Selasa, 16 Januari 2024

Wajah penghuni Hindia-Belanda: Polisi pangreh praja

Polisi dan aparat keamanan di Bandung
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Para pegawai di pangreh praja (?)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sebuah acara yang dihadiri para pegawai dinas pangreh praja dan keluarga (?)
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: a.l. 1936
Tempat: Jawa (a.l. Bandung)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Studio Coklan (foto pertama)
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Senin, 15 Januari 2024

Pasukan Jepang menyerah kepada militer Inggris, 1945

PENGANTAR

Setelah Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu di bulan Agustus 1945, proses kapitulasi dilakukan di wilayah-wilayah pendudukan Jepang, termasuk Indonesia. Sejarah mewariskan kepada kita beberapa foto dari acara kapitulasi ini, a.l. dari Balikpapan, Kupang, Tanah Abang, Tanjung Priok, serta dari lokasi yang belum teridentifikasi. Foto-foto berikut berasal dari acara penyerahan Jepang ke pihak Sekutu yang diwakili militer Inggris, di sebuah tempat di Hindia-Belanda yang sayang belum teridentifikasi waktu dan lokasinya.


Upacara di sebuah lapangan, di mana komandan pasukan Jepang …
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
…  berkapitulasi kepada Inggris dan secara simbolis menyerahkan pedang samurainya
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 1945
Tempat: Jawa (?)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Minggu, 14 Januari 2024

Wajah penghuni Hindia-Belanda: Pesta dan perayaan

1926: Sebuah pesta di Bondowoso
(klik untuk memperbesar | © NGA)
28 Januari 1918: Sebuah pesta di Solo
(klik untuk memperbesar | © NGA)
1922: Sebuah perayaan 50 tahun di Solo
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sebuah perayaan yang dihadiri a.l. oleh warga Belanda, Jawa, dan Tionghoa
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: a.l. 1918, 1922, 1926
Tempat: Jawa (a.l. Bondowoso, Solo)
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Studio Promemoria, Bondowoso (foto pertama); Studio L. Keng Meng (foto nomor 2 dan 3)
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: Studio "L. Keng Meng" juga disebut "L. King Ming" atau "L. King Meng"

Sabtu, 13 Januari 2024

Militer Jepang di wilayah Hindia-Belanda menyerah kepada Sekutu di atas kapal HMS Cumberland, Tanjung Priuk 16 September 1945

PENGANTAR

Setelah Jepang menyerah tanpa syarat kepada Sekutu di bulan Agustus 1945, proses kapitulasi dilakukan di wilayah-wilayah pendudukan Jepang, termasuk Indonesia. Sejarah mewariskan kepada kita beberapa foto dari acara kapitulasi ini, a.l. dari Balikpapan, Kupang, Tanah Abang, Tanjung Priok, serta dari lokasi yang belum teridentifikasi. Foto-foto berikut berasal dari acara penyerahan militer Jepang dari wilayah Hindia-Belanda kepada pihak Sekutu yang berlangsung di atas kapal perang Inggris HMS Cumberland yang berada di perairan Tanjung Priuk, Jakarta, pada tanggal 16 September 1945.


Delegasi Sekutu yang menerima penyerahan militer Jepang; pria berjambang di tengah kemungkinan adalah mantan Gubernur Jawa Timur, Charles Olke van der Plas
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Delegasi Jepang dengan latar belakang bendera Inggris; d.ki.k.ka. baris depan: Kol. Obana, Mayjen Nishimura, Mayjen Yamamoto, Kol. Nomura (?), …
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
… baris belakang (tidak lengkap, hanya tiga nama): Letkol. Miyamoto, Kapten Nagasuki (?), Mayor Yamaguchi
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Delegasi Jepang diapit pihak Sekutu (yang duduk paling kiri menghadap ke kanan adalah Laksamana Maeda Tadashi?)
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Edisi lain dari foto pertama
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: 16 September 1945
Tempat: kapal perang Inggris HMS Cumberland di Tanjung Priuk
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Jumat, 12 Januari 2024

Wajah penghuni Hindia-Belanda: Pentas dan pertunjukan (2)

Pentas dengan moto "Verleden - Heden - Toekomst" (masa lalu, masa kini, masa depan), dekorasi gelap dengan burung gagak, bintang, dan bulan, serta pemeran berpakaian Gipsi (?)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pertunjukan dengan pemeran berpakaian seperti warga kawasan pegunungan Alpen (?)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Panggung dengan gadis-gadis Belanda mengenakan kimono, ketika Hindia-Belanda belum sadar bahwa Jepang kelak akan menguasai wilayah ini
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pertunjukan adu kerbau di lapangan terbuka
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: tidak ada keterangan
Tempat: tidak ada keterangan
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Kamis, 11 Januari 2024

Pasukan Jepang dikalahkan dan menyerah, 1945/1946

Pasukan Jepang diangkut dalam pengawasan tentara Belanda di sebuah truk
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Pergerakan mundur pasukan Jepang dengan berjalan kaki
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
20 Oktober 1946: Empat prajurit Belanda memamerkan bendera yang ditinggalkan pasukan Jepang
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)
Militer Sekutu mengamati sebuah meriam yang ditinggalkan pasukan Jepang
(klik untuk memperbesar | © Beeldbank WO2 / NIOD)

Waktu: kemungkinan semua foto dibuat di 1946
Tempat: tidak ada keteragan
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Beeldbank WO2 (Tweede Wereldoorlog) / NIOD (Nederlands Instituut voor Oorlogsdocumentatie)
Catatan:

Rabu, 10 Januari 2024

Wajah penghuni Hindia-Belanda: Pentas dan pertunjukan (1)

1926: Sebuah pertunjukan dengan pria berkostum kelasi dan wanita mengenakan kimono
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sebuah pertunjukan yang memeragakan Kleopatra (?) dengan para dayang-dayangnya
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sebuah pertunjukan dengan kostum dan tata panggung Germania
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sebuah pertunjukan dari kisah Kurcaci dan Pembuat Sepatu (?)
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: a.l. 1926
Tempat: tidak ada keterangan
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: