Selasa, 23 Maret 2021

Koleksi foto dari masa kejayaan tembakau di utara Sumatera — Album VI: Area perkebunan Lubuk Dalam dan Kwala Begumit

PENGANTAR

Seperti sudah disinggung di posting sebelum ini, dan juga sebelumnya lagi, sejarah mewariskan banyak album foto tentang wilayah utara Sumatera dari masa kejayaan perkebunan tembakau. Isinya tentunya foto-foto yang terkait dengan perkebunan tembakau, serta manusia dan tempat atau tempat di sekitarnya. Foto-foto ini umumnya jepretan C.J. Kleingrothe atau keluaran dari studio foto miliknya. Kleingrothe adalah seorang Jerman yang menetap di Medan dari penghujung abad ke-19 hingga awal abad ke-20.

Album VI ini berisi foto-foto yang diurut berdasarkan area perkebunan; blog ini akan sejauh mungkin memilah-milah foto-foto ini berdasarkan urutan ini.

Peta perkebunan tembakau di wilayah Deli, Langkat, dan Serdang
(klik untuk memperbesar)

Album VI ini juga berisi peta yang memperlihatan area-area perkebunan di Langkat, Deli, serta Serdang. Blog ini menambahkan informasi tentang nama-nama area atau perkebunan yang fotonya ada di album ini, begitu  juga nama beberapa tempat di wilayah sekitarnya yang pernah dibahas di koleksi foto dari masa kejayaan tembakau di Sumatera ini.


Perkebunan Lubuk Dalam: Pengerukan sungai
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Lubuk Dalam: Saluran pengairan di perkebunan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Lubuk Dalam: Muara sungai di Karang Gading (kiri);
area perkebunan yang masih belukar (kanan)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Lubuk Dalam: Belukar pepohonan nibung
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Perkebunan Kwala Begumit: Pembuatan saluran air
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Perkebunan Kwala Begumit: Jalan di bukit
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Kompleks perkebunan Kwala Begumit
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Tahun: 1905 (tidak tertutup kemungkinan bahwa ada foto-foto yang dibuat sebelumnya)
Tempat: Sumatera Utara
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Carl Josef Kleingrothe
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Senin, 22 Maret 2021

Aneka wajah Nusantara dari album foto keluaran Kleynenberg & Co terbitan 1912-1914 (12)

PENGANTAR

Di sekitar tahun 1912-1914 penerbit Kleynenberg & Co. mengeluarkan album berisi 170 foto tentang jajahan Belanda. 150 di antaranya berasal dari Hindia-Belanda, sisanya dari Suriname. Kebanyakan foto-fotonya kemungkinan dibuat di awal abad ke-20, beberapa di antaranya berasal dari fotografer terkenal seperti Jean Demmeni (fotografer kelahiran Padang Panjang, campuran Perancis dan Madura), Christiaan Nieuwenhuis (mantan KNIL yang beralih jadi fotografer, menetap dan meninggal di Padang), Carl Kleingrothe (orang Jerman yang menjadi fotografer di Medan), atau Cassian Kephas (fotografer lokal yang autodidak), dsb.

Album ini menjadi menarik karena merupakan kompilasi keanekaragaman wajah Nusantara saat itu: dari pantai hingga ke pegunungan, dari Aceh hingga ke Papau, dari warga Dayak hingga ke warga Timor, dari perkebunan hingga ke industri tambang. Tak ketinggalan pula aneka macam bangunan mulai dari gua yang masih jadi tempat tinggal hingga ke rumah besar dan keraton. Dari candi, gereja, mesjid, hingga ke pura. Juga dari nelayan, petani, hingga ke penyepuh emas; serta dari bermain kartu, menenun kain hingga ke pacuan kuda.

Tentu tak mungkin semuanya terangkum hanya dalam beberapa foto; tetapi album ini berhasil menunjukkan satu sisi dari keanekaragaman ini.

Blog ini akan menampilkan 150 foto ini; beberapa di antaranya, terutama foto yang populer, pernah ditampilkan sebelumnya secara sendiri-sendiri. 42 foto pertama akan berasal dari yang tersedia di arsip Atlas Van Stolk, ini dipilih karena umumnya sudah menguning sehingga kental kesan kunonya; sisanya dari koleksi Universitas Leiden.


7. Danau kawah di Dieng: Telaga Warna (depan) & Telaga Pengilon (belakang)
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
8. Kawah Manuk di Garut
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
9. Kawah Papandayan di Garut
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
10. Kawasan yang kelak menjadi Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Jawa Timur
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
11. Kawah Ijen, Jawa Timur
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
12. Sepasang pengantin Minangkabau bersama pendamping di depan rumah gadang
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)

Waktu: album foto terbit antara tahun 1912 dan 1914, kemungkinan foto-fotonya sudah lebih tua lagi
Tempat (d.a.k.b.): Dieng, Garut, Garut, Jawa Timur, Banyuwangi, Minangkabau
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto/gambar:
Sumber / Hak cipta: Kleynenberg & Co (Haarlem) / Universiteit Leiden
Catatan:

Minggu, 21 Maret 2021

Koleksi foto dari masa kejayaan tembakau di utara Sumatera — Album VI: Kawasan perkebunan Bulu Cina dan Pungai

PENGANTAR

Seperti sudah disinggung di posting sebelum ini, dan juga sebelumnya lagi, sejarah mewariskan banyak album foto tentang wilayah utara Sumatera dari masa kejayaan perkebunan tembakau. Isinya tentunya foto-foto yang terkait dengan perkebunan tembakau, serta manusia dan tempat atau tempat di sekitarnya. Foto-foto ini umumnya jepretan C.J. Kleingrothe atau keluaran dari studio foto miliknya. Kleingrothe adalah seorang Jerman yang menetap di Medan dari penghujung abad ke-19 hingga awal abad ke-20.

Album VI ini berisi foto-foto yang diurut berdasarkan area perkebunan; blog ini akan sejauh mungkin memilah-milah foto-foto ini berdasarkan urutan ini.

Peta perkebunan tembakau di wilayah Deli, Langkat, dan Serdang
(klik untuk memperbesar)

Album VI ini juga berisi peta yang memperlihatan area-area perkebunan di Langkat, Deli, serta Serdang. Blog ini menambahkan informasi tentang nama-nama area atau perkebunan yang fotonya ada di album ini, begitu  juga nama beberapa tempat di wilayah sekitarnya yang pernah dibahas di koleksi foto dari masa kejayaan tembakau di Sumatera ini.


Perkebunan Bulu Cina: Rumah asisten perkebunan di dekat kebun jati
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Rumah administrateur perkebunan Bulu Cina
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Bulu Cina: Ladang tembakau dengan latar belakang gudang fermentasi (atas);
dua pekerja tiduran di gudang pengeringan (bawah)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Gudang pengeringan di perkebunan Pungai
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pungai: Tampak dalam gudang fermentasi
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pungai: Pekerja Jawa dan Tionghoa serta pegawai Belanda
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sungai Bingai di dekat rumah administrateur perkebunan Pungai
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Tahun: 1905 (tidak tertutup kemungkinan bahwa ada foto-foto yang dibuat sebelumnya)
Tempat: Sumatera Utara
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Carl Josef Kleingrothe
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Sabtu, 20 Maret 2021

Aneka wajah Nusantara dari album foto keluaran Kleynenberg & Co terbitan 1912-1914 (11)

PENGANTAR

Di sekitar tahun 1912-1914 penerbit Kleynenberg & Co. mengeluarkan album berisi 170 foto tentang jajahan Belanda. 150 di antaranya berasal dari Hindia-Belanda, sisanya dari Suriname. Kebanyakan foto-fotonya kemungkinan dibuat di awal abad ke-20, beberapa di antaranya berasal dari fotografer terkenal seperti Jean Demmeni (fotografer kelahiran Padang Panjang, campuran Perancis dan Madura), Christiaan Nieuwenhuis (mantan KNIL yang beralih jadi fotografer, menetap dan meninggal di Padang), Carl Kleingrothe (orang Jerman yang menjadi fotografer di Medan), atau Cassian Kephas (fotografer lokal yang autodidak), dsb.

Album ini menjadi menarik karena merupakan kompilasi keanekaragaman wajah Nusantara saat itu: dari pantai hingga ke pegunungan, dari Aceh hingga ke Papau, dari warga Dayak hingga ke warga Timor, dari perkebunan hingga ke industri tambang. Tak ketinggalan pula aneka macam bangunan mulai dari gua yang masih jadi tempat tinggal hingga ke rumah besar dan keraton. Dari candi, gereja, mesjid, hingga ke pura. Juga dari nelayan, petani, hingga ke penyepuh emas; serta dari bermain kartu, menenun kain hingga ke pacuan kuda.

Tentu tak mungkin semuanya terangkum hanya dalam beberapa foto; tetapi album ini berhasil menunjukkan satu sisi dari keanekaragaman ini.

Blog ini akan menampilkan 150 foto ini; beberapa di antaranya, terutama foto yang populer, pernah ditampilkan sebelumnya secara sendiri-sendiri. 42 foto pertama akan berasal dari yang tersedia di arsip Atlas Van Stolk, ini dipilih karena umumnya sudah menguning sehingga kental kesan kunonya; sisanya dari koleksi Universitas Leiden.


Tanpa nomor: Kawah Tangkuban Perahu
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
1. Pantai utara Laut Jawa di Desa Bonang (Lasem, Rembang)
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
2. Desa tertinggi di Jawa: Sembungan (Dieng, Wonosobo)
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
3. Profil perbukitan di dataran tinggi Dieng
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
4. Dataran di Pulau Madura
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
5. Pesawahan dengan latar belakang Gunung Singgalang
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
6. Ngarai Sianok, Bukittinggi
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)

Waktu: album foto terbit antara tahun 1912 dan 1914, kemungkinan foto-fotonya sudah lebih tua lagi
Tempat (d.a.k.b.): Bandung, Lasem (Rembang), Dieng, Dieng, Madura, Agam, Bukittinggi
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto/gambar:
Sumber / Hak cipta: Kleynenberg & Co (Haarlem) / Universiteit Leiden
Catatan:

Jumat, 19 Maret 2021

Koleksi foto dari masa kejayaan tembakau di utara Sumatera — Album VI: Kawasan perkebunan Gambir dann Tuntungan

PENGANTAR

Seperti sudah disinggung di posting sebelum ini, dan juga sebelumnya lagi, sejarah mewariskan banyak album foto tentang wilayah utara Sumatera dari masa kejayaan perkebunan tembakau. Isinya tentunya foto-foto yang terkait dengan perkebunan tembakau, serta manusia dan tempat atau tempat di sekitarnya. Foto-foto ini umumnya jepretan C.J. Kleingrothe atau keluaran dari studio foto miliknya. Kleingrothe adalah seorang Jerman yang menetap di Medan dari penghujung abad ke-19 hingga awal abad ke-20.

Album VI ini berisi foto-foto yang diurut berdasarkan area perkebunan; blog ini akan sejauh mungkin memilah-milah foto-foto ini berdasarkan urutan ini.

Peta perkebunan tembakau di wilayah Deli, Langkat, dan Serdang
(klik untuk memperbesar)

Album VI ini juga berisi peta yang memperlihatan area-area perkebunan di Langkat, Deli, serta Serdang. Blog ini menambahkan informasi tentang nama-nama area atau perkebunan yang fotonya ada di album ini, begitu  juga nama beberapa tempat di wilayah sekitarnya yang pernah dibahas di koleksi foto dari masa kejayaan tembakau di Sumatera ini.


Perkebunan Gambir: Tempat pengolahan daun tembakau
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Jalan dari perkebunan Gambir (di latar belakang) menuju Tuntungan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Rute dari Gambir ke Tuntungan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sungai di perkebunan Tuntungan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Ladang tembakau di perkebunan Tuntungan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Tuntungan: Rumah administrateur (atas);
jalan menuju Belawan (bawah)
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Tahun: 1905 (tidak tertutup kemungkinan bahwa ada foto-foto yang dibuat sebelumnya)
Tempat: Sumatera Utara
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Carl Josef Kleingrothe
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Kamis, 18 Maret 2021

Aneka wajah Nusantara dari album foto keluaran Kleynenberg & Co terbitan 1912-1914 (10)

PENGANTAR

Di sekitar tahun 1912-1914 penerbit Kleynenberg & Co. mengeluarkan album berisi 170 foto tentang jajahan Belanda. 150 di antaranya berasal dari Hindia-Belanda, sisanya dari Suriname. Kebanyakan foto-fotonya kemungkinan dibuat di awal abad ke-20, beberapa di antaranya berasal dari fotografer terkenal seperti Jean Demmeni (fotografer kelahiran Padang Panjang, campuran Perancis dan Madura), Christiaan Nieuwenhuis (mantan KNIL yang beralih jadi fotografer, menetap dan meninggal di Padang), Carl Kleingrothe (orang Jerman yang menjadi fotografer di Medan), atau Cassian Kephas (fotografer lokal yang autodidak), dsb.

Album ini menjadi menarik karena merupakan kompilasi keanekaragaman wajah Nusantara saat itu: dari pantai hingga ke pegunungan, dari Aceh hingga ke Papau, dari warga Dayak hingga ke warga Timor, dari perkebunan hingga ke industri tambang. Tak ketinggalan pula aneka macam bangunan mulai dari gua yang masih jadi tempat tinggal hingga ke rumah besar dan keraton. Dari candi, gereja, mesjid, hingga ke pura. Juga dari nelayan, petani, hingga ke penyepuh emas; serta dari bermain kartu, menenun kain hingga ke pacuan kuda.

Tentu tak mungkin semuanya terangkum hanya dalam beberapa foto; tetapi album ini berhasil menunjukkan satu sisi dari keanekaragaman ini.

Blog ini akan menampilkan 150 foto ini; beberapa di antaranya, terutama foto yang populer, pernah ditampilkan sebelumnya secara sendiri-sendiri. 42 foto pertama akan berasal dari yang tersedia di arsip Atlas Van Stolk, ini dipilih karena umumnya sudah menguning sehingga kental kesan kunonya; sisanya dari koleksi Universitas Leiden.


135. Perahu pengangkut garam, Jawa
(klik untuk memperbesar | © AVS)
141. Kapal dan perahu di Sungai Musi, Palembang
(klik untuk memperbesar | © AVS)
145. Tambang emas di Rejang Lebong, Bengkulu
(klik untuk memperbesar | © AVS)
146. Pabrik garam, kemungkinan di Madura
(klik untuk memperbesar | © AVS)
149. Perkebunan tembakau di Deli
(klik untuk memperbesar | © AVS)

Waktu: album foto terbit antara tahun 1912 dan 1914, kemungkinan foto-fotonya sudah lebih tua lagi
Tempat (d.a.k.b.): Jawa, Palembang, Rejang Lebong (Bengkulu), Madura, Deli
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto/gambar:
Sumber / Hak cipta: Kleynenberg & Co (Haarlem) / Atlas Van Stolk
Catatan: Edisi lain dari foto no. ## pernah dimuat di posting ini.

Rabu, 17 Maret 2021

Koleksi foto dari masa kejayaan tembakau di utara Sumatera — Album VI: Area perkebunan Deli Tua dan Bekalla

PENGANTAR

Seperti sudah disinggung di posting sebelum ini, dan juga sebelumnya lagi, sejarah mewariskan banyak album foto tentang wilayah utara Sumatera dari masa kejayaan perkebunan tembakau. Isinya tentunya foto-foto yang terkait dengan perkebunan tembakau, serta manusia dan tempat atau tempat di sekitarnya. Foto-foto ini umumnya jepretan C.J. Kleingrothe atau keluaran dari studio foto miliknya. Kleingrothe adalah seorang Jerman yang menetap di Medan dari penghujung abad ke-19 hingga awal abad ke-20.

Album VI ini berisi foto-foto yang diurut berdasarkan area perkebunan; blog ini akan sejauh mungkin memilah-milah foto-foto ini berdasarkan urutan ini.

Peta perkebunan tembakau di wilayah Deli, Langkat, dan Serdang
(klik untuk memperbesar)

Album VI ini juga berisi peta yang memperlihatan area-area perkebunan di Langkat, Deli, serta Serdang. Blog ini menambahkan informasi tentang nama-nama area atau perkebunan yang fotonya ada di album ini, begitu  juga nama beberapa tempat di wilayah sekitarnya yang pernah dibahas di koleksi foto dari masa kejayaan tembakau di Sumatera ini.


Perkebunan Deli Tua: Jembatan di Patumbak di atas Sungai Percut
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Perkebunan Deli Tua: Jalan menuju bagian atas perkebunan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Perkebunan Deli Tua: Pemandangan ke arah pesawahan warga Batak
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Bekalla: Perkampungan pekerja asal Jawa
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Bekalla: Sungai dengan air jeram di dekat rumah administrateur perkebunan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Bekalla: Telaga di dekat rumah administrateur perkebunan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Bekalla: Bagian bukit perkebunan dengan rumah asisten administrateur
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Tahun: 1905 (tidak tertutup kemungkinan bahwa ada foto-foto yang dibuat sebelumnya)
Tempat: Sumatera Utara
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Carl Josef Kleingrothe
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: