Senin, 14 Februari 2022

Dari sebuah album Woodbury & Page tentang Aceh di sekitar tahun 1887 (13)

Sekelompok lelaki Aceh, dari anak-anak hingga kakek
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sebuah benteng militer Belanda
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sebuah rumah warga Aceh di pedesaan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pasukan KNIL di depan benteng mereka
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sebuah benteng Belanda di pedesaan
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: sekitar 1887
Tempat: Aceh
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Woodbury & Page
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Minggu, 13 Februari 2022

Sabtu, 12 Februari 2022

Dari sebuah album Woodbury & Page tentang Aceh di sekitar tahun 1887 (12)

Rombongan kavaleri Belanda …
(klik untuk memperbesar | © NGA)
… melintasi jembatan
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sebuah benteng pertahanan Belanda
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sebuah kesatuan KNIL di depan sebuah surau (?)
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sebuah pos pengawasan Belanda
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: sekitar 1887
Tempat: Aceh
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Woodbury & Page
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Jumat, 11 Februari 2022

Dari arsip Atlas Van Stolk: Wajah beberapa warga dan tokoh Belanda

7 Januari 1927: Pembukaan komunikasi jarak jauh Belanda-Nusantara melalui signal radio
(klik untuk memperbesar | © AVS)
1927: Ratu Wilhelmina menyampaikan pesan radio dari Belanda ke Hindia-Belanda
(klik untuk memperbesar | © AVS)
Antara 1900 dan 1920: Berpose di atas dan depan mobil
(klik untuk memperbesar | © AVS)
Medan, 1929: Sebuah jamuan makan warga Belanda dengan dua pelayan lokal
(klik untuk memperbesar | © AVS)
Antara 1930 dan 1939: Rumah sakit Angkatan Laut di Surabaya
(klik untuk memperbesar | © AVS)
Rotterdam, 1939: Pangeran Bernhard van Lippe-Biesterfeld mengamati maket Mesjid Demak
(klik untuk memperbesar | © AVS)
1972: Sukmawati Soekarnoputri di Belanda
(klik untuk memperbesar | © AVS)

Waktu: 1920, 1927, 1929, 1939, 1972
Tempat: Belanda, Medan, Surabaya
Tokoh: Wilhelmina Helena Pauline Maria (Ratu Belanda); Bernhard van Lippe-Biesterfeld (suami Ratu Juliana); Sukmawati Soekarnoputri (anak Soekarno)
Peristiwa:
Juru foto/gambar:
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan:

Kamis, 10 Februari 2022

Dari sebuah album Woodbury & Page tentang Aceh di sekitar tahun 1887 (11)

Luapan air sungai di sekitar sebuah benteng Belanda
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Pasukan KNIL di sebuah desa
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Banjir di pemukiman pasukan KNIL
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Prajurit Belanda dan keluarga berpose di saat banjir
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Sebuah pos pertahanan Belanda di puncik bukit
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: sekitar 1887
Tempat: Aceh
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Woodbury & Page
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan:

Rabu, 09 Februari 2022

Dari arsip Atlas Van Stolk: Sebuah kongsi dagang Tionghoa di Jakarta, 1923

Kantor kongsi dagang Lie Kwe Kie (?)
(klik untuk memperbesar | © AVS)
Para pegawai kongsi; kalender menunjukkan tanggal 9 Mei 1923
(klik untuk memperbesar | © AVS)
Contoh barang yang diperdagangkan kongsi
(klik untuk memperbesar | © AVS)

Waktu: 1923
Tempat: Jakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Juru foto/gambar:
Sumber / Hak cipta: Atlas Van Stolk
Catatan:

Selasa, 08 Februari 2022

Dari sebuah album Woodbury & Page tentang Aceh di sekitar tahun 1887 (10)

Sebuah kesatuan KNIL di depan benteng, lengkap dengan meriam, persenjataan, bahkan tandu
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Tampak dalam Masjid Raya Baiturrahman
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Kemungkinan area pemukiman warga Belanda di Kutaraja
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Seorang pemudi Aceh
(klik untuk memperbesar | © NGA)
Seorang pemuda Aceh
(klik untuk memperbesar | © NGA)

Waktu: sekitar 1887
Tempat: Aceh
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: Woodbury & Page
Sumber / Hak cipta: National Gallery of Australia
Catatan: