Tampilkan postingan dengan label Lord Killearn. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lord Killearn. Tampilkan semua postingan

Rabu, 06 November 2024

Van Mook di Jakarta, Agustus/September 1946

25 Agustus 1946: Van Mook (bertolak pinggang) bersama Jenderal Mansergh (tengah) menyambut kedatangan diplomat Inggris Lord Killearn yang akan menjadi salah satu penengah dalam perundingan Linggajati
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
25 Agustus 1946: Van Mook berbincang bersama Lord Killearn dengan disaksikan Jenderal Mansergh, kemungkinan di landasan Kemayoran
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
September 1946: Van Mook duduk di samping mantan PM Belanda Willem Schermerhorn yang sedang berbicara, kemungkinan di sebuah acara terkait perundingan Linggajati. Di depan tampak sebuah papan nama dari kertas bertuliskan "Mr. Soetan Sjahrir". Kelak 20 tahun kemudian ketika Soetan Sjahrir wafat di luar negeri setelah "diasingkan" oleh Soekarno, Schermerhorn menjadi salah satu pelayat yang memberikan hormat kepada jenazah Sjahrir ketika disemayamkan di Belanda.
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)


Waktu: Agustus/September 1946
Tempat: Jakarta
Tokoh: 

Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan: Edisi lain dari foto pertama pernah dimuat di posting ini.

Minggu, 23 Juni 2024

Petinggi sipil dan militer Inggris di Jakarta, 1946

Jenderal Miles Dempsey (kiri), Jenderal Philip Christison (membelakangi kamera), dan Komodor Udara C.A. Stevens (kanan)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Jenderal Mansergh dan Lord Killearn memeriksa pasukan Belanda (yang kemungkinan menyambut kedatangan Killean di bandara)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Lord Killearn dan Jenderal Mansergh
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)


Waktu: 1946
Tempat: Jakarta
Tokoh:

  • Jenderal Sir Philip Christison (Panglima Sekutu untuk wilayah Asia Tenggara); salah satu tokoh yang terlibat pertempuran Surabaya, dikritik pihak Belanda karena dianggap terlalu mengakomodasi para pejuang kemerdekaan Indonesisa
  • Jenderal Robert Mansergh (Panglima Sekutu untuk wilayah Hindia-Belanda)
  • Jenderal Sir Miles Christopher Dempsey (Panglima Inggris untuk wilayah Malaya)
  • Lord Killearn (Miles Wedderburn Lampson, diplomat Inggris); datang ke Jakarta untuk turut membidani Perjanjian Linggarjati

Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Minggu, 21 November 2021

Beberapa foto tentang Van Mook dari tahun 1945-1946

Jakarta, 17 Oktober 1945: Van Mook bersama para wartawan perang Sekutu
(klik untuk memperbesar | © AVS)
Jakarta, Januari 1946: Van Mook (kiri) menyambut kedatangan Archibald Kerr, dengan disaksikan oleh Jenderal Philip Christison
(klik untuk memperbesar | © AVS)
Jakarta, 25 Agustus 1946: Van Mook (kiri) menyambut kedatangan Lord Killearn (kanan) dengan disaksikan Jenderal Robert Mansergh (tengah)
(klik untuk memperbesar | © AVS)
Pangkalpinang, Oktober 1946: Van Mook (tengah) dan Kolonel KNIL Abdulkadir Widjojoatmodjo (nomor 2 dari kanan Van Mook) dalam sebuah pertemuan
(klik untuk memperbesar | © AVS)

Waktu: 1945 dan 1946
Tempat: Jakarta, Pangkalpinang (Bangka)
Tokoh: Peristiwa:
Juru foto/gambar:
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan:

Senin, 08 Agustus 2016

Acara penandatangan perjanjian Linggarjati dalam jepretan Cas Oorthuys (7): Acara makan-makan

Sutan Sjahrir, van Mook, dan Schermerhorn dalam acara prasmanan
(klik untuk memperbesar | © fotoleren)
? dan Lord Killearn di hadapan meja prasmanan
(klik untuk memperbesar | © fotoleren)
Van Mook dan ?
(klik untuk memperbesar | © fotoleren)
Juru masak istana mencicipi hidangan sebelum disajikan untuk para delegasi
(klik untuk memperbesar | © fotoleren)
Para juru masak istana menyiapkan makanan untuk dihidangkan
(klik untuk memperbesar | © fotoleren)
Waktu: 25 Maret 1947
Tempat: Paleis Rijswijk (sekarang Istana Negara, Jakarta)
Tokoh: Hubertus Johannes van Mook (Letnan Gubernur Jenderal Hindia-Belanda); Lord Killearn (Miles Wedderburn Lampson, diplomat Inggris); Sutan Sjahrir (Perdana Menteri RI); Willem Schermerhorn (politikus mantan Perdana Menteri Belanda)
Peristiwa: Para anggota delegasi Indonesia dan Belanda di acara makan-makan setelah penandatanganan naskah perjanjian Linggarjati.
Fotografer: Cas Oorthuys
Sumber / Hak cipta: Fotoleren
Catatan:

Selasa, 09 September 2014

Hatta, Lord Killearn, dan Prof. Schemerhorn di Linggarjati, 1946

© gahetna
Waktu: 15 November 1946
Tempat: Linggarjati
Tokoh: Muhammad Hatta (Wakil Presiden RI), Lord Killearn (Miles Wedderburn Lampson, diplomat Inggris; di sebelah kanan Hatta), Willem Schermerhorn (anggota parlemen Belanda; di sebelah kanan Lord Killearn)
Peristiwa: Hatta, Lord Killeran, dan Prof. Schemerhorn dalam acara makan di sela-sela perundingan Linggarjati.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan: