés, en vue de l'ennem

[Konvoi prajurit Jawa mobil - Satu kesatuan mobil melintasi pesawahan kering dan tergenang menghadapi musuh]
(klik untuk memperbesar | © KITLV)
Esquisse d'un pont á Gamplong; esquisse de la construction d'un ponton en bambou; situation d'une redoute á Gamplong avec indication d'un pont en bambou l'une des communications capitales sur le Progo.
[Sketsa sebuah jembatan di Gamplong; sketsa konstruksi sebuah jembatan bambu; letak sebuah benteng di Gamplong dengan petunjuk sebuah jembatan bambu, sarana komunikasi di Progo.]
(klik untuk memperbesar | © KITLV)

Waktu: 1833
Tempat: Jawa
Tokoh:
Peristiwa: Lima sketsa dari tulisan Mayor F.V.A. de Stuers Mémoires sur la guerre de l'ile de Java, de 1825-1830 (Kenangan perang di pulau Jawa 1825-1830) yang dikeluarkan tahun 1833.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde
Catatan:

Selasa, 20 Juni 2017

Potret Pangeran Diponegoro dari sekitar tahun 1870

(klik untuk memperbesar | © KITLV)
Waktu: sekitar 1870
Tempat:
Tokoh: Pangeran Diponegoro (pemimpin perjuangan melawan kekuasaan Belanda di Jawa)
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde
Catatan: dilukis berdasarkan gambar karya Mayor François Vincent Henri Antoine de Stuers dari tahun 1830

Minggu, 18 Juni 2017

Potret Sentot Prawirodirjo dari sekitar tahun 1840-1850

(klik untuk memperbesar | © KITLV)
Waktu: sekitar 1840-1850
Tempat:
Tokoh: Sentot Prawirodirjo (panglima perang dalam perjuangan Pangeran Diponegoro melawan kekuasaan Belanda di Jawa)
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde
Catatan: dilukis berdasarkan gambar karya Mayor François Vincent Henri Antoine de Stuers dari tahun 1830

Jumat, 16 Juni 2017

Potret Pangeran Diponegoro dari sekitar tahun 1840-1850

(klik untuk memperbesar | © KITLV)
Waktu: sekitar 1840-1850
Tempat:
Tokoh: Pangeran Diponegoro (pemimpin perjuangan melawan kekuasaan Belanda di Jawa)
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde
Catatan: dilukis berdasarkan gambar karya Mayor François Vincent Henri Antoine de Stuers dari tahun 1830