Kamis, 21 Januari 2021

Rabu, 20 Januari 2021

Koleksi foto dari masa kejayaan tembakau di utara Sumatera — Album IV: Hutan belukar

PENGANTAR

Seperti sudah disinggung di posting sebelum ini, dan juga sebelumnya lagi, sejarah mewariskan banyak album foto tentang wilayah utara Sumatera dari masa kejayaan perkebunan tembakau. Isinya tentunya foto-foto yang terkait dengan perkebunan tembakau, serta manusia dan tempat atau tempat di sekitarnya. Foto-foto ini umumnya jepretan C.J. Kleingrothe atau keluaran dari studio foto miliknya. Kleingrothe adalah seorang Jerman yang menetap di Medan dari penghujung abad ke-19 hingga awal abad ke-20.

Beberapa foto tampaknya sangat populer, sehingga ia muncul di lebih dari satu album; blog ini akan menampilkan pengulangan foto seperti ini.


Hutan dengan jalan yang baru dibuka, terlihat dari batang-batang pohon di pinggir jalan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Hutan di kawasan perkebunan Johor (Medan)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pohon karet merah (rambung, Ficus elastica), kemungkinan di Rambung, Tebing Tinggi
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pemotongan kayu di tengah hutan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Penggunaan gajah di Lau Buntu (Langkat) untuk transportasi kayu
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Tahun terbit album: antara 1903 dan 1920 (foto-foto bisa jadi lebih tua lagi)
Tempat: Sumatera Utara
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Carl Josef Kleingrothe
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Selasa, 19 Januari 2021

Kerabat kerja pemerintah daerah Keresidenan Surakarta dalam jepretan Charls & Co., 1910

(klik untuk memperbesar | © Tropenmuseum)

Waktu: sekira 1910
Tempat: Surakarta
Tokoh:
Peristiwa: Kerabat kerja pemerintahan daerah wilayah Keresidenan Surakarta berfoto bersama, termasuk seorang perwira KNIL. Menarik untuk dicatat adanya dua wanita di kelompokini, salah satunya malah warga lokal. Selain itu perlu dicatat bahwa warga lokal umumnya berpakaian tradisional, atau setengah tradisional dengan penambahan kemeja dan dasi, sementara warga Belanda berpakaian Barat. Tetapi di barisan tengah kiri, duduk dua warga Belanda dengan pakaian berbeda; ada kemungkinan bahwa mereka adalah rohaniawan dan/atau misionaris.
Fotografer: Charls & Co.
Sumber / Hak cipta: Tropenmuseum
Catatan:

Senin, 18 Januari 2021

Koleksi foto dari masa kejayaan tembakau di utara Sumatera — Album IV: Wajah beberapa perkebunan

PENGANTAR

Seperti sudah disinggung di posting sebelum ini, dan juga sebelumnya lagi, sejarah mewariskan banyak album foto tentang wilayah utara Sumatera dari masa kejayaan perkebunan tembakau. Isinya tentunya foto-foto yang terkait dengan perkebunan tembakau, serta manusia dan tempat atau tempat di sekitarnya. Foto-foto ini umumnya jepretan C.J. Kleingrothe atau keluaran dari studio foto miliknya. Kleingrothe adalah seorang Jerman yang menetap di Medan dari penghujung abad ke-19 hingga awal abad ke-20.

Beberapa foto tampaknya sangat populer, sehingga ia muncul di lebih dari satu album; blog ini akan menampilkan pengulangan foto seperti ini.


Fasilitas pemilahan dan fermentasi daun tembakau di Padang Bulan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Rumah administrateur perkebunan Sungai Krio
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Perkebunan Dolok Baros difoto dari kejauhan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Budi daya selain tembakau: lada  
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Tahun terbit album: antara 1903 dan 1920 (foto-foto bisa jadi lebih tua lagi)
Tempat: Sumatera Utara
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Carl Josef Kleingrothe
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Minggu, 17 Januari 2021

Pakubuwono X dan kerabat Keraton Kasunanan Surakarta dalam jepretan Charls & Co., 1910

Pakubuwono X beserta permaisuri Ratu Hemas
(klik untuk memperbesar | © Tropenmuseum)

Salah satu istri Pakubuwono X
(klik untuk memperbesar | © Tropenmuseum)

Patih Kasunanan Surakarta, Raden Adipati Sosrodiningrat IV
(klik untuk memperbesar | © Tropenmuseum)

Raden Adipati Sosrodiningrat IV bersama lima putranya
(klik untuk memperbesar | © Tropenmuseum)

Raden Adipati Sosrodiningrat IV beserta kerabat Keraton Surakarta
(klik untuk memperbesar | © Tropenmuseum)

Waktu: sekitar 1910
Tempat: Surakarta
Tokoh: Pakubuwono X (Susuhunan Surakarta), Sosrodiningrat IV (Patih Keraton Surakarta)
Peristiwa:
Fotografer: Charls & Co.
Sumber / Hak cipta: Tropenmuseum
Catatan: Untuk foto nomor 2 bandingkan juga posting ini.

Sabtu, 16 Januari 2021

Koleksi foto dari masa kejayaan tembakau di utara Sumatera — Album IV: Tanjung Pura dengan Istana Sultan Langkat dan Masjid Azizi

PENGANTAR

Seperti sudah disinggung di posting sebelum ini, dan juga sebelumnya lagi, sejarah mewariskan banyak album foto tentang wilayah utara Sumatera dari masa kejayaan perkebunan tembakau. Isinya tentunya foto-foto yang terkait dengan perkebunan tembakau, serta manusia dan tempat atau tempat di sekitarnya. Foto-foto ini umumnya jepretan C.J. Kleingrothe atau keluaran dari studio foto miliknya. Kleingrothe adalah seorang Jerman yang menetap di Medan dari penghujung abad ke-19 hingga awal abad ke-20.

Beberapa foto tampaknya sangat populer, sehingga ia muncul di lebih dari satu album; blog ini akan menampilkan pengulangan foto seperti ini.


Istana Sultan Langkat dengan latar depan Sungai Wampu
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Masjid Azizi di Tanjung Pura
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Tampak dalam Masjid Azizi
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sebuah jalan yang diapit pepohonan rimbun di Tanjung Pura
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Tahun terbit album: antara 1903 dan 1920 (foto-foto bisa jadi lebih tua lagi)
Tempat: Langkat, Deli Serdang
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Carl Josef Kleingrothe
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Jumat, 15 Januari 2021

Snouck Hurgronye dan para perwira KNIL bertamu ke Sultan Gayo dan Alas

(klik untuk memperbesar | © Tropenmuseum)

Waktu: akhir abad ke-19 atau awal abad ke-20
Tempat: Aceh
Tokoh: Christiaan Snouck Hurgronje (orientalis)
Peristiwa: Snouck Hurgronje (kemungkinan besar yang duduk di barisan depan kedua dari kanan), bersama beberapa perwira KNIL, berkunjung ke Sultan Gayo dan Alas (duduk di tengah dipayungi).
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Tropenmuseum
Catatan: