Selasa, 08 Mei 2018

Guru dan murid-muridnya di sebuah sekolah di Jawa Barat, 1920

(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)

Waktu: sekitar 1920
Tempat: Jawa Barat
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Universiteit Leiden
Catatan: Semua murid laki-laki, dan papan tulis menggambarkan bulir padi dengan tulisan "boeloe" serta "tjangkang pare" (kulit padi).


UPDATE 5 Juli 2019

Sebagai perbandingan, berikut foto sekolah untuk anak-anak Belanda, di Bandung, dari tahun 1921, jadi sezaman dengan foto di atas.

(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Bisa kita amati beberapa perbedaan:
  • Sekolah Belanda berdinding tembok, sementara sekolah pribumi berdinding bilik bambu.
  • Di kelas Belanda, murid-murid tampaknya sebaya; jadi pembagian kelas mengikuti usia anak. Di sekolah pribumi, anak dari berbagai umur kemungkinan digabungkan ke dalam satu kelas.
  • Anak-anak pribumi mengenakan kain dan pakaian tradisional, dengan ikat kepala; begitu juga gurunya. Di sekolah Belanda, tidak ada tutup kepala; pakaian anak-anak cenderung bebas, meskipun tampaknya untuk anak laki-laki mode baju pelaut sangat populer.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar