Jumat, 05 April 2019

Soekarno dan penari Bali Ni Pollok, 1950

(klik untuk memperbesar | © KITLV)

Waktu: 1950
Tempat: Bali
Tokoh: Soekarno (Presiden RI), Ni Pollok (penari Bali, istri seniman Belgia Adrien-Jean Le Mayeur de Merpres)
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde
Catatan:

Kamis, 04 April 2019

Lawatan bangsawan Jawa ke Belanda, 1926/1936

1926: Rombongan Keraton Solo di sebuah pabrik barang perak di Voorschoten
(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)
1936: Mangkunegoro VII bersama isterinya, Kanjeng Gusti Ratu Timur, di acara pernikahan Putri Yuliana
(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)
Waktu: 1926 & 1936
Tempat: Belanda
Tokoh: Mangkunegoro VII (Pangeran Praja Mangkunegaraan)
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Spaarnestad Photo
Catatan:

Rabu, 03 April 2019

Soekarno dan Hamengkubuwono IX di sekitar Yogyakarta, 1950

(klik untuk memperbesar | © KITLV)

Waktu: 1950
Tempat: sekitar Yogyakarta
Tokoh: Hamengkubuwono IX (Sultan Yogyakarta, kiri); Soekarno (Presiden RI)
Peristiwa:
Fotografer: Theo van Kempen
Sumber / Hak cipta: Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde
Catatan: Kelihatannya Soekarno tidak memakai alas kaki.

Selasa, 02 April 2019

Para bangsawan Nusantara di Belanda dalam rangkaian peringatan 25 tahun bertahtanya Ratu Wilhelmina, 1923

Kunjungan ke pabrik mobil di Trompenburg. Nomor 1 adalah GBPH Suryawijaya, nomor 2 adalah Sultan Bulungan, Maulana Muhammad Kasim Al-Din.
(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)
KGPH Kusumoyudo dalam seragam kolonel KNIL di Apeldoom
(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)
KRT Rajiman Wedyodiningrat (kiri) dan KGPH Kusumoyudo (tengah) di Apeldoom
(klik untuk memperbesar | © Willem van de Poll / spaarnestad)

Waktu: 1923
Tempat: Belanda
Tokoh: KGPH Kusumoyudo (putra Pakubuwono XII), KRT Rajiman Wedyodiningrat (kerabat Keraton Solo, kelak menjadi Ketua BPUPKI), GBPH Suryawijaya (putera Hamengkubuwono VIII dari BRA Rukmi Aningdiya), Maulana Muhammad Kasim Al-Din (Sultan Bulungan)
Peristiwa:
Fotografer: Willem van de Poll (foto ketiga)
Sumber / Hak cipta: Spaarnestad Photo
Catatan: Lihat juga posting sebelum ini.

Senin, 01 April 2019

Soekarno, Hatta, dan Siti Alfiah berziarah ke makam Jenderal Sudirman, 1957

(klik untuk memperbesar | © KITLV)
(klik untuk memperbesar | © KITLV)

Waktu: 15 September 1957
Tempat: Yogyakarta
Tokoh: Soekarno (Presiden RI), Siti Alfiah (istri mendiang Jenderal Sudirman), Muhammad Hatta (mantan Wakil Presiden RI)
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde
Catatan:

Minggu, 31 Maret 2019

Foto-foto bangsawan keraton Jawa di awal abad ke-20

Salah satu istri dari Pakubuwono X?
(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)
(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)
(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)
(klik untuk memperbesar | © spaarnestad)

Waktu: antara 1880 dan 1910
Tempat: Jawa
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Spaarnestad Photo
Catatan:

Sabtu, 30 Maret 2019

United Colorization of Nusantara 16: Berbagai wajah

PENGANTAR

Di pertengahan abad ke-19 seorang Belanda bernama J.A. Meessen mengadakan perjalanan di Sumatera, Jawa, Madura, dan Kalimantan. Dia memotret aneka ragam suku yang dia temui di daerah-daerah ini, dengan fokus pada sosok manusianya. Kumpulan dari foto-foto ini diterbitkan di Amsterdam pada tahun 1867 dengan judul Indisch Album (Album Hindia). Yang menarik dari album ini, foto-fotonya diwarnai (colorized) secara manual, agar ada warna-warni di gambar-gambar hitam putih ini

Seri foto berikut ini akan menampilkan isi dari album ini, yang menunjukkan beragamnya warga Nusantara saat itu yang kelak akan menjadi keragaman Indonesia saat ini pula.


Menenun
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Catatan foto menyebutkan ini adalah  "Kyai Warraga" (?)
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Catatan foto menyebutkan ini adalah warga "Bano Ampo" (?)
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Catatan foto menyebutkan ini adalah seorang "nyai" (selir)
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Mencari kutu
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Orang Keling dari Hindia
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)
Orang Melayu Penang
(klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden)

Waktu: 1867
Tempat:
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: J.A. Meessen
Sumber / Hak cipta: Universiteit Leiden
Catatan: