Jumat, 05 Juni 2020

Buku bergambar untuk anak-anak Belanda tentang Perang Aceh (3)

Gambar-gambar berikut berasal dari buku Tafereelen uit den oorlog met Atchin; voor de jeugd (Adegan-adegan Perang Aceh, untuk kaum muda) yang mencoba menampilkan Perang Aceh kepada anak-anak Belanda dalam bentuk gambar dan sajak. Tentu saja Belanda digambarkan berada di pihak yang baik, dan Aceh di pihak sebaliknya. Kita akan melihat bagaimana Belanda diceritakan harus menghadapi penderitaan dan kesusahpayahan; tetapi pada akhirnya mendapatkan kemenangan. Pembantaian atas warga Aceh tentu saja tidak akan ada di buku ini.

Sajak ini mencoba menggambarkan baiknya Belanda dan brutalnya warga Aceh. Ketika enam pejuang Aceh tertangkap, Belanda melepaskan mereka kembali; bahkan Jenderal van Swieten memberi mereka uang perak. Ketika keenam orang ini pulang, warga Aceh lain yang heran karena mereka tertangkap hidup, mengeksekusi mereka dengan pedang.
(klik untuk memperbesar | © AVS)
Sajak ini bercerita tentang kemenangan pasukan Belanda pada saat kebakaran hutan, di mana para pejuang Aceh dikabarkan malah berhamburan kabur.
(klik untuk memperbesar | © AVS)
Sajak penutup menceritakan bagaimana Sultan Aceh akhirnya menyerah kepada Belanda, dan bagaimana perdamaian dikabarkan muncul di bawah pemerintahan Belanda.
(klik untuk memperbesar | © AVS)

Waktu: buku berkisah tentang peristiwa di tahun 1873-1874
Tempat: Aceh
Tokoh:
Peristiwa:
Penerbit: A. Tjaden
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan:
Sajak pertama
ZES ATCHINEEZEN.
Hier een voorbeeld, hoe boosaardig
Velen zijn in Atchins heir:
Zes van hen had men govangen
En ontsloeg hen spoedig weer.
Zelfs gaf Generaal van Swieten
Elk van hen wat silvergeld,
't Geen bij hun behouden aankomst
Aan hun hoofdman wordt gemeld
"Wat!" zoo schreeuwt hij … zoo dicht bij hem,
"En gij hebt hem niet gedood …?"
Zesmaal klieft zijn zwaard het luchtruim,
En hun bloed kleurt de aarde rood.
Sajak kedua
BOSCHBRAND.
Op de vloot ook was men wakker,
En hield in den mast de wacht.
Eenmal zag men dat een leger,
In een bosch zich veilig dacht;
Maar de dappre Janmaats staken,
't Bosch aan weerszij den brand,
En de felbestokkte vijand,
Vloog vorwoed naar allen kant.
Om weer nieuw te loopen,
Van het Nederlandsche heir
Want de landmacht onzen braven,
Ving of sabelde aller neer.
Sajak ketiga
GEHEELE ONDERWERPING VAN ATCHIN.
Eenmal zal de sultan knielen
Voor het Nederlandsch gezag,
En aan Atchins havens wappert
Dan de Nederlandsche vlag.
Dan zal vrede wederkeeren
In de waatren van dat rijk,
En aan alle handelschepen
Biedt zijn reede een veilge wijk.
Dan zal noeste vlijt 't vorgoeden
Vielen nu ook de offers zuur:
't Atchineesche rijk zal bloeien
Onder Nederlandsch bestuur.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar