Minggu, 23 Juli 2017

Tindakan bumi hangus pejuang kemerdekaan (16): Tasikmalaya

(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)

Waktu: 1947
Tempat: Tasikmalaya
Tokoh:
Peristiwa: Reruntuhan dan puing-puing hasil aksi bumi hangus yang dilakukan pejuang kemerdekaan ketika Belanda menjalankan Aksi Polisionil 1 agar aset yang dianggap penting tidak jatuh ke tangan Belanda.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan:

Sabtu, 22 Juli 2017

Jepretan K.T. Satake: Warga Bali di tahun 1930-an

Dua gadis Bali, 1935
(klik untuk memperbesar | © KITLV)
Perempuan Bali di Buleleng, 1920 (?)
(klik untuk memperbesar | © KITLV)
Wanita Bali menenun, 1930
(klik untuk memperbesar | © KITLV)
Dua penyabung ayam, 1935
(klik untuk memperbesar | © KITLV)
Penari Bali, 1930
(klik untuk memperbesar | © KITLV)
Para lelaki membangung pura
(klik untuk memperbesar | © KITLV)

Waktu: 1930-an
Tempat: Bali
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: K.T. Satake
Sumber / Hak cipta: Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde
Catatan: K.T. Satake adalah fotografer Jepang yang berkeliling di Hindia-Belanda di tahun 1930-an dan mempublikasikan foto-fotonya di album berjudul Sumatra Java Bali yang dikeluarkan di tahun 1935.

Jumat, 21 Juli 2017

Tindakan bumi hangus pejuang kemerdekaan (15): Pabrik teh di Sidamanik (Simalungun)

(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)

Waktu: 27 Oktober 1947
Tempat: Bah Butong, Sidamanik (Simalungun)
Tokoh:
Peristiwa: Reruntuhan dan puing-puing hasil aksi bumi hangus yang dilakukan pejuang kemerdekaan ketika Belanda menjalankan Aksi Polisionil 1 agar aset yang dianggap penting tidak jatuh ke tangan Belanda.
Fotografer: B. Huisman
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan:

Kamis, 20 Juli 2017

Jepretan K.T. Satake: Kaldera Tengger di sekitar tahun 1933

Gunung Semeru (belakang), Gunung Bromo (berasap), Gunung Batok (depan)
(klik untuk memperbesar | © KITLV)
(klik untuk memperbesar | © KITLV)
(klik untuk memperbesar | © KITLV)
Gunung Batok
(klik untuk memperbesar | © KITLV)
Gunung Semeru
(klik untuk memperbesar | © KITLV)

Waktu: sekitar 1933
Tempat: Tengger
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: K.T. Satake
Sumber / Hak cipta: Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde
Catatan: K.T. Satake adalah fotografer Jepang yang berkeliling di Hindia-Belanda di tahun 1930-an dan mempublikasikan foto-fotonya di album berjudul Sumatra Java Bali yang dikeluarkan di tahun 1935.

Rabu, 19 Juli 2017

Tindakan bumi hangus pejuang kemerdekaan (14): Stok beras di Demak

(klik untuk memperbesar | © gahetna)

Waktu: 1 Agustus 1947
Tempat: Demak
Tokoh:
Peristiwa: Stok beras yang hangus hasil aksi bumi hangus yang dilakukan pejuang kemerdekaan ketika Belanda menjalankan Aksi Polisionil 1 agar aset yang dianggap penting tidak jatuh ke tangan Belanda.
Fotografer:
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan:

Selasa, 18 Juli 2017

Jepretan K.T. Satake: Kawasan Bromo di sekitar tahun 1933

(klik untuk memperbesar | © KITLV)
(klik untuk memperbesar | © KITLV)
(klik untuk memperbesar | © KITLV)
(klik untuk memperbesar | © KITLV)

Waktu: sekitar 1933
Tempat: Tengger
Tokoh:
Peristiwa:
Fotografer: K.T. Satake
Sumber / Hak cipta: Koninklijk Instituut voor Taal-, Land- en Volkenkunde
Catatan: K.T. Satake adalah fotografer Jepang yang berkeliling di Hindia-Belanda di tahun 1930-an dan mempublikasikan foto-fotonya di album berjudul Sumatra Java Bali yang dikeluarkan di tahun 1935.

Senin, 17 Juli 2017

Tindakan bumi hangus pejuang kemerdekaan (13): Salatiga

(klik untuk memperbesar | © gahetna)
(klik untuk memperbesar | © gahetna)
1 Oktober 1947
(klik untuk memperbesar | © Th. van de Burgt / gahetna)
Agustus 1947: Reruntuhan pabrik "Getas"
(klik untuk memperbesar | © Exalto / gahetna)
Agustus 1947: Reruntuhan pabrik "Getas"
(klik untuk memperbesar | © gahetna)

Waktu: 1947
Tempat: Salatiga
Tokoh:
Peristiwa: Reruntuhan dan puing-puing hasil aksi bumi hangus yang dilakukan pejuang kemerdekaan ketika Belanda menjalankan Aksi Polisionil 1 agar aset yang dianggap penting tidak jatuh ke tangan Belanda.
Fotografer: Th. van de Burgt (foto ketiga)
Sumber / Hak cipta: Het Nationaal Archief
Catatan: