1941

1941

  1. Anak-anak disuntik cacar
  2. Beberapa wajah KNIL sebelum Perang Dunia 2 melanda Hindia-Belanda (1)
  3. Beberapa wajah KNIL sebelum Perang Dunia 2 melanda Hindia-Belanda (2*)
  4. Beberapa wajah prajurit KNIL lokal di tahun 1940-an (1*)
  5. Berpose untuk menunjukkan kesungguhan Belanda atas kesehatan masyarakat
  6. Gubernur Jenderal Hindia-Belanda terakhir, Tjarda van Starkenborgh Stachouwer (dan istri): Dalam beberapa foto (*)
  7. Gubernur Jenderal Hindia-Belanda terakhir, Tjarda van Starkenborgh Stachouwer: Dalam Koninginnedag terakhir sebelum invasi Jepang (1)
  8. Gubernur Jenderal Hindia-Belanda terakhir, Tjarda van Starkenborgh Stachouwer: Dalam Koninginnedag terakhir sebelum invasi Jepang (2)
  9. Kapal penumpang SS Oranje yang diubah menjadi rumah sakit terapung menjelang invasi Jepang ke Hindia-Belanda
  10. Karikatur tentang perasaan Belanda bahwa Amerika Serikat dan Jepang mengincar Hindia-Belanda (*)
  11. Kecelakaan pesawat yang menewaskan Panglima KNIL, Letjen Berenschot, dan pemakamannya (1)
  12. Kecelakaan pesawat yang menewaskan Panglima KNIL, Letjen Berenschot, dan pemakamannya (2)
  13. Kedatangan Menteri Urusan Tanah Jajahan, Welter, dan Menteri Luar Negeri Belanda, Van Kleffens, ke Hindia-Belanda
  14. Kumpulan foto-foto hasil jepretan Walter Staugaard di Jawa (1)
  15. Kumpulan foto-foto hasil jepretan Walter Staugaard di Jawa (2)
  16. Kumpulan foto-foto hasil jepretan Walter Staugaard di Jawa (3)
  17. Lima rangkaian wajah-wajah penduduk Nusantara di sekitar tahun 1941
  18. Pakubuwono XI bersama Gubernur Jawa Timur Charles Olke van der Plas
  19. Para panglima KNIL sebelum, ketika, dan sesudah konflik militer dengan Jepang (*)
  20. Para petinggi Hindia-Belanda sebelum pecah Perang Dunia II
  21. Pemakaman Muhammad Husni Thamrin 1: persiapan di rumah
  22. Pemakaman Muhammad Husni Thamrin 2: barisan pandu pengiring jenazah
  23. Pemakaman Muhammad Husni Thamrin 3: kereta jenazah dan para pengiring
  24. Pemakaman Muhammad Husni Thamrin 4: para tokoh pengiring jenazah
  25. Pemakaman Muhammad Husni Thamrin 5: massa pengantar jenazah
  26. Pemakaman Muhammad Husni Thamrin 6: massa menuju dan di tempat pemakaman
  27. Pemuda dan lelaki Bali zaman dulu dalam pelbagai aktifitas (*)
  28. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Aneka wajah aparat keamanan dan prajurit KNIL (1)
  29. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Aneka wajah aparat keamanan dan prajurit KNIL (2)
  30. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Armada kapal perang KNIL Laut (1)
  31. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Armada kapal perang KNIL Laut (2)
  32. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Armada kapal perang KNIL Laut (3)
  33. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Bengkel pemeliharaan dan perbaikan pesawat militer
  34. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Formasi pesawat amfibi Fokker T.IV dan Dornier Do-24
  35. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Inspeksi pertahanan militer di Balikpapan
  36. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Kegiatan sukarelawan perempuan anggota Comité voor Vrouwenarbeid in Mobilisatietijd (COVIM) [1]
  37. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Kegiatan sukarelawan perempuan anggota Comité voor Vrouwenarbeid in Mobilisatietijd (COVIM) [2]
  38. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Kesatuan artileri gunung KNIL (1)
  39. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Kesatuan artileri gunung KNIL (2)
  40. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Kesatuan artileri KNIL (1)
  41. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Kesatuan artileri KNIL (2)
  42. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Kesatuan artileri KNIL (3)
  43. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Kesatuan artileri KNIL (4)
  44. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Kesatuan artileri KNIL (5)
  45. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Kesatuan artileri KNIL (6)
  46. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Kesatuan artileri mobil KNIL (1)
  47. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Kesatuan artileri mobil KNIL (2)
  48. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Kesatuan infantri KNIL (1)
  49. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Kesatuan infantri KNIL (2)
  50. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Kesatuan KNIL bermotor di Bandung
  51. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Kesatuan marinir (1)
  52. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Kesatuan marinir (2)
  53. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Kesatuan panser KNIL di Bandung (dan Jakarta, 1)
  54. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Kesatuan panser KNIL di Bandung (2)
  55. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Kesatuan paramiliter Stadswacht Batavia
  56. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Konstruksi bambu menghadapi pasukan payung dan bom udara
  57. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Kuping gajah dan komunikasi radio (1)
  58. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Kuping gajah dan komunikasi radio (2)
  59. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Kuping gajah dan komunikasi radio (3)
  60. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Lampu sorot pendeteksi pesawat musuh (1)
  61. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Lampu sorot pendeteksi pesawat musuh (2)
  62. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Latihan menembak dan bertempur
  63. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Latihan tempur kesatuan paramiliter Stadswacht Batavia
  64. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Luchtbeschermingsdienst (1) - Wajah belia para sukarelawan
  65. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Luchtbeschermingsdienst (2) - Barisan para sukarelawan
  66. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Luchtbeschermingsdienst (3) - Simulasi bantuan ke lapangan pascaserangan-udara
  67. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Manuver kesatuan tank ringan di Bandung (1)
  68. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Manuver kesatuan tank ringan di Bandung (2)
  69. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Pabrik amunisi dan bom di Bandung (1)
  70. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Pabrik amunisi dan bom di Bandung (2)
  71. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Pabrik amunisi dan bom di Bandung (3)
  72. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Para kelasi dan prajurit KNIL Laut (1)
  73. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Para kelasi dan prajurit KNIL Laut (2)
  74. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Para kelasi dan prajurit KNIL Laut (3)
  75. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Para perawat dan armada mobil ambulans (1)
  76. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Para perawat dan armada mobil ambulans (2)
  77. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Para perawat dan armada mobil ambulans (3)
  78. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Pasokan dan pemasangan proyektil, ranjau laut, serta torpedo di Surabaya
  79. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Pembuatan jembatan ponton oleh kesatuan zeni KNIL (1)
  80. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Pembuatan jembatan ponton oleh kesatuan zeni KNIL (2)
  81. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Penembak bersenapan mesin
  82. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Penggemblengan penerbang pesawat tempur di Kalijati
  83. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Pesawat amfibi buatan Jerman, Dornier Do-24 di Surabaya
  84. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Pesawat amfibi PBY Catalina di Danau Sentani (1)
  85. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Pesawat amfibi PBY Catalina di Danau Sentani (2)
  86. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Pesawat pengangkut prajurit Lockheed C-60 Lodestar
  87. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Skuadron pesawat De Havilland Tiger Moth (1)
  88. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Skuadron pesawat De Havilland Tiger Moth (2)
  89. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Skuadron pesawat latih Ryan STM-2 untuk mencetak penerbang di Kalijati (1)
  90. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Skuadron pesawat latih Ryan STM-2 untuk mencetak penerbang di Kalijati (2)
  91. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Skuadron pesawat pembom (1*)
  92. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Skuadron pesawat pembom (2)
  93. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Skuadron pesawat pemburu Curtiss-Wright CW-21B (1)
  94. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Skuadron pesawat pemburu Curtiss-Wright CW-21B (2)
  95. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Skuadron pesawat pemburu Curtiss-Wright CW-21B (3)
  96. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Skuadron pesawat pemburu Curtiss-Wright CW-21B (4)
  97. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Skuadron pesawat pemburu Curtiss-Wright CW-21B (5)
  98. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Skuadron pesawat pemburu Curtiss-Wright CW-21B (6)
  99. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Skuadron pesawat pemburu Curtiss-Wright CW-21B (7)
  100. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Skuadron pesawat tempur Brewster F2A Buffalo
  101. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: Unit bermotor dari kesatuan paramiliter Stadswacht Batavia
  102. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: VAC (Vrouwelijk Auto Corps) atau Korps Mobil Perempuan [1]
  103. Persiapan Hindia-Belanda menghadapi Perang Dunia II: VAC (Vrouwelijk Auto Corps) atau Korps Mobil Perempuan [2]
  104. Pertemuan organisasi Katholieke Sociale Bond di Bandung
  105. Pertemuan-pertemuan diplomatik sebelum serangan Jepang ke Hindia-Belanda
  106. Piagam pengangkatan guru Muhammadiyah ditandatangani oleh Soekarno
  107. Upacara penobatan Sri Sultan Hamengkubuwono IX
  108. Wajah anggota milisi Landstorm dan Stadswacht bernama P. F. de Rochemont (*)
  109. Wajah industri di Nusantara di sekitar awal tahun 1940-an

Tidak ada komentar:

Posting Komentar