Minggu, 16 September 2018

Peleburan kesatuan KNIL ke dalam APRIS: Muara Enim, 1 April 1950

(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Waktu: 1 April 1950
Tempat: Muara Enim
Tokoh: Letkol Bambang Utoyo (Komandan Teritorial TNI untuk wilayah Sumatera Selatan)
Peristiwa: Acara peleburan kesatuan KNIL ke dalam Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat di Muara Enim, 1 April 1950, yang dihadiri a.l. oleh Letkol Bambang Utoyo dari TNI dan Letkol J.H.J. Brendgen dari KNIL, serta para pejabat sipil Muara Enim.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan:

Sabtu, 15 September 2018

Soekarno dan Nikita Khrushchev di Bali, 1960 (4)

(klik untuk memperbesar | © Time Life )
(klik untuk memperbesar | © Time Life)
Waktu: Februari 1960
Tempat: Bali
Tokoh: Soekarno (Presiden Indonesia), Nikita Khrushchev (Sekretaris Jenderal Partai Komunis Uni Sovyet)
Peristiwa: Soekarno menyambut kedatangan Nikita Khruschev, pemimpin tertinggi Uni Sovyet, yang melawat ke Bali.
Fotografer: John Dominis (?)
Sumber / Hak cipta: Time Life Pictures



Catatan: Menarik untuk dicatat bahwa foto kedua di atas memiliki kemiripan dengan foto di bawah ini yang pernah dimuat di blog ini sebelumnya. Kemiripan pertama adalah adanya dua petinggi yang disambut oleh kesatuan militer dengan mengangkat tegak senjata senapan mereka. Kemiripan kedua adalah bahwa van Mook dan Soekarno mengenakan pakaian hingga tutup kepala yang mirip.

Kemiripan kedua ini bisa jadi mencuatkan pertanyaan tentang apa yang kita sebut "Soekarno look", yang selama ini terkadang suka dianggap sebagai kreasi atau ide Bung Karno.
Van Mook didampingi Jenderal F. Mollinger datang ke Samarinda pada tanggal 25 Agustus 1947
(klik untuk memperbesar | © Hugo Wilmar / spaarnestad)

Jumat, 14 September 2018

Peleburan kesatuan KNIL ke dalam APRIS: Jakarta, 13 Mei 1950

(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)

Waktu: 13 Mei 1950
Tempat: Jakarta
Tokoh: Kol. Hidayat Martaatmaja (perwira TNI)
Peristiwa: Acara peleburan kesatuan KNIL ke dalam Angkatan Perang Republik Indonesia Serikat di Jakarta, yang dihadiri a.l.oleh Kol. Hidayat Martaatmaja dari TNI dan Mayjen T.E.J. de Bie dari KNIL.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan:

Kamis, 13 September 2018

Kerabat keraton Yogyakarta di tahun 1885 dalam jepretan Kassian Cephas: bangsawan pria

(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Waktu: 1885
Tempat: Yogyakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Kassian Cephas
Sumber / Hak cipta: Universiteit Leiden
Catatan:

Rabu, 12 September 2018

Peleburan TNI ke dalam APRIS: Jakarta, 24 April 1950

Kolonel Taswin (kanan depan) bersama para perwira lain
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Kol. Taswin menyematkan tanda kesatuan APRIS ke pundak seorang mantan KNIL
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Defile kesatuan APRIS yang baru dibentuk
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Kol. Taswin memberikan sambutan didampingi Kol. B.P. de Vries
(klik untuk memperbesar | © gahetna)

Waktu: 24 April 1950
Tempat: Lapangan Banteng (Jakarta)
Tokoh: Letnan Kolonel Taswin Natadiningrat (perwira TNI, kelak menjadi panglima Kodam Jaya pertama)
Peristiwa: Acara peleburan kesatuan KNIL dan TNI ke dalam APRIS di wilayah militer Jakarta yang antara lain dihadiri dan dipimpin Letkol. Taswin Natadiningrat.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan:

Selasa, 11 September 2018

Senin, 10 September 2018

Peleburan kesatuan KNIL ke dalam APRIS: Banjarmasin, 28 Februari 1950

Letkol. Sukanda Bratamanggala mewakili TNI menyalami kesatuan KNIL di Banjarmasin
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Letkol. Sukanda menyematkan tanda kesatuan APRIS ke Sersan Slamet dari kesatuan KNIL
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
Waktu: 28 Februari 1950
Tempat: Banjarmasin
Tokoh: Letnan Kolonel Sukanda Bratamanggala (perwira TNI)
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan: