Tampilkan postingan dengan label New York. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label New York. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 November 2021

Pertemuan diplomat Belanda Van Roijen dan diplomat Indonesia L.N. Palar di Dewan Keamanan PBB, 1948

(klik untuk memperbesar | © AVS)

Waktu: 19 Desember 1948
Tempat: New York
Tokoh: Lambertus Nicodemus Palar (diplomat Indonesia, kelak menjadi Duta Besar RI di PBB 1950-1953, dan pahlawan nasional); Jan Herman van Roijen (diplomat Belanda, kelak menjadi Duta Besar Belanda di PBB 1950-1964)
Peristiwa:
Juru foto/gambar:
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan:

Senin, 03 Juni 2019

Soekarno shalat di sebuah mesjid di Amerika (4), 1956

(klik untuk memperbesar | © Time-Life)
(klik untuk memperbesar | © Time-Life)
(klik untuk memperbesar | © Time-Life)
(klik untuk memperbesar | © Time-Life)

Waktu: 1956
Tempat: New York (?)
Tokoh: Soekarno (Presiden RI)
Peristiwa: Soekarno melakukan shalat di sebuah mesjid dalam kunjungannya ke Amerika Serikat
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Time-Life
Catatan:

Sabtu, 01 Juni 2019

Soekarno shalat di sebuah mesjid di Amerika (3), 1956

(klik untuk memperbesar | © Time-Life)
(klik untuk memperbesar | © Time-Life)
(klik untuk memperbesar | © Time-Life)

Waktu: 1956
Tempat: New York (?)
Tokoh: Soekarno (Presiden RI)
Peristiwa: Soekarno melakukan shalat di sebuah mesjid dalam kunjungannya ke Amerika Serikat
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Time-Life
Catatan:

Kamis, 30 Mei 2019

Soekarno shalat di sebuah mesjid di Amerika (2), 1956

(klik untuk memperbesar | © Time-Life)
(klik untuk memperbesar | © Time-Life)
(klik untuk memperbesar | © Time-Life)
(klik untuk memperbesar | © Time-Life)

Waktu: 1956
Tempat: New York (?)
Tokoh: Soekarno (Presiden RI)
Peristiwa: Soekarno melakukan shalat di sebuah mesjid dalam kunjungannya ke Amerika Serikat
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Time-Life
Catatan:

Selasa, 28 Mei 2019

Soekarno shalat di sebuah mesjid di Amerika (1), 1956

(klik untuk memperbesar | © Time-Life)
(klik untuk memperbesar | © Time-Life)
(klik untuk memperbesar | © Time-Life)
(klik untuk memperbesar | © Time-Life)

Waktu: 1956
Tempat: New York (?)
Tokoh: Soekarno (Presiden RI)
Peristiwa: Soekarno melakukan shalat di sebuah mesjid dalam kunjungannya ke Amerika Serikat
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Time-Life
Catatan:

Minggu, 07 April 2019

Soekarno memberikan keterangan pers di Bandara Air Terjun Niagara, 1956

(klik untuk memperbesar | © KITLV)

Waktu: Mei 1956
Tempat: Bandara Air Terjun Niagara (New York, Amerika Serikat)
Tokoh: Soekarno (Presiden RI)
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde
Catatan:

Rabu, 21 Februari 2018

Soekarno dan Guntur di atap Empire State Building, 1956

(klik untuk memperbesar | © KITLV)
Waktu: Mei 1956
Tempat: New York
Tokoh, d.ki.k.ka.: John F. Simmons (chief protocol of the US Department of State); Soekarno (presiden Republik Indonesia; Guntur Soekarnoputra (putra sulung Soekarno)
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde
Catatan:

Jumat, 28 Oktober 2016

Lambertus Palar dan Mohammad Roem di saat Indonesia menjadi anggota PBB, 1950

D.ki.k.ka: Solomon V. Arnaldo (perwakilan Unesco), Ny. Palar, Lambertus Palar
(klik untuk memperbesar | © Acme Neswpictures / gahetna)
D.ki.k.ka.: Andrei Vishinsky (diplomat Uni Sovyet), Lambertus Palar, Mary Elizabeth (putri Lambertus Palar, saat itu berusia 14 tahun), Ny. Palar, Jacob Malik (diplomat Uni Sovyet), Mohammad Roem
(klik untuk memperbesar | © Acme Neswpictures / gahetna)

Waktu: 18 November 1950
Tempat: kediaman keluarga Palar di New Rochelle (New York)
Tokoh: Lambertus Nicodemus Palar (Duta Besar RI di PBB 1950-1953; pahlawan nasional), Johanna Petronella Volmers ("Yoke Palar"; isteri "Babe Palar"), Mary Elizabeth (anak pertama keluarga Palar), Mohammad Roem (Menteri Luar Negeri RI)
Peristiwa: Keluarga Lambertus Palar bersama Mohammad Roem dan beberapa diplomat internasional di dalam acara resepsi menyambut masuknya Indonesia sebagai anggota PBB.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Acme Neswpictures / Het Nationaal Archief
Catatan:

Rabu, 26 Oktober 2016

Sutan Sjahrir dan Haji Agus Salim

(klik untuk memperbesar | © Acme Neswpictures / gahetna)

Waktu: Juli/Agustus 1947 (?)
Tempat: New York (?)
Tokoh: Sutan Sjahrir (utusan Republik Indonesia ke PBB), Haji Agus Salim (Menteri Luar Negeri RI)
Peristiwa: Foto ini tidak memiliki catatan; tapi kemungkinan ini adalah saat Sutan Sjahrir dan Agus Salim berada di New York untuk berbicara di depan forum PBB memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Acme Neswpictures / Het Nationaal Archief
Catatan:

Sabtu, 12 Desember 2015

Abdulkadir Widjojoatmodjo, kolonel KNIL yang lebih memilih penjajahan Belanda daripada merdeka

Abdulkadir Widjojoatmodjo, seorang kolonel KNIL asal Salatiga, adalah contoh dari warga Indonesia yang merasa lebih nyaman berada di bawah kekuasaan Belanda daripada merdeka. Belanda bisa memanfaatkan orang seperti ini untuk memperlihatkan bahwa kekuasaan mereka memang dibutuhkan. Tidak heran kalau Abdulkadir ditunjuk sebagai ketua delegasi Belanda di perundingan Renville, menghadapi tokoh-tokoh seperti Haji Agus Salim dan Ali Sastroamidjojo.

Tetapi sejarah menunjukkan bahwa posisi mendukung kekuasaan asing akan kalah. Abdulkadir harus melihat bahwa hasrat kemerdekaan rakyat Indonesia tidak bisa dibendung. Dia mencoba tetap bertahan tinggal di Indonesia, tetapi akhirnya memutuskan hengkang ke Belanda di tahun 1951. Di sana dia wafat di tahun 1992.

Abdulkadir di Gedung PBB di New York, 31 Maret 1949
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Abdulkadir di bandara Schiphol Belanda, 28 Oktober 1948
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Abdulkadir mendampingi van Mook (bertopi tropis) dan para petinggi militer Belanda di tempat yang sekarang bernama Lapangan Merdeka, Jakarta, 6 September 1948.
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Waktu: l.d.a.
Tempat: l.d.a.
Tokoh: Abdulkadir Widjojoatmodjo (perwira KNIL pendukung Belanda), Hubertus Johannes van Mook (Gubernur-Jenderal Hindia Belanda)
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan:

Minggu, 15 Februari 2015

Haji Agus Salim dan Sutan Sjahrir di Gedung PBB, New York 1947

(klik untuk memperbesar | © Keystone/Getty Images)

Waktu: 14 Agustus 1947
Tempat: Gedung PBB, New York, AS
Tokoh: Haji Agus Salim (Menter Luar Negeri), Sutan Sjahrir (mantan Perdana Menteri)
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Getty Images
Catatan:

Kamis, 10 April 2014

Soebandrio mencari dukungan Filipina untuk menentang Malaysia

(klik untuk memperbesar)
Waktu: 21 September 1963
Tempat: Plaza Hotel, New York
Tokoh: Soebandrio (Menteri Luar Negeri Indonesia), Salvador Ponce Lopez (Menteri Luar Negeri Filipina)
Peristiwa: Soebandrio bertemu rekannya Salvador Lopez untuk menggalang dukungan menentang pembentukan negara Malaysia
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Bettmann / Corbis

Jumat, 27 Desember 2013

Soekarno di Markas PBB, bertemu Dag Hammarskjöld, 1956

(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
Waktu: 24 Mei 1956
Tempat: New York
Tokoh: Soekarno (Presiden RI), Letnan Kolonel Sabur (ajudan Soekarno; perwira di gambar bawah), Dag Hjalmar Agne Carl Hammarskjöld (Sekretaris Jenderal PBB; menjabat tangan Soekarno)
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Bettmann / Corbis

Selasa, 24 Desember 2013

Soekarno mendapat gelar doktor kehormatan dari Columbia University, 1956

(klik untuk memperbesar)
Waktu: 24 Mei 1956
Tempat: New York
Tokoh: Soekarno (Presiden RI), Harry J. Carman (Dekan dari Columbia College; menyematkan jubah), Grayson L. Kirk (Presiden dari Columbia University; menjabat tangan Soekarno)
Peristiwa: Soekarno mendapat gelar doktor kehormatan di bidang hukum dari Columbia University.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Bettmann / Corbis



Minggu, 22 September 2013

Soekarno berbicara di Majelis Umum PBB, 1960

(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)

Waktu: 30 September 1960
Tempat: New York
Tokoh: Soekarno (Presiden RI), Letnan Kolonel Sabur (ajudan Soekarno)
Peristiwa: Soekarno berbicara di depan Majelis Umum PBB.
Fotografer: Al Fenn [3; dan juga 2?]
Sumber / Hak cipta: Bettmann / Corbis [1-2], LIFE [3]

Rabu, 31 Juli 2013

Soekarno dan Nikita Khrushchev di New York, 1960

(klik untuk memperbesar)
Waktu: 3 Oktober 1960
Tempat: New York
Tokoh: Soekarno (Presiden RI) dan Nikita Sergeyevich Khrushchev (Pemimpin Partai Komunis Uni Sovyet)
Peristiwa: Soekarno menyambut kedatangan Nikita Khrushchev dalam resepsi yang diadakan pihak Indonesia di Hotel Waldorf-Astoria, New York.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Bettmann / Corbis
Catatan: Di malam yang sama Nikita Khrushchev juga mengunjungi resepsi yang diadakan pihak Bulgaria dan Etiopia.

(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)
(klik untuk memperbesar)

Waktu: September 1960 [1], Oktober 1960 [2, 3, 4]
Tempat: New York
Fotografer: Hank Walker [1], Joseph Scherschel [2-3]
Sumber / Hak cipta: LIFE [1, 2, 3], Bettmann / Corbis [4]