Kamis, 19 Agustus 2021

Lukisan Jan Huyghen van Linschoten tentang orang Maluku, 1596

Jan Huyghen van Linschoten adalah seorang pedagang Belanda dari abad ke-16 yang mengikuti para penjelajah Portugis yang pada saat itu, di samping Spanyol, mendominasi pelayaran dan perdagangan laut manca negara. Pengetahuan yang didapat Jan Huyghen van Linschoten tentang wilayah Nusantara a.l. adalah sumber dari penjelajahan Belanda menuju Hindia-Timur, yang berujung pada menguatnya posisi Belanda di wilayah Nusantara dan kemudian terdepaknya Portugis hingga tinggal ke Timor Leste.
Lukisan Van Linschoten di bawah menggambarkan orang Bago, Myanmar (kiri) dan lelaki Maluku dengan pedang dan tameng. Pasangan di sebelah kanan, dengan kuping memanjang, tidak mendapat deskripsi yang jelas, tetapi bisa jadi menggambarkan warga Dayak dengan tradisi kuping panjangnya .

(klik untuk memperbesar | © AVS)

Waktu: 1596
Tempat:
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto/gambar: Jan Huyghen van Linschoten
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan:

Rabu, 18 Agustus 2021

Dari buku foto tentang Bali karya Thilly Weissenborn, 1925 (1): Perempuan Bali

PENGANTAR

Thilly Weissenborn merupakan perempuan pertama di Hindia-Belanda yang merintis fotografi profesional. Beberapa karyanya cukup terkenal, dan pernah menyebar di blog ini. Kali ini, karya-karya wanita yang bernama asli Margarethe Mathilde ini dicoba dikelompokkan berdasarkan buku atau album sumbernya.

Buku foto ini, yang berisi 14 foto, dikeluarkan Thilly dari studio foto Lux yang dia dirikan di Garut.

(klik untuk memperbesar | © NGA)

Seorang penari Bali
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Tiga gadis Bali
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Seorang perempuan Bali
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Perempuan yang sama, dari depan
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: buku foto diterbitkan tahun 1925
Tempat: Bali
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Thilly Weissenborn
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Selasa, 17 Agustus 2021

Lukisan Jan Huyghen van Linschoten tentang kapal Jawa, 1596

Jan Huyghen van Linschoten adalah seorang pedagang Belanda dari abad ke-16 yang mengikuti para penjelajah Portugis yang pada saat itu, di samping Spanyol, mendominasi pelayaran dan perdagangan laut manca negara. Pengetahuan yang didapat Jan Huyghen van Linschoten tentang wilayah Nusantara a.l. adalah sumber dari penjelajahan Belanda menuju Hindia-Timur, yang berujung pada menguatnya posisi Belanda di wilayah Nusantara dan kemudian terdepaknya Portugis hingga tinggal ke Timor Leste.
Berikut gambar Van Linschoten tentang kapal yang menurutnya berasal dari Tiongkok dan Jawa. Kalau kita melihat benderanya, merah dengan bulan dan bintang, kemungkinan besar yang dimaksud Van Linschoten adalah kapal dari Kesultanan Mataram.

(klik untuk memperbesar | © AVS)

Waktu: 1596
Tempat:
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto/gambar: Jan Huyghen van Linschoten
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan:

Senin, 16 Agustus 2021

Candi Borobudur dalam jepretan Christiaan Benjamin Nieuwenhuis, 1901: Tangga dan stupa

(klik untuk memperbesar | © NGA)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Waktu: 1901
Tempat: Magelang
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Christiaan Benjamin Nieuwenhuis
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: (1) Ini merupakan bagian dari 27 foto Nieuwenhuis tentang candi-candi di Yogyakarta/Jawa Tengah. Bagian tentang Candi Kalasan, Sari, dan Sewu sudah dimuat di posting ini. Bagian tentang Candi Prambanan dimuat di posting tanggal 8 Agustus 2021.
(2) Di antara 27 foto ini terselip foto berikut ini yang kemungkinan menampilkan pelabuhan Jepara. Barangkali ini persinggahan Nieuwenhuis dalam perjalanan dari Padang, tempat dia menetap, ke Jawa ketika menuju lokasi para candi ini?
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Minggu, 15 Agustus 2021

Lukisan Jan Huyghen van Linschoten tentang orang Jawa dan Melayu, 1596

Jan Huyghen van Linschoten adalah seorang pedagang Belanda dari abad ke-16 yang mengikuti para penjelajah Portugis yang pada saat itu, di samping Spanyol, mendominasi pelayaran dan perdagangan laut manca negara. Pengetahuan yang didapat Jan Huyghen van Linschoten tentang wilayah Nusantara a.l. adalah sumber dari penjelajahan Belanda menuju Hindia-Timur, yang berujung pada menguatnya posisi Belanda di wilayah Nusantara dan kemudian terdepaknya Portugis hingga tinggal ke Timor Leste.
Berikut deskripsi Van Linschoten tentang orang Melayu dan orang Jawa. Menurut Van Linschoten, orang Melayu lebih beraneka ragam, sementara orang Jawa cenderung kaku.

Pasangan Melayu (Malayos) dan Jawa (Yauvas)
(klik untuk memperbesar | © AVS)

Waktu: 1596
Tempat:
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto/gambar: Jan Huyghen van Linschoten
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan:

Sabtu, 14 Agustus 2021

Candi Borobudur dalam jepretan Christiaan Benjamin Nieuwenhuis, 1901: Dinding relief

(klik untuk memperbesar | © NGA)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Waktu: 1901
Tempat: Magelang
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Christiaan Benjamin Nieuwenhuis
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: Ini merupakan bagian dari 27 foto Nieuwenhuis tentang candi-candi di Yogyakarta/Jawa Tengah. Bagian tentang Candi Kalasan, Sari, dan Sewu sudah dimuat di posting ini. Bagian tentang Candi Prambanan dimuat di posting tanggal 8 Agustus 2021.

Jumat, 13 Agustus 2021

Dua lukisan karya Ernest Hardouin tentang Jakarta, sekitar 1854

Balaikota
(klik untuk memperbesar | © AVS)
Kali Besar, tempat pertemuan usaha antara orang Eropa, Londo Item, Tionghoa, dan pribumi
(klik untuk memperbesar | © AVS)

Waktu: lukisan dibuat antara tahun 1840 dan 1854
Tempat: Jakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto/gambar: Ernest Hardouin
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan: Lukisan lain karya Ernest Hardouin bisa ditemukan di posting ini.