| (klik untuk memperbesar | © gahetna) |
Waktu: 1960-an
Tempat: Jakarta
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan:
Sebuah usaha untuk mengumpulkan foto/gambar tentang Indonesia zaman dulu yang tersebar di dunia maya. Setelah 13 tahun (hampir) tiap hari mengudara blog ini mohon izin untuk mulai mengurangi frekwensi siarannya. Anda tetap diminta untuk menambahkan/membetulkan informasi di setiap foto/gambar ini. Urun rembug Anda akan membantu pemirsa yang lain.
| (klik untuk memperbesar | © gahetna) |
| Sebuah pos pengawasan pasukan KNIL (klik untuk memperbesar | © NGA) |
| Kesatuan KNIL berkuda (klik untuk memperbesar | © NGA) |
| Sekelompok perempuan Aceh (klik untuk memperbesar | © NGA) |
| Formasi pasukan KNIL (klik untuk memperbesar | © NGA) |
| Pasukan KNIL di balik sebuah tanggul (klik untuk memperbesar | © NGA) |
Di salah satu posting sebelum ini ditampilkan peta pom bensin bagian barat Jawa di tahun 1920-an. Kali ini akan ditampilkan peta yang lebih "baru", yaitu dari tahun 1929, di mana jumalah pom bensin di Jawa sudah makin banyak. Bagian tengah dan timur Jawa pun ditampilkan, dan dilengkapi dengan tabel jarak antar kota.
Peta ini juga bisa dilihat sebagai dokumen yang menunjukkan mana rute utama di Jawa pada saat itu (misalnya Jakarta-Bogor), mana jalur biasa yang masih bisa dilalui mobil (mis. Bandung-Soreang), dan mana jalan yang sulit atau hanya sewaktu-waktu bisa dilewati kendaraan (mis. Cikampek-Ciasem-Pamanukan-Patrol). Selain, itu peta ini menampilkan pula jalur kereta api dan malah trem di tahun 1920-an.
| Sebuah pom bensin di kawasan Gemblongan, Surabaya (klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden) |
| Peta bom bensin Jawa Barat (klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden) |
| Peta bom bensin Jawa Tengah (klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden) |
| Peta bom bensin Jawa Timur (klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden) |
| Tabel jarak dari Bandung, Jakarta, Cirebon, Purwakarta, dan Sukabumi (klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden) |
| Tabel jarak dari Banyumas, Yogyakarta, Pekalongan, Semarang, dan Solo (klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden) |
| Tabel jarak dari Bondowoso, Kediri, Madiun, Pasuruan, Rembang, dan Surabaya (klik untuk memperbesar | © Universiteit Leiden) |
| Formasi warga Aceh bersenjata (klik untuk memperbesar | © NGA) |
| Kemungkinan rumah seorang pembesar Belanda di Kutaraja (klik untuk memperbesar | © NGA) |
| Barak tentara KNIL, kemungkinan di Kutaraja (klik untuk memperbesar | © NGA) |
| Makam sekaligus monumen Jenderal Köhler (klik untuk memperbesar | © NGA) |
| Sekelompok warga Aceh bersenjata kayu (klik untuk memperbesar | © NGA) |
| Antara 1898 dan 1906: Sebuah pengadilan di Semarang (?) (klik untuk memperbesar | © AVS) |
| Warga Karo di sekitar Brastagi (klik untuk memperbesar | © AVS) |
| Arak-arakan di Medan (klik untuk memperbesar | © AVS) |
| Antara 1900 dan 1934: Benteng Rotterdam di Makassar (klik untuk memperbesar | © AVS) |
| 1909: Dua misionaris Belanda bersama 3 warga Minahasa (klik untuk memperbesar | © AVS) |
| Pasukan KNIL di semak belukar (klik untuk memperbesar | © NGA) |
| Sebuah benteng Belanda bersama pengisinya, termasuk istri tentara, anak-anak, pendeta, dan hewan piaraan (klik untuk memperbesar | © NGA) |
| Gedung pembesar Belanda (klik untuk memperbesar | © NGA) |
| Pasukan KNIL di balik tanggul jalur kereta (klik untuk memperbesar | © NGA) |
| Sebuah jalan di sekitar area kediaman warga Belanda (klik untuk memperbesar | © NGA) |
| Antara 1885 dan 1909: Sepasang Belanda dalam pakaian timur, ditemani Kassian Cephas (?) dan seorang bujang cilik (klik untuk memperbesar | © AVS) |
| Antara 1885 dan 1909: Empat perempuan berkebaya (klik untuk memperbesar | © AVS) |
| Seorang wanita Belanda berkebaya (klik untuk memperbesar | © AVS) |
| Antara 1900 dan 1909: Dua gadis Beland mencoba kostum Jawa ... (klik untuk memperbesar | © AVS) |
| ... dan berusaha berpose seperti penari Jawa (klik untuk memperbesar | © AVS) |