Kamis, 01 Mei 2025

Kamp tawanan Kampili setelah Jepang kalah: Perayaan hari ulang tahun Ratu Wilhelmina 31 Agustus 1945 (1)

Kamp Kampili tampaknya merupakan kamp tahanan terbesar yang didirikan Jepang di bagian timur Indonesia untuk menawan wanita dan anak-anak dari warga Belanda atau warga Sekutu lainnya. Hanya dua minggu setelah Jepang menyatakan menyerah dalam Perang Dunia II, warga kamp ini bisa menyelenggarakan acara yang mengembalikan keceriaan buat mereka, yaitu perayaan hari ulang tahun Ratu Wilhelmina yang ke-65. Sementara itu, kemungkinan tanpa banyak disadari oleh para penghuni kamp, Indonesia sudah menyatakan merdeka, dan suasana yang akan berujung pada pertikaian sengit hingga empat tahun berikutnya sudah mulai pecah.


Anak-anak Belanda di kamp Kampili setelah dibebaskan dari kuasa Jepang yang kalah perang
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Anak-anak Belanda mengerumuni seorang ibu yang kemungkinan sedang membaca cerita
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Anak-anak mengadakan berbagai perlombaan dalam rangka hari ulang tahun Ratu Wilhelmina pada tanggal 31 Agustus, dengan latar belakang bangunan-bangunan bagian dari kamp
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 31 Agustus 1945
Tempat: Kampili (Gowa, Sulawesi Selatan)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan: Sebelumnya posting ini berjudul "Anak-anak Belanda di kamp tawanan Kampili, Gowa, 31 Agustus 1945 (1)"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar