Tampilkan postingan dengan label 1830. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 1830. Tampilkan semua postingan

Selasa, 21 Oktober 2025

Peta Sir Stanford Raffles tentang Nusantara dari tahun 1830

(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)

Tahun terbit: 1830
Tempat terbit: London
Tokoh: 
Deskripsi: Peta ini diterbitkan tahun 1830 di London untuk mengenang Sir Stanford Raffles yang meninggal empat tahun sebelumnya. Raffles pernah menjadi orang Inggris nomor satu di Bengkulu dan juga Jawa, sebelum akhirnya mengambil posisi puncak di Singapura. Peta ini dibuat a.l. berdasarkan catatan dan penelitian yang dilakukan di zaman Raffles dan tentunya juga dengan menggunakan bahan yang sudah tersediua sebelumnya. Peta ini cukup komprehensif memperlihatkan pulau-pulau dari Sabang hingga ke Merauke, dengan banyak pembubuhan nama kota, pulau, selat, teluk, laut, bahkan hingga informasi tentang kapan wilayah di Papua "ditemukan" atau kapan Belanda menyelidiki sebuah sungai di Kalimantan.
Selain wilayah Nusantara, peta ini juga memperlihatkan Jepang, Korea, Tiongkok, dsb. meskiu informasi yang ditampilkan tidak seramai seperti yang dibubuhkan di Nusantara.
Juru kartografi:
Sumber / Hak cipta: Indies Gallery
Catatan:

Senin, 04 Agustus 2025

Kumpulan beberapa ilustrasi zaman dulu tentang Nusantara (2)

Sekelompok pria Tionghoa bermain kartu
[~1853, Auguste van Pers, Den Haag]
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)
Seorang perempuan asal Bandung bernama Soemina
[3 Mei 1938, Willem G. Hofker]
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)
Seorang pria Jawa dalam busana keraton
[~1830, London]
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)

Tahun terbit: ~1830, ~1853, 1938
Tempat terbit: a.l. Den Haag, London
Tokoh:
Deskripsi:
Juru foto/gambar: a.l. Auguste van Pers dan Willem G. Hofker
Sumber / Hak cipta: Indies Gallery
Catatan:

Rabu, 05 Maret 2025

Lukisan dari tahun 1830 tentang Anyer dan Bogor untuk mengenang Thomas Stamford Raffles dan kekuasaan Inggris di Jawa

Enam warga Inggris, dua di antaranya wanita, menyeberangi Sungai Cisadane di sekitar Batutulis, dengan latar belakang Gunung Salak
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)
Gedung yang kelak menjadi Istana Bogor, saat itu dengan bendera Union Jack, dengan latar belakang Gunung Gede, dan latar depan Sungai Cisadane
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)
Taman yang kelak menjadi Kebun Raya Bogor, dengan Gunung Gede di latar belakang, dan Sungai Ciliwung di kiri tengah
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)
Pemandangan di sekitar tugu yang didirikan di Anyer untuk mengenang Charles Allan Cathcart, seorang bangsawan Inggris yang ditunjuk menjadi duta untuk Tiongkok, tetapi meninggal dalam perjalanan di Selat Bangka, dan kemudian dimakamkan di Anyer
(klik untuk memperbesar | @ Indies Gallery)

Tahun terbit: 1830
Tempat terbit: London
Tempat yang ditampilkan: Anyer, Bogor
Tokoh:
Deskripsi:
Juru gambar:
Sumber / Hak cipta: Indies Gallery
Catatan: Lukisan-lukisan ini tampaknya diambil dari buku karya istri Raffles, Sophia, yang berjudul Memoir of the life and public services of Sir Thomas Stamford Raffles: particularly in the government of Java, 1811-1816, and of Bencoolen and its dependencies, 1817-1824: with details of the commerce and resources of the Eastern archipelago, and selections from his correspondence.

Jumat, 19 Juni 2020

Penangkapan Pangeran Diponegoro menurut lukisan Hilmar J. Backer

(klik untuk memperbesar | © AVS)

Waktu: 1830, lukisan dibuat oleh Hilmar J. Backer di tahun 1844
Tempat: Magelang
Tokoh: Pangeran Diponegoro (pemimpin perlawanan rakyat Jawa melawan Belanda), Hendrik Merkus de Kock (Letnan Gubernur Jenderal Hindia-Belanda)
Peristiwa:
Juru gambar:  Hilmar J. Backer
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan:  Nuansa di lukisan ini berbeda dengan di karya Raden Saleh yang cenderung memperlihatkan tipu daya pihak Belanda.

Rabu, 17 Juni 2020

Penangkapan Pangeran Diponegoro dalam sketsa Raden Saleh

(klik untuk memperbesar | © AVS)

Waktu: 16 Februari 1830, sketsa dibuat oleh Raden Saleh di tahun 1856
Tempat: Magelang
Tokoh: Pangeran Diponegoro (pemimpin perlawanan rakyat Jawa melawan Belanda), Hendrik Merkus de Kock (Letnan Gubernur Jenderal Hindia-Belanda)
Peristiwa:
Juru gambar:
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan: